MerahPutih.com - Menteri Luar Negeri RI, Sugiono, menyebut sembilan WNI relawan kemanusiaan yang tergabung dalam Global Sumud Flotilla 2.0 telah dibebaskan dan kini tengah dalam perjalanan keluar dari wilayah Israel menuju Istanbul, Turki, sebelum kembali ke Indonesia.
Pemerintah Indonesia akan terus mengawal proses pemulangan ini hingga seluruh WNI tiba kembali ke tanah air dengan selamat,
Menteri Luar Negeri RI, Sugiono.
Kemenlu Optimalkan Jalur Diplomatik
Kementerian Luar Negeri melalui Direktorat Pelindungan WNI mengoptimalkan seluruh jalur diplomatik yang tersedia, termasuk koordinasi dengan sejumlah perwakilan RI di luar negeri guna memastikan keselamatan para WNI.
Langkah diplomatik tersebut dilakukan sejak para relawan dilaporkan ditangkap dalam operasi pencegatan oleh militer Israel di kawasan perairan internasional dekat Siprus.
Pemerintah Indonesia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Turki atas dukungan aktif dalam memfasilitasi proses pemulangan para relawan tersebut.
“Kami menyampaikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada Pemerintah Turki atas peran aktif dan dukungan penuh dalam memfasilitasi proses pemulangan ini,” kata Sugiono.
Baca juga:
Menlu Sugiono Sebut Perlakuan Israel terhadap 9 WNI Langgar Hukum Humaniter Internasional
Sebelumnya, sembilan WNI relawan kemanusiaan yang tergabung dalam Global Sumud Flotilla 2.0 sempat ditangkap oleh pasukan militer Israel pada 18-19 Mei 2026.
Mereka ditangkap di perairan internasional dekat Siprus dalam operasi pencegatan terhadap misi kemanusiaan yang membawa bantuan logistik dan obat-obatan menuju Gaza, Palestina.
Insiden tersebut sempat menjadi perhatian publik internasional karena melibatkan relawan sipil yang membawa bantuan kemanusiaan untuk warga Gaza di tengah konflik yang masih berlangsung. (Pon)