Cuaca Buruk, Nelayan Bengkulu Takut Melaut

Selasa, 17 Oktober 2017 - Noer Ardiansjah

MerahPutih.com - Sebagian nelayan Pantai Indah Mukomuko, Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, sejak beberapa hari terakhir jarang yang pergi melaut karena cuaca buruk melanda perairan di wilayah tersebut.

"Dalam beberapa hari ini, cuaca buruk melanda perairan laut. Sebagian nelayan di wilayah jarang yang melaut karena takut perahunya karam," kata nelayan Pantai Indah Mukomuko Kelurahan Koto Jaya, Jafri di Mukomuko, Bengkulu, Selasa (17/10).

Dia mengatakan, biasanya nelayan di wilayah itu pergi melaut sekira pukul 06.00 WIB, setelah itu pulang dari melaut sekira pukul 12.00 WIB hingga pukul 13.00 WIB.

Akan tetapi, disebabkan oleh cuaca yang buruk, tak jarang dari mereka yang berinisiatif untuk pulang cepat bahkan ada sebagian lain memutuskan untuk tidak melaut. "Nelayan hanya bertahan selama dua jam di tengah laut, setelah itu kami pulang," katanya.

Karena itu, dia mengatakan, tidak ada ikan hasil tangkapan nelayan di wilayah tersebut. Mayoritas nelayan pulang dengan tangan kosong.

Dalam kondisi seperti sekarang ini, katanya, jangankan mengharapkan pemasukan dari menjual ikan, dana untuk membeli bahan bakar minyak (BBM) saja tidak ada.

Dia mengatakan, nelayan di wilayah itu merugi karena tidak dapat pemasukan untuk membiayai operasional pembalian bahan bakar minyak (BBM) untuk mesin perahunya.

Kabid Perikanan Tangkap Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Mukomuko Rahmad Hidayat minta nelayan mewaspadai cuaca buruk yang melanda perairan laut di wilayah tersebut.

"Cuaca buruk seperti angin kencang dan gelombang tinggi membahayakan perahu dan keselamatan nelayan," kata Rahmad. (*)

Sumber: ANTARA

Bagikan

Baca Original Artikel
Bagikan