Merahputih.com - Apple dikabarkan tengah menyiapkan perubahan besar pada lini laptop premiumnya. Raksasa teknologi asal Cupertino, Amerika Serikat, itu disebut berencana menghentikan pengembangan MacBook Pro tanpa layar sentuh mulai 2027.
Langkah tersebut sejalan dengan rencana Apple untuk mengalihkan seluruh lini MacBook Pro premium ke teknologi layar sentuh.
Baca juga:
Apple Bawa Layar Sentuh ke MacBook Pro, Intip Fitur dan Spesifikasi Lengkapnya
Apple diperkirakan memperkenalkan generasi kedua MacBook Pro dengan layar sentuh pada 2027. Model terbaru ini disebut akan menggunakan chip M7 Pro dan M7 Max.
Apple Siapkan MacBook Pro 14 Inci dengan Chip M7
Selain mengembangkan MacBook Pro berlayar sentuh, Apple juga dikabarkan tengah menyiapkan model MacBook Pro 14 inci kelas entry-level.
Perangkat tersebut diperkirakan menggunakan chip M7 dan hadir dengan desain lebih tipis serta ringan. Apple juga disebut akan memperkecil bezel layar agar tampilannya semakin mendekati model MacBook kelas atas.
Baca juga:
Apple Umumkan MacBook Layar Sentuh Pertama, Diluncurkan 6 November
MacBook Pro Layar Sentuh Lebih Mahal
Transisi menuju teknologi layar sentuh juga diperkirakan berdampak pada harga perangkat.
Perbedaan harga tersebut dikaitkan dengan penggunaan teknologi layar sentuh, panel OLED, serta integrasi antarmuka Dynamic Island.
Apple juga dinilai perlu mempertimbangkan efisiensi pengembangan produk.
Baca juga:
Apple belum Bisa Pastikan Stok iPhone Duo Tersedia untuk Hadiah Natal
Mempertahankan dua varian MacBook Pro dengan teknologi layar berbeda secara bersamaan berpotensi menambah beban pada tim rekayasa, pemasaran, hingga rantai manufaktur.
Karena itu, penghentian pengembangan model tanpa layar sentuh disebut menjadi salah satu opsi untuk menyederhanakan lini produk premium Apple.
MacBook Pro M5 Pro dan M5 Max Masih Dipasarkan
Meski rencana peralihan tersebut mulai mencuat, MacBook Pro dengan chip M5 Pro dan M5 Max tanpa layar sentuh yang baru dirilis masih tersedia di pasaran.
Namun, Apple diperkirakan tidak akan melanjutkan pengembangan model konvensional tersebut untuk lini MacBook Pro premium pada generasi mendatang.