MerahPutih.com - Bandara Internasional Supadio Pontianak di Kubu Raya, Kalimantan Barat, menyediakan posko untuk ruang tunggu keluarga korban pesawat Sriwijaya Air, B737-500 rute Jakarta-Pontianak yang dinyatakan hilang kontak, sejak pukul 14.40 WIB.
"Keluarga korban kami arahkan menunggu di Gedung Serba Guna Gustawiradi, di samping Polsek KP3U sebagai posko," kata Manejer Operasional Angkasa Pura II Supadio, Nuril Huda di Kubu Raya, Sabtu (9/1) dikutip Antara.
Baca Juga:
PMI Jabodetabek Siagakan Personel Bantu Evakuasi
Pihak Bandara Supadio Pontianak saat ini juga sudah mengaktifkan pusat informasi. Pusat informasi ini gabungan dari Komite Bandara Supadio yakni Lanud Supadio, Kepolisian, Basarnas.
Saat ini rekan dan keluarga korban dari penumpang terus berdatangan. Pihak bandara, aparat dan Basarnas serta lainnya mengawal dan terus memantau kondisi di posko tersebut.
Beberapa orang yang diduga jadi korban jatuhnya pesawat diantaranya Mantan Ketua HMI Mulyadi dan keluarga, PNS Kementerian KLHK dan anggota TNI.
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyebut, terdapat 50 penumpang di dalam Pesawat Sriwijaya Air SJ-182 yang dilaporkan hilang kontak, Sabtu (9/1) sore. Dari total 50 penumpang, tiga di antaranya adalah bayi.
"Total penumpang 50 orang. Bersama 12 kru yang terdiri dari 43 dewasa 7 anak-anak dan 3 bayi," kata Budi, dalam jumpa pers secara daring, Sabtu (9/1) malam.
Menhub meminta masyarakat agar berdoa untuk keselamatan para penumpang pesawat rute Jakarta-Pontianak tersebut.
"Mohon doa restu dari seluruh lapisan masyarakat agar proses pencarian dan penyelamatan berjalan lancar," ujar Budi. (Pon)
Baca Juga:
Cari Serpihan Pesawat Sriwijaya Air, Syahbandar Tanjung Priok Kirim Notice To Mariner