Merahputih.com - Dewa United Banten FC, Alexis Messidoro, AFC Challenge League, dan Manila Digger FC menjadi fokus utama dalam laga hidup mati perempat final leg kedua di Indomilk Arena, Tangerang, Kamis (12/3) pukul 20.30 WIB.
Gelandang andalan Dewa United Banten FC, Alexis Messidoro, yakin timnya mampu membalikkan keadaan setelah tertinggal agregat 0-1 pada leg pertama.
Pertandingan ini menjadi momentum krusial bagi klub berjuluk Banten Warriors tersebut untuk mengukir sejarah baru di kompetisi antarklub Asia.
Baca juga:
“Kami semua sangat antusias dan fokus untuk membalikkan keadaan,” ujar Messidoro sebagaimana dikutip dari laman resmi I-League, Kamis (12/3).
Tekad Messidoro di Indomilk Arena
Pemain asal Argentina tersebut menegaskan bahwa skuad Dewa United memiliki semangat besar untuk mengejar ketertinggalan skor.
Persiapan matang selama sepekan terakhir menjadi modal utama bagi tim untuk tampil menekan sejak menit awal pertandingan.
“Kami berharap kerja keras selama sesi latihan dalam sepekan terakhir dapat diterapkan sepenuhnya dalam pertandingan malam ini,” tambah Messidoro.
Jan Olde Riekerink Fokus Prestasi Internasional
Pelatih kepala Jan Olde Riekerink menekankan bahwa laga kontra wakil Filipina tersebut memiliki makna mendalam bagi eksistensi klub. Pelatih asal Belanda ini menginginkan seluruh pemain menyadari tanggung jawab besar yang dipikul saat mengenakan jersey Dewa United di pentas internasional.
“Pertandingan ini bisa menjadi jalan bagi kami untuk meraih prestasi sebagai sebuah klub baru dalam peta persaingan sepak bola Asia,” tegas Jan Olde Riekerink.
Baca juga:
Selain ambisi klub, Jan juga mengingatkan bahwa Dewa United Banten memikul beban sebagai representasi Indonesia. Keberhasilan meraih poin di kompetisi AFC akan berdampak langsung pada koefisien sepak bola nasional di mata dunia.
“Tim sudah sangat siap menghadapi pertandingan ini dan memberikan yang terbaik untuk Indonesia,” pungkasnya.

