MerahPutih.com - Kondisi di Kampung Bengek, Penjaringan, Jakarta Utara menjadi sorotan lantaran di lokasi tersebut terdapat hamparan sampah yang berserakan.
Menanggapi hal tersebut, Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan mengaku pada Senin (2/9) jajarannya dihadang oleh pihak PT Pelindo saat ingin bekerja membersihkan hamparan sampah di Kampung Bengek.
Baca Juga
Atasi Penumpukan Limbah Plastik, Anies Susun Pergub Sampah Plastik
"Pelindo mengahalangi petugas kita masuk. Petugas kita bisa masuk sabtu minggu kemrin membersikan. Tapi hari Senin mereka mau masuk kemaren gak boleh lagi," kata Anies di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Rabu (4/9).
Saat ini, kata Anies, Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta tengah melakukan komunikasi dengan PT Pelindo ihkwal pembersihan sampah.
Anies pun mendesak agar PT Pelindo untuk membersihkan lautan sampah di lokasi tersebut. Karena bila sampah itu tidak dibersihkan akan mengganggu kelangsungan hidup warga sekitar.
Baca Juga
Pemprov DKI Usul Revisi Perda 3/2013 Tentang Pengelolaan Sampah
"Jadi kita akan minta kepada mereka untuk bersihkan itu dan nanti kita akan bicara lansung supaya tempat itu dibersihkan. Jadi kita coba cek kita akan paksa," tuturnya.
Lebih lanjut, menurut Anies, jika pihak Pelindo tak memiliki niat untuk mengangkat sampah di Kampung Bengek Pemprov DKI akan mengambil alih untuk menyelesaikan masalah itu.
Baca Juga
"Gini, kita itu mau ambil tanggungjawab kalau anda ga bisa bersihkan kami bersihkan. Kalau anda bisa bersihkan kami akan periksa aja udah bersih belum. Tapi kalau belim kita bersihkan gitu, kan baik kita," (Asp)