Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Antisipasi Gagal, Selandia Baru di Ambang Bencana Besar Wabah Flu Burung H5N1

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Kamis, 16 Juli 2026
Antisipasi Gagal, Selandia Baru di Ambang Bencana Besar Wabah Flu Burung H5N1

Lanskap alam liar di Selandia Baru. (Foto: dok/Tourism New Zealand)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.comSelandia Baru mencatat kasus pertama flu burung H5N1 pada seekor burung laut liar di Pantai Petone, Wellington, Rabu (15/7).

Temuan ini menandai masuknya virus mematikan itu ke negara yang sebelumnya dianggap aman berkat isolasi geografisnya.

Baca juga:

Jerman Dilanda Wabah Flu Burung H5N1, 500 Ribu Unggas Dimusnahkan

Kepala Petugas Veteriner Kementerian Industri Primer Selandia Baru, Mary van Andel, mengatakan temuan ini berpotensi memicu menjadi pandemi berskala masif hanya dalam hitungan bulan ke depan

Virus ini bisa menular ke manusia, meski kasusnya jarang,

Kepala Petugas Veteriner Kementerian Industri Primer, Mary van Andel

Langkah Antisipasi Negara Kemungkinan Besar Gagal

Menurut dia, upaya pemberantasan yang dilakukan saat ini kemungkinan tidak akan berhasil jika virus menetap di populasi satwa liar.

Padahal Selandia Baru sendiri sebetulnya telah mempersiapkan diri sejak virus menyebar ke Australia dan berbagai negara lain.

Dilansir Antara, Departemen Konservasi telah memulai vaksinasi terhadap 300 ekor burung indukan dari lima spesies paling terancam punah, termasuk kakapo dan takahe.

Baca juga:

Burung Migrasi di Semenanjung Fleurieu Positif Virus H5, Australia Waspada Penuh

Ancaman Endemik di Satwa Liar

Profesor Dianne Brunton dari Universitas Auckland menegaskan isolasi geografis Selandia Baru tidak cukup untuk menghalangi masuknya virus.

Meski belum ada bukti kematian massal satwa liar maupun penularan antarburung, para ahli memperingatkan H5N1 kemungkinan akan menetap seiring waktu.

Isolasi Selandia Baru tidak akan mampu menghalangi masuknya virus burung mematikan ini,

Profesor Universitas Auckland Dianne Brunton

Ancaman Krisis Ekologi Berskala Besar

Kasus temuan infeksi flu burung ini menimbulkan kekhawatiran besar karena Selandia Baru memiliki banyak spesies endemik yang rentan.

Baca juga:

6 Paus Pilot Mati Terdampar di Pantai Terpencil Selandia Baru, 15 Ekor masih Berusaha Diselamatkan

Ahli virologi Universitas Otago Profesor Jemma Geoghegan menegaskan pengujian cepat, pengurutan genom, dan pemantauan ketat terhadap burung liar kini menjadi sangat krusial.

Jika H5N1 menetap, dampaknya bukan hanya pada kesehatan masyarakat, tetapi juga ekosistem dan konservasi satwa liar.

Epidemiolog Universitas Massey, Nigel French, memperingatkan populasi burung kecil dan langka seperti camar peri (fairy tern) bisa punah jika virus menyebar. (*)

#H5N1 #Flu Burung #Selandia Baru
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Wisnu Cipto

Jurnalis dan penulis profesional selama dua dekade di industri media, mulai dari koran, televisi, hingga konten digital. Lulusan FISIP UI terlatih merangkai kata-kata terkait isu sosial-budaya-politik-hukum secara akurat dan relevan bagi pembaca, dengan kiblat kode etik jurnalistik dan verifikasi-verifikasi-verifikasi ... Pemegang sertifikasi kompetensi dari Lembaga Pers Dr.Soetomo (LPDS), yang coba terus belajar berkarya dengan 'hati'.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Dunia
Antisipasi Gagal, Selandia Baru di Ambang Bencana Besar Wabah Flu Burung H5N1
Kasus pertama flu burung H5N1 terdeteksi di Selandia Baru. Para ahli memperingatkan ancaman endemik pada satwa liar langka.
Wisnu Cipto - Kamis, 16 Juli 2026
Antisipasi Gagal, Selandia Baru di Ambang Bencana Besar Wabah Flu Burung H5N1
Dunia
Burung Migrasi di Semenanjung Fleurieu Positif Virus H5, Australia Waspada Penuh
Australia kini meningkatkan koordinasi antarwilayah untuk mencegah penyebaran lebih luas virus flu burung lewat jalur migrasi burung
Wisnu Cipto - Rabu, 24 Juni 2026
Burung Migrasi di Semenanjung Fleurieu Positif Virus H5, Australia Waspada Penuh
Indonesia
Arab Saudi Larang Impor Unggas dan Telur dari Indonesia Mulai 1 Maret 2026
Arab Saudi melarang impor unggas dan telur dari Indonesia mulai 1 Maret 2026. Indonesia masuk dalam daftar bersama 39 negara lainnya.
Soffi Amira - Selasa, 03 Maret 2026
Arab Saudi Larang Impor Unggas dan Telur dari Indonesia Mulai 1 Maret 2026
Dunia
6 Paus Pilot Mati Terdampar di Pantai Terpencil Selandia Baru, 15 Ekor masih Berusaha Diselamatkan
Para relawan menyiram paus-paus itu dengan ember berisi air untuk menjaga tubuh mereka tetap dingin.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Januari 2026
6 Paus Pilot Mati Terdampar di Pantai Terpencil Selandia Baru, 15 Ekor masih Berusaha Diselamatkan
Dunia
Super Flu Jadi Sorotan Dunia Medis, Kenali Subclade K dan Risiko Penularannya
Super flu kembali jadi sorotan dunia medis akibat Subclade K influenza A/H3N2. Simak fakta ilmiah, risiko, dan cara melindungi diri.
ImanK - Selasa, 30 Desember 2025
Super Flu Jadi Sorotan Dunia Medis, Kenali Subclade K dan Risiko Penularannya
Indonesia
Dari APEC 2025, Prabowo Tegaskan Selandia Baru Sahabat Mitra Strategis RI
Prabowo dan PM Selandia Baru sepakat untuk memperkuat kerja sama di berbagai bidang strategis, mulai dari pendidikan, pertanian, hingga kesehatan.
Wisnu Cipto - Sabtu, 01 November 2025
Dari APEC 2025, Prabowo Tegaskan Selandia Baru Sahabat Mitra Strategis RI
Indonesia
Kebutuhan terhadap Dokter dan Dokter Gigi, Prabowo Ingin Kirim Lebih Banyak Mahasiswa ke Selandia Baru
Prabowo turut menekankan bahwa kerja sama pendidikan menjadi salah satu prioritas utama
Frengky Aruan - Sabtu, 01 November 2025
Kebutuhan terhadap Dokter dan Dokter Gigi, Prabowo Ingin Kirim Lebih Banyak Mahasiswa ke Selandia Baru
Indonesia
Ingin Tambah Sekolah dan Kursus Bahasa Inggris untuk Pekerja, Prabowo Minta Tenaga Pengajar Selandia Baru
Prabowo juga tengah membuka peluang kerja sama dengan Selandia Baru di bidang pendidikan kesehatan.
Frengky Aruan - Sabtu, 01 November 2025
Ingin Tambah Sekolah dan Kursus Bahasa Inggris untuk Pekerja, Prabowo Minta Tenaga Pengajar Selandia Baru
Dunia
Jerman Dilanda Wabah Flu Burung H5N1, 500 Ribu Unggas Dimusnahkan
Para ahli FLI memperingatkan skala penyebaran bisa menyamai musim dingin 2020–2021, ketika lebih dari dua juta unggas mati akibat flu burung di Jerman
Wisnu Cipto - Selasa, 28 Oktober 2025
Jerman Dilanda Wabah Flu Burung H5N1, 500 Ribu Unggas Dimusnahkan
Indonesia
Australia dan Negara Eropa Bakal Akui Negara Palestina, Selandia Baru Menyusul
Langkah Selandia Baru tersebut bertepatan dengan pengumuman Australia yang akan mengakui negara Palestina pada Sidang Majelis Umum PBB di bulan September.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 12 Agustus 2025
Australia dan Negara Eropa Bakal Akui Negara Palestina, Selandia Baru Menyusul
Bagikan