BELUM lama ini telah terjadi sebuah kejadian tragis yang menimpa seorang mahasiwi asal New York, Amerika, bernama Sydney Paige Monfries.
Perempuan berusia 22 tahun tersebut tewas usai jatuh dari ketinggian 40 kaki dari menara lonceng universitas, usai memotret New York Skyline untuk diunggah ke Instagram.
Akibat kecelakaan tersebut, Sydney menderita luka-luka fatal hingga akhirnya tewas. Kecelakaan itu terjadi pada pukul 3 pagi di kampus Universitas Fordham, New York City pada Minggu (14/4).
Menurut para senior, perempuan itu melakukan aksi ritual berbahaya bagi siswa yang akan lulus dari sekolah elit itu.
Mahasiswi jurnalisme tersebut mengalami luka fatal usai tergelincir, dalam perjlanannya menuju puncak menara jam Keating Hall.
Pada Sepucuk surat yang dikirimkan ke orang tua Sydey tadi malam, pihak universitas mengkonfirmasi bahwa Sydney meninggalkan karena luka-luka akibat kecelakaan di Hari Minggu.
"Dengan sangat sedih saya melaporkan bahwa Sydney Monfries, seorang senior di Fordham College di Rose Hill, meninggal hari ini usai tergelincir di dalam menara Jam Keating pada dini Hari" ucap Pimpinan Universitas, Joseph McShane.
Joseph pun ikut bersedih pada orang tua Sydney, keluarga dan juga teman-temannya. Karena kehilangan sosok Sydney yang tak pernah terbayangkan sebelumnya.
"Tak ada kata-kata yang cukup untuk menggambarkan kehilangan seseorang yang begitu muda dan penuh masa depan, karena hanya beberapa minggu menjelang kelulusan" tambah Joseph.
Karena kejadian itu, Universitas Fordham pun rencanya akan memberikan gelar sarjana untuk Sydney secara anumerta, yang akan diberikan pada orang tuanya diwaktu yang tepat.
Sebelum kejadian itu, seorang mahasiswa lainnya melihat Sydney dan teman-temannya makan disebuah restoran, seperti yang dilansir dari laman The Sun.
"Teman sekamar saya ada bersama mereka, Dia pun memberi tahu saya beberapa senior ingin pergi ke menara untuk mengambil beberapa foto, dan bersenang-senang sebelum lulus" ucap Dave, Mahasiswa Universitas Fordham.
Dave juga menuturkan jika teman sekamarnya tewas di sisi Sydney tepat setelah kecelakaan yang mengerikan itu.
Menurut pihak Universitas, menara itu sebetulnya terlarang bagi para mahasiswa dan seharusnya dikunci. Namun Sydney dan beberapa temannya menyelinap masuk dan menaiki tangga spiral sekitar jam 3 pagi, hingga akhirnya tersandung puing-puing.
Terkait kejadian tersebut, pihak Universitas tengah menyelidiki bagaimana cara para Mahasiswa mendapatkan akses ke menara itu. (ryn)