MerahPutih Nasional- Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan memisahkan Dinas PU menjadi dua perangkat, yakni Dinas Bina Marga dan Dinas PU Jalan pada 2015. Tujuannya agar pekerjaan masing-masing bidang berjalan dengan baik.
Kepala Dinas PU DKI Jakarta, Agus Priyono mengatakan, pemisahan dua bidang yang saat ini berada dibawah satu Dinas memang sangat dibutuhkan mengingat dua bidang tersebut merupakan pekerjaan pokok dalam membangun sebuah kota. Apalagi selama ini, kedua bidang tersebut kerap mendapat raport merah dalam penerapan anggaran tahun 2014.
"Pemisahan ini sangat positif. Nantinya satu mengurus air dan satu lagi mengurus jalan. Selama ini kan hanya satu kepala, jadi membingungkan," kata Agus Priyono di Balaikota, Jumat (19/12/2014).
Agus menjelaskan, Dinas PU yang mengurusi jalan nantinya disebut sebagai Dinas Binamarga yang berfungsi membenahi jalan-jalan utama dan jalan lingkungan di Ibukota. Sedangkan Dinas PU Tata Air bertugas mengelola sungai, waduk dan berbagai macam infratruktur yang berhubungan dengan pengendalian banjir.
Mantan Wakil Kepala Dinas PU DKI ini mengaku tak bisa menampik jika di sepanjang tahun anggaran 2014, instansinya berkinerja buruk. Bahkan, dinas yang dipimpinnya itu menjadi SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah) peringkat kedua yang serapan anggarannya rendah.
"Kalau sudah dibagi, akan kelihatan kinerja masing-masing dinas dan pengerjaan bisa lebih fokus. Pengawasannya juga lebih mudah," ungkapnya.
Seperti diketahui, Dinas PU DKI mendapatkan urutan kedua sebagai satu dari sepuluh dinas dengan serapan anggaran terendah pada tahun 2014. Dari alokasi anggaran sebesar Rp 6,2 triliun yang diberikan dalam APBD DKI, serapan anggara dinas teknis ini baru sebesar Rp625, 7 miliar atau 10,21 persen.