Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Dunia

Bakal Jabat 21 Bulan, PM Ismail Tawari Oposisi Jabatan Majelis Pemilu

Alwan Ridha Ramdani - Senin, 23 Agustus 2021

MerahPutih.com - Perdana Menteri Malaysia Ismail Sabri Yaakob menawarkan kepada pimpinan oposisi menjadi anggota Majelis Pemulihan Negara (MPN) dan Panitia Khusus Penanggulangan COVID-19 (JKMC). Tawaran itu disampaikan secara terbuka melalui pidatonya sebagai Perdana Menteri ke-9.

Dengan hanya tinggal 21 bulan lagi sebelum Pemilu 15, Malaysia telah menjalani dua transisi pemerintahan dan dua perdana menteri padahal transisi dalam satu periode ini.

Baca Juga:

Ismail Sabri Jadi PM Malaysia Gantikan Muhyiddin Yassin

"Mari kita maju. Kita selesaikan semua perebutan kekuasaan politik. Kita berjuang bersama sebagai keluarga besar yang meliputi PNS, pegawai swasta dan wiraswasta dalam memperbaiki, merawat dan memulihkan negeri ini," katanya.

Ia menegaskan, akan menyediakan tim administrasi yang akan membantu negara ini segera keluar dari krisis kesehatan dan ekonomi.

"Saya berjanji akan menghasilkan yang terbaik untuk membuktikan bahwa kepercayaan masyarakat terhadap tim saya tidak sia-sia," ujarnya Minggu (22/8)

Ia menegaskan, stabilitas politik harus segera dicapai melalui kebersamaan dan itu termasuk menjalin kerjasama lintas partai. Hal itu juga sejalan dengan perintah Yang di-Pertuan Agong, Al Sultan Abdullah Ri'ayatuddin dalam pertemuan dengan pimpinan partai.

"Yang ingin semua pihak melupakan segala perbedaan demi tercapainya cita-cita dan kesejahteraan rakyat. Semua pihak harus siap bekerja dalam tim untuk kembali mengharmoniskan suasana. Dengan kata lain, prinsip kebersamaan harus kita pegang," katanya.

smail Sabri Yaakob. (Foto: MP/Instagram @ismailsabri60)
Ismail Sabri Yaakob. (Foto: MP/Instagram @ismailsabri60)

Anggota parlemen dari Bera itu menyampaikan bahwa tim administrasi yang unggul tidak akan tercapai tanpa kerjasama semua pihak dan mengharapkan kerjasama dari seluruh jajaran pemerintahan yang didukung oleh PNS sebagai tulang punggung penyelenggaraan negara.

Ia memperkenalkan frasa keluarga Malaysia pada pidato pertamanya sebagai Perdana Menteri Malaysia ke sembilan yang disiarkan secara langsung melalui televisi dan sosial media, Minggu (22/8)

"Saya menyeru kepada seluruh anggota parlemen, baik yang ada di dalam atau luar pemerintah supaya menggembleng tenaga untuk memulihkan kembali keadaan negara," katanya dikutip Antara. (*)

Baca Juga:

Temui Raja Malaysia, Muhyiddin Yassin Serahkan Surat Pengunduran Diri

Baca Artikel Asli