Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

AHY Titip Pesan ke Diplomat untuk Perjuangkan Palestina dan Perdamaian Dunia

Frengky Aruan - Minggu, 12 Mei 2024

MerahPutih.com - Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menitipkan pesan kepada para diplomat senior di Konsulat Jenderal RI (KJRI) dan juga Perwakilan Tetap RI (PTRI) di PBB, New York, untuk terus memperjuangkan nasib Palestina dan perdamaian dunia.

Pesan itu disampaikan AHY di sela-sela kunjungannya dalam rangka memenuhi undangan World Bank di Amerika Serikat (AS) selaku Menteri Agraria dan Tata Ruang.

“Tolong terus ikut perjuangkan status Palestina. Agar perdamaian bisa lebih cepat hadir,” ujar AHY dikutip Minggu (12/5).

AHY juga menyampaikan pesan yang sama dalam forum temu diaspora dan mahasiswa Indonesia di New York, sebagai respons atas sejumlah perkembangan yang terjadi di AS belakangan ini. Mulai dari menguatnya aksi protes para mahasiswa Columbia University, dukungan moral warga AS kepada warga Palestina, hingga sikap tegas pemerintah AS terhadap operasi militer Israel di Gaza.

Baca juga:

Australia dan Selandia Baru Dukung Palestina di Pemungutan Suara PBB

"Jika situasi ini didiamkan, semakin tidak jelas arah perdamaian,” imbuhnya.

AHY mengisahkan, berdasarkan pengalaman dirinya yang juga pernah menjadi pasukan penjaga perdamaian PBB di perbatasan Israel-Lebanon, bahwa eskalasi konflik di wilayah perbatasan itu memang sering tidak menentu.

“Para pemimpin dunia harus ikut bersuara. Israel sudah terlalu jauh," ujarnya.

Pria yang pernah berkuliah di sejumlah kampus di AS ini mengajak semua pihak, untuk ikut terus mengawal terwujudnya proses perdamaian.

"Jika terjadi perang, rakyat yang menjadi korban,” kata AHY.

Karena itu, lanjut AHY, salah satu agenda diplomasi Indonesia harus terus difokuskan untuk mengawal proses perdamaian melalui forum-forum multilateral.

Baca juga:

PBB Setuju Tinjau Ulang Keanggotaan Penuh Palestina yang Ditolak Hak Veto AS

"Terus serukan perdamaian. Palestina harus kembali bangkit,” pungkasnya. (Pon)

Baca Artikel Asli