MerahPutih.com - Polresta Surakarta, Jawa Tengah menerjunkan sebanyak 1.200 personel untuk pengamanan arus mudik dan balik Lebaran di Kota Solo 2019.
Personel tersebut nantinya bakal dipersenjatai sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) Polri. Pengamanan itu tidak hanya untuk arus mudik dan balik Lebaran, tetapi juga persiapan kepulangan Jokowi ke Solo saat Lebaran nanti.
Hal itu diungkapkan Kapolresta Surakarta, Kombes Pol Ribut Hari Wibowo usai memimpin apel Operasi Ketupat Candi di halaman Mapolresta Surakarta, Jawa Tengah, Selasa (28/5).
BACA JUGA: Pansus Prediksi Pemilihan Wagub DKI Rampung Akhir Juli
"Pengamanan Operasi Ketupat Candi dibantu personel TNI. Tugas utama pasukan ini adalah menjaga kemanan serta kelancaran arus lalu lintas (lalin) di Solo pada arus mudik dan balik Lebaran," ujar Ribut.
Personel gabungan TNI dan Polri ini, kata dia, juga mempunyai tugas mengamankan lokasi strategis seperti stasiun, terminal, dan pasar. Selain itu, kawasan dekat kediaman Presiden Jokwi juga masuk prioritas pengamanan.
"Sebanyak 800 dari 1.200 persnel ini nantinya saya tugas melakukan patroli setiap malam," kata dia.
Polresta Surakarta menyiapkan lima pos penjagaan. Di antaranya di Pos Jalan Jenderal Sudirman (depan BI), di Stasiun Solo Balapan, Terminal Tirtonadi, di pintu keluar tol Klodran dan pos terpadu di kawasan Palang Joglo.
BACA JUGA: Bersamaan dengan Tahapan Pemilu, Kapolri Akui Ramadan 2019 Paling Rawan
"Kami juga memusnahkan sebanyak 1.005 liter miras jenis ciu dan 490 miras botol dari berbagai jenis. Miras tersebut hasil razia selam Ramadan. Terbaru pada Senin malam polisi berhasil mengagalkan pengiriman ratusan liter jenis ciu ke Jakarta," papar dia.
Berita ini merupakan laporan Ismail Soli, kontributor merahputih.com untuk wilayah Solo dan sekitarnya