Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Hiburan & Gaya Hidup ShowBiz

BTS Boikot Grammy, Recording Academy Ragu-Ragu Lanjutkan Kategori Musik Pop Asia yang Kontroversial

Dwi Astarini - 1 jam, 47 menit lalu

MERAHPUTIH.COM — RECORDING Academy, penyelenggara Grammy Awards, mengisyaratkan kemungkinan perubahan pada kategori Best Asian Pop Music Performance. Perubahan itu dilakukan setelah BTS memboikot tak mau mendaftarkan musik mereka untuk dipertimbangkan dalam penghargaan tersebut.

CEO of Recording Academy Harvey Mason Jr mengeluarkan pernyataan untuk menanggapi kekhawatiran mengenai kategori baru tersebut.

“Jelas dari berbagai percakapan yang kami lakukan dengan banyak pihak terkait selama dua pekan terakhir bahwa, terlepas dari niat dan keinginan kami untuk menjadi lebih inklusif, ada sejumlah artis di bidang ini yang merasa bahwa kategori ini tidak merepresentasikan musik yang mereka ciptakan dengan susah payah dengan cara yang mereka inginkan,” ujar Mason dalam pernyataannya.

Oleh karena itu, menurut Mason, manajemen dan dewan berkomitmen untuk bekerja sama mengikuti perkembangan tersebut dan memastikan para musisi yang ingin mereka hormati benar-benar merasa dilihat dan didengar melalui tindakan penyelenggara.

Baca juga:

BTS Boikot Grammy, Muak atau sudah tak Perlu Pengakuan?



Billboard melaporkan Recording Academy mungkin akan mengubah kategori yang menuai kontroversial tersebut. Kontroversi muncul setelah Recording Academy memutuskan memperkenalkan kategori Best Asian Pop Music Performance sebagai upaya mendorong keberagaman di tengah pesatnya pertumbuhan musik pop Asia.

Para pengkritik keputusan tersebut menilai kategori itu justru dimaksudkan untuk memisahkan genre musik tertentu dan menghalangi para artisnya untuk memenangi penghargaan dalam kategori umum, yaitu kategori utama Grammy yang mencakup penghargaan seperti Album of the Year, Record of the Year, Song of the Year, dan Best New Artist.

Pernyataan pihak penyelenggara Grammy ini keluar dua pekan setelah pernyataan boikot oleh BTS. Pada 29 Juli, setiap anggota BTS mengunggah pernyataan yang sama di akun media sosial mereka. Mereka mengatakan berharap musik dapat didengar dan dicintai karena musik itu sendiri, bukan dibedakan berdasarkan wilayah atau bahasa. Pernyataan tersebut secara luas ditafsirkan sebagai kritik terhadap kategori Asian Pop.

Belum dapat dipastikan apakah ini menjadi isyarat bahwa Grammy akan mengubah perubahan sikap mengenai kategori kontroversial tersebut benar-benar akan diwujudkan.

Sementara itu, BTS terus mempertahankan kesuksesan panjang mereka di tangga lagu domestik dan internasional melalui album kelima mereka yang baru dirilis, ARIRANG.(dwi)

Baca juga:

BTS Resmi Nyatakan Boikot Grammy, tak Majukan Karya Mereka Malah Lebih Memilih Dukung Musik yang Universal

Baca Artikel Asli