Merahputih.com - Film 'Badut Gendong' menjadi film horor yang ciamik dari perkembangan Qodrat Universe dan telah tayang di bioskop Tanah Air sejak 27 Mei 2026.
Disutradarai Charles Gozali, 'Badut Gendong' mengkombinasi wajah horor yang tak biasa. Ada konflik sosial, psikologis hingga perpaduan aksi bela diri memukau lewat peran aktor dan aktris seperti Marthino Lio dan Clara Bernadeth sebagai bintang utama.
Baca juga:
Fakta Menarik Film Horor 'Exorcise', Dibintangi Scarlett Johansson hingga Laurence Fishburne
'Badut Gendong' menceritakan tentang sosok Darso, pengamen jalanan yang menggunakan badut gendong menghidupi kebutuhan kesehariannya. Saat dia dan sang istri berjuang untuk hidup layak bangkit dari bayang kemiskinan, mereka justru tiba-tiba diserang dengan brutal.
Perkelahian tak terelakkan. Serangan tersebut mengakibatkan istrinya yang sedang mengandung meninggal dunia.
Rasa bersalah dan tak rela kehilangan keluarga tercinta membuat Darso melakukan praktik tak masuk akal. Dia menyimpan tubuh dan wajah sang istri dalam tubuh badut yang digunakannya untuk bekerja.
Misinya kini bukan lagi bertahan hidup tapi balas dendam, menghabisi orang yang melakukan kejahatan padanya dan keluarganya.
Baca juga:
'Badut Gendong', Spin-off Qodrat dengan Teror Brutal dan Sentuhan Folk Jawa
Sederet bintang mengambil peran dalam 'Badut Gendong'. Sebut saja Clara Bernadeth sebagai Arini (istri Darso), Derby Romero sebagai Jamil, Dayinta Melira sebagai Darsi, Barry Prima sebagai Ki Kamboja (dukun/tetua desa) dan Khiva Iskak sebagai Billy.

Film Badut Gendong tayang 27 Mei 2026. (Foto: Instagram/vms.studio)
Vonny Anggraini sebagai Yu Tini. Totos Rasiti sebagai Lik Badrun. Akbar Kobar sebagai Andul. Jose Rizal Manua sebagai Mbah Kaum, dan Delia Husein.
Fakta Menarik Seputar Film 'Badut Gendong'
1. Terinspirasi dari budaya lokal Indonesia
Kreator film ini menyebutkan bahwa tradisi bonekanya terinspiras dari pertunjukan lokal, ada yang disebut Ledek Gogek dan Parikan.
Ledek Gigek adalah esenian ini melibatkan seorang penari yang mengikat sebuah boneka menyerupai manusia di bagian depan tubuhnya. Efek visual dari ikatan ini memunculkan ilusi optik unik, di mana sang penari terlihat seolah-olah sedang digendong oleh boneka tersebut saat bergerak maju-mundur.
Sementara Parikan disebut sebagai seni berbalas pantun menggunakan lagu/musik) yang populer di wilayah Jawa Timur. Hal yang hampir banyak muncul saat sang aktor memerankan Darso menjalani profesinya.
2. Laga yang serius
Tidak banyak film horor Indonesia menyisipkan aksi laga dengan scene yang panjang. Beberapa adegan aksi laga beladiri muncul berdurasi cukup panjang, menunjukkan perkembangannya konfliknya menjadi ikonik.
Bukan hanya Intrik atau gore, tapi juga adu tangkas yang memukau laiknya franchise yang ada di Qodrat Universe lainnya.
3. Melibatkan atlet pesilat
Dalam film, ada yang disebut koreografer. Dan sosok di balik koreografer aksi bela diri di film Badut Gendong adalah koreografer sekaligus aktor pencak silat internasional Indonesia, Cecep Arif Rahman (yang akrab disapa Kang Cecep), bersama dengan Bang Joe.
Mereka membawa tim stunt (stunt crew) profesional untuk melatih para pemeran sekaligus menjadi lawan tanding dalam adegan-adegan berbahaya.
Baca juga:
Mbok Jamu Gendong, Tangguh Mewariskan Ramuan Warisan Leluhur
4. Latihan aksi bela diri dengan mata tertutup
Aktor utama, Marthino Lio (pemeran Darso), harus melewati masa pelatihan fisik dan bela diri selama 10 minggu demi mempersiapkan peran ini. Tak cuma melatih daya tahan tubuh, ketangkasan dia juga ditantangg untuk menutup matanya.
Alasannya, agar terbiasa saat syuting film dengan pandangan yang terbatas, mengingat properti badut yang digunakannya membuatnya memilki keterbatasan melihat dengan jelas.