Amien Rais Janji Buka-bukaan Soal Korupsi Alkes Usai Sambangi KPK
Jumat, 02 Juni 2017 -
Ketua Majelis Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN), Amien Rais mengatakan bahwa dirinya akan buka-bukaan usai menyambangi Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dia akan mengklarifikasi tudingan menerima aliran dana korupsi sebesar Rp600 juta dari pengadaan alat kesehatan (alkes) di era Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari.
"Karena itu, Senin mendatang saya akan berkunjung ke Kantor KPK, untuk menjelaskan duduk persoalannya, sebelum saya berangkat umrah pada 8 Juni ini," kata Amien saat konfrensi pers di kediaman pribadinya, Gandaria, Jakarta Selatan, Jumat (2/6).
Ia khawatir dianggap lari dari tanggung jawab, apabila dirinya dipanggil KPK, namun masih menjalankan ibadah umrah. Oleh karena itu, Amien akan mendatangi Gedung KPK pada Senin (5/6), dua hari sebelum dirinya berangkat ke tanah suci.
"Kalau saya dipanggil KPK padahal saya masih umrah, saya khawatir dianggap lari dari tanggung jawab," tandas Amien.
Ketua Majelis Kehormatan PAN ini juga menegaskan, akan buka-bukaan mengenai permasalahan yang menimpa dirinya kepada awak media usai mendatangi kantor KPK.
Sebelumnya, Pendiri Partai Amanat Nasional (PAN) ini disebut menerima transfer dana hingga Rp600 juta dari pengadaan alat kesehatan (alkes) guna mengantisipasi kejadian luar biasa (KLB) 2005 pada Pusat Penanggulangan Masalah Kesehatan.
Kabarnya, Amien Rais menerima dana tersebut pada tanggal 15 Januari, 13 April, 1 Mei, 21 Mei, 13 Agustus, dan 2 November 2007. (Pon)
Baca berita terkait dugaan korupsi lainnya di: Menyoal Dugaan Korupsi Alkes, Ini Penjelasan Amien Rais