Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Olahraga

Alasan Bayu Nugroho Terima Pinangan Dewa United FC

Andika Pratama - Jumat, 19 Maret 2021

MerahPutih.com - Bayu Nugroho tak berpikir panjang menerima pinangan dari klub Liga 2, Dewa United FC. Padahal, dirinya sudah malang melintang bersama sejumlah klub Liga 1.

Winger asal Solo ini menjadi salah satu bintang yang direkrut Dewa United FC. Kehadiran Bayu mengejutkan banyak pihak. Dalam beberapa tahun terakhir, nama Bayu sudah melambung di Liga 1.

Baca Juga

Hansamu Yama Tak Terkendala Adaptasi di Bhayangkara Solo FC

Ia pun menceritakan proses bergabung dengan tim asal Tangerang itu. Bayu menjelskan sebelum memilih Dewa United FC, ia ada tawaran dari beberapa tim baik Liga 1 atau Liga 2.

"Dari beberapa tim ini, Dewa United bisa dibilang paling serius. Akhirnya setelah dipikirkan secara matang-matang, berbicara dengan keluarga, melihat situasi dan kondisi dari sepak bola Indonesia, saya putuskan bergabung dengan Dewa United.," kata Bayu dilansir Bolaskor, Jumat (19/3).

Latihan Dewa United FC. (MerahPutih.com/BolaSkor.com/Rizki Fitrianto)
Latihan Dewa United FC. (MerahPutih.com/BolaSkor.com/Rizki Fitrianto)

Bayu menilai Dewa United serius untuk mendatangkan dirinya untuk berkompetisi di Liga 2 musim 2021. Pasalnya, cuma DUFC yang langsung menyodorkan kontrak selama satu tahun ketimbang tim-tim lainnya.

"Sementara beberapa tim dari Liga 1 hanya menawarkan kontrak awal untuk Piala Menpora saja. Kontraknya jangka pendek. Ini jadi salah satu pertimbangan saya untuk musim ini bermain di Dewa United," tegasnya.

Dewa United mematok promosi ke Liga 1 musim depan. Sebagai pemain, kata Bayu, ia dan rekan-rekan lainnya akan berusaha memberikan penampilan terbaik di setiap pertandingan demi target besar tersebut.

"Kita pun optimistis untuk mencapai target dari tim. Soal nanti hasilnya seperti apa, kita serahkan sama yang Berkehendak," sambungnya.

Setahun tidak merumput di lapangan hijau, diakui Bayu sangat mempengaruhi kondisi fisiknya meskipun di rumah, ia sering melakukan secara mandiri. Namun, menurutnya latihan mandiri jelas tidak bisa semaksimal dibandingkan latihan bersama tim.

"Bagi yang bisa jaga kondisi selama libur kemarin ya mungkin berada di level 50 persen. Tapi kalau yang kurang ya bisa 30 persen atau 40 persen. Sepekan ini kita kerja keras dengan program fisik. Tim rutin latihan pagi dan sore. Sejauh ini proses latihan bisa berjalan dengan bagus," sambungnya.

Meskipun demikian, lanjut Bayu, feeling ballnya tidak hilang. Sebab, karena sekarang lagi musimnya fun game di masyarakat sehingga dirinya masih bisa bermain bola.

"Tapi masalahnya level fun game dengan tim profesional kan berbeda. Otomatis yang terpengaruh itu dari kondisi fisik. Jadi untuk sekarang ini, yang menurun pastinya lebih ke kondisi fisik," pungkasnya. (*)

Baca Juga

BCS Salah Satu Alasan Miswar Saputra Gabung PSS Sleman

Baca Artikel Asli