MerahPutih.com - Pemerintah Australia mengonfirmasi kasus baru flu burung H5 yang sangat patogenik di wilayah selatan negara itu.
Kasus terbaru ditemukan pada burung petrel raksasa di Knights Beach, Semenanjung Fleurieu, Australia Selatan.
Perdana Menteri Australia Selatan, Peter Malinauskas, menyebut burung itu merupakan salah satu dari dua burung laut yang sakit dan dirawat kelompok penyelamat satwa liar pada 14 Juni.
Baca juga:
Jerman Dilanda Wabah Flu Burung H5N1, 500 Ribu Unggas Dimusnahkan
Menurut dia, hasil tes laboratorium menunjukkan satu burung positif terinfeksi strain H5, sementara burung lainnya dinyatakan negatif.
Status Waspada Penuh
Australia kini meningkatkan koordinasi antarwilayah untuk mencegah penyebaran lebih luas, sekaligus memperingatkan masyarakat agar melaporkan temuan burung liar yang sakit atau mati.
Malinauskas juga menegaskan pemerintah akan memperketat pemantauan terhadap burung migrasi liar yang diduga sebagai faktor penyebaran virus.
“Kasus ini menunjukkan perlunya kewaspadaan penuh karena virus dapat menyebar melalui jalur migrasi burung,” Perdana Menteri Australia Selatan, Peter Malinauskas
Kasus Bertambah Jadi Tiga
Deteksi terbaru ini menambah jumlah kasus flu burung yang terkonfirmasi di Australia menjadi tiga. Sebelumnya, dua kasus ditemukan di dekat Esperance, Australia Barat, pada burung migrasi skua cokelat dan burung laut lain di pantai terpencil.
Baca juga:
Flu Burung Mewabah hingga belum Mereda, Telur pun jadi Langka di AS
Dua burung sakit tambahan yang ditemukan di Fowlers Bay dinyatakan negatif. Namun dilansir dari Antara, otoritas tetap meningkatkan pengawasan karena virus H5 menyebar di sepanjang garis pantai selatan Australia. (*)