Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Hiburan & Gaya Hidup

Cara Aktivasi ASN Digital dan MFA BKN 2026, Wajib Dilakukan PNS dan PPPK agar Akses MyASN Tidak Terblokir

ImanK - 2 jam, 51 menit lalu

MerahPutih.com - ASN Digital kini menjadi pintu utama seluruh layanan kepegawaian nasional yang dikelola Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN), baik Pegawai Negeri Sipil (PNS) maupun Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), diwajibkan mengaktifkan akun ASN Digital sekaligus fitur Multi-Factor Authentication (MFA) untuk meningkatkan keamanan akses layanan digital.

Aktivasi ini bukan sekadar pembaruan sistem, tetapi menjadi bagian dari transformasi digital kepegawaian nasional.

Tanpa akun ASN Digital yang aktif dan telah terhubung dengan MFA, ASN berpotensi mengalami kendala saat mengakses MyASN, memperbarui data kepegawaian, melihat riwayat jabatan, hingga mengelola Sasaran Kinerja Pegawai (SKP).

Baca juga:

Gaji ASN Dipangkas untuk PPPK, DPR Ingatkan jangan Sampai Turunkan Layanan Publik

ASN Digital

Mengapa Aktivasi ASN Digital Wajib Dilakukan?

BKN menerapkan ASN Digital sebagai platform terpadu yang menyatukan berbagai layanan kepegawaian dalam satu akun.

Melalui sistem ini, ASN dapat mengakses berbagai layanan seperti:

Platform ini mendukung konsep Satu Data ASN Nasional, sehingga proses administrasi menjadi lebih efisien, transparan, dan akuntabel.

Wakil Kepala BKN, Haryomo Dwi Putranto, menegaskan bahwa penerapan MFA bukan hanya soal keamanan teknologi, tetapi juga bagian dari disiplin organisasi dan kepatuhan terhadap standar operasional.

Apa Itu MFA ASN Digital?

Ilustrasi
Ilustrasi ASN. (Foto: dok. Pemprov Jakarta)

Multi-Factor Authentication (MFA) merupakan sistem keamanan berlapis.

Saat login, ASN tidak hanya memasukkan:

Tetapi juga wajib memasukkan kode OTP (One Time Password) yang dihasilkan aplikasi autentikator di smartphone.

Baca juga:

Mensesneg Prasetyo Hadi Umumkan Dirinya Ditunjuk Ketuai Satgas Mitigasi PHK, Ini Tugasnya!

Kode OTP berubah setiap beberapa detik sehingga jauh lebih aman dibandingkan login menggunakan password saja.

Keuntungan MFA antara lain:

Cara Reset Password ASN Digital

Bagi ASN yang belum pernah login ke ASN Digital, langkah pertama adalah melakukan reset password.

Berikut caranya:

  1. Buka laman ASN Digital BKN.
  2. Klik Login.
  3. Pilih menu Reset Password.
  4. Masukkan NIP sebagai username.
  5. Isi captcha sesuai tampilan.
  6. Klik Check.
  7. Masukkan email yang terdaftar di SIASN.
  8. Klik Kirim.
  9. Cek email untuk mendapatkan kode reset.
  10. Masukkan kode reset.
  11. Buat password baru.
  12. Konfirmasi password.
  13. Klik Reset Password.

Password umumnya harus terdiri dari minimal 12 karakter yang memadukan:

Baca juga:

Mensesneg Prasetyo Hadi Umumkan Dirinya Ditunjuk Ketuai Satgas Mitigasi PHK, Ini Tugasnya!

Jika berhasil, pengguna dapat login menggunakan password baru.

Persiapan Sebelum Aktivasi MFA ASN Digital

Ilustrasi
Ilustrasi guru honorer. Foto: istimewa

Sebelum mengaktifkan MFA, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan.

1. Pastikan Waktu di HP Otomatis

Pengaturan tanggal dan zona waktu harus menggunakan mode otomatis agar OTP sesuai dengan server BKN.

2. Pastikan Akun MyASN Aktif

Login hanya bisa dilakukan apabila akun MyASN atau Single Sign-On ASN masih aktif.

3. Instal Aplikasi Authenticator

ASN dapat menggunakan aplikasi seperti:

Aplikasi tersebut nantinya menghasilkan kode OTP enam digit.

Baca juga:

ASN di Kukar Terima Honor 900 Kali Setahun Senilai Rp 9,5 Miliar, DPR Minta Kemendagri Investigasi

Cara Aktivasi MFA ASN Digital

Proses aktivasi lebih mudah dilakukan menggunakan komputer atau laptop.

Ikuti langkah berikut:

  1. Login ke ASN Digital menggunakan NIP dan password.
  2. Biarkan kolom OTP kosong apabila belum pernah mengaktifkan MFA.
  3. Sistem akan mengarahkan ke halaman Mobile Authenticator Setup.
  4. Buka aplikasi Authenticator di smartphone.
  5. Pilih menu tambah akun (+).
  6. Scan QR Code yang muncul.
  7. Masukkan kode OTP enam digit.
  8. Isi nama perangkat.
  9. Klik Submit.

Apabila berhasil, MFA langsung aktif.

Mulai saat itu setiap login wajib memasukkan:

Hubungan ASN Digital dengan MyASN

MyASN menjadi salah satu layanan yang telah terintegrasi penuh dengan ASN Digital.

Baca juga:

Presiden Jerman Tiba di Jakarta Hari Ini, Cek Pengalihan Arus Lalu Lintasnya

Melalui MyASN, ASN dapat:

Karena seluruh data tersebut menjadi referensi resmi BKN, ASN disarankan rutin memastikan seluruh informasi sudah sesuai.

Apabila terdapat kesalahan data, segera koordinasikan dengan pengelola kepegawaian instansi masing-masing.

ASN Digital Mendukung Pengelolaan SKP

Selain MyASN, ASN Digital juga mendukung sinkronisasi dengan sistem pengelolaan Sasaran Kinerja Pegawai (SKP) melalui aplikasi e-Kinerja.

Data yang tersimpan akan menjadi dasar berbagai proses kepegawaian, antara lain:

Karena itu, validitas data jabatan sangat penting agar sinkronisasi berjalan dengan baik.

Cara Mengatasi OTP ASN Digital Tidak Valid

Masalah yang paling sering dialami pengguna adalah munculnya notifikasi OTP tidak valid.

Baca juga:

AC Milan Hubungi Ruben Amorim, Oliver Glasner dan Ralf Rangnick Masih Jadi Kandidat Favorit

Beberapa penyebabnya antara lain:

Solusi yang dapat dilakukan:

Jika masih gagal, pengguna dapat meminta bantuan admin kepegawaian atau BKPSDM untuk melakukan reset MFA.

Jangan Hapus Aplikasi Authenticator

Setelah MFA aktif, pengguna sebaiknya tidak menghapus aplikasi autentikator.

Mengganti smartphone atau menghapus aplikasi tanpa memindahkan akun dapat menyebabkan pengguna kehilangan akses OTP.

Apabila akan berganti perangkat, lakukan proses migrasi akun Authenticator terlebih dahulu atau minta bantuan admin kepegawaian.

Baca Artikel Asli