Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Hiburan & Gaya Hidup ShowBiz

Biru Baru Hadirkan 'Kita Cari Waktu Lain', Kisah Dua Orang yang Memilih Menunda Percakapan

Ananda Dimas Prasetya - Senin, 22 Juni 2026

MerahPutih.com - Lagu Kita Cari Waktu Lain dari Biru Baru mengangkat kisah dua individu yang tengah bergulat dengan persoalan besar dalam kehidupan mereka.

Melalui lirik dan narasi yang emosional, lagu ini menggambarkan kondisi ketika dua orang sama-sama membutuhkan tempat untuk berbagi, tetapi belum berada dalam situasi yang tepat untuk melakukannya.

Baca juga:

Biru Baru Ceritakan Fase Siklus Manusia di Album 'Rasa & Manusia'

Tentang Menunda Percakapan Demi Waktu yang Tepat

Kesadaran bahwa mereka sama-sama berada dalam fase sulit membuat keduanya memilih untuk menunda percakapan tersebut. Bukan karena kehilangan kepedulian atau menjauh satu sama lain, melainkan karena memahami bahwa setiap orang membutuhkan waktu untuk menyelesaikan pergulatannya sendiri.

Lagu Kita Cari Waktu Lain menjadi refleksi tentang empati, pengertian, dan kedewasaan dalam menghadapi hubungan antarmanusia.

Baca juga:

Cerita Kesabaran Biru Baru di Single 'Semua Telah Terjadi'

Lirik Lagu Kita Cari Waktu Lain - Biru Baru

Baru saja hari ini

Kudapat kabar buruk

Begitu burukku tak bisa menahan lagi

Pesan panjang sudah kusiapkan

Tak kukirim juga akhirnya

Apa kau juga begitu

Merasa seperti aku

Bolehkah ku bercerita sekarang

Atau kamu sedang sama pusingnya

Isi kepala berisik

Penuh hal-hal rumit

Sudah diujung mulut

Kuenggan mengucap

Tapi tak sampai hati

Karena kutahu isi kepalamu

Juga berbelit

Tak apa kita cari waktu lain

Giliranku giliranmu

Bahasan hidup tak ada habisnya

Aku tahu sedikit banyak tentang keluargamu

Alasanmu membangun tameng sekeras itu

Sayangnya rumah bukan tempatmu mengadu

Sayangnya aku tak bisa mengubah itu

Maukah kau bercerita sekarang

Kalau kau tunda cerita

Esok mungkin sudah berbeda

Isi kepala berisik

Penuh hal-hal rumit

Sudah diujung mulut

Kuenggan mengucap

Tapi tak sampai hati

Karena kutahu isi kepalamu

Juga berbelit

Tak apa kita cari waktu lain

Giliranku giliranmu

Bahasan hidup tak ada habisnya

Telatku sadari

Memendam sendiri

Jika bukan hari ini

Cari waktu lagi

Telatku sadari

Memendam sendiri

Jika bukan hari ini

Cari waktu lagi

Telatku sadari

Memendam sendiri

Jika bukan hari ini

Cari waktu lagi

(far)

Baca Artikel Asli