Merahputih.com - Calon Presiden Prabowo Subianto merasa heran dengan banyaknya petugas KPPS yang meninggal dunia. Keheranan Prabowo bertambah lantara banyakanya petugas KPPS banyak yang meninggal dunia pada Pemilu 2019.
"Kita heran baru sekarang terjadi dalam republik kita 300 lebih meninggal karena kecapean katanya," ujar Prabowo di hadapan Buruh di Tenis Inddor Senayan, Rabu (1/5).
"Para dokter ini bilang kurang masuk akal, tapi mudah-mudahanan akan segera terungkap apa yang terjadi," sambung Prabowo.
Kehadiran Prabowo adalah untuk merayakan hari buruh Internasional bersama para buruh. Sebelum meninggalkan lokasi untuk bergegas ke Bogor, Prabowo memutarkan rekaman orasi pahlawan nasional Bung Tomo.
Inti dari orasi itu adalah soal perjuangan. Menurut Prabowo, Bung Tomo berpesan agar rakyat tak takut pada ketidakadilan.
"Di saat kita hadapi kekuatan yang seolah-olah kuat tapi rapuh. Orang korup pasti rapuh, maling pasti tak berani lawan rakyat. Di saat saya merasa khawatir saya selalu dengar pidato Bung Tomo. Saya selalu terharu saat beliau katakan 'Merdeka Atau Mati'. Lebih baik hancur dari pada takut," jelas Prabowo
Ia melanjutkan, Bung Tomo seolah berpesan agar rakyat berani dengan kebenaran.
"Beliau seolah katakan dari langit, bahwa yang benar selalu berada di pihak yang benar dan Yang Maha Kuasa selalu berada di pihak yang benar," jelas Prabowo dengan suaranya yang serak. (Knu)