Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

3 Siklon Tropis Bikin Udara Indonesia Dingin

Dwi Astarini - Selasa, 19 Maret 2024

MERAHPUTIH.COM - PERUBAHAN iklim di sejumlah wilayah di Indonesia, menurut Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), disebabkan kemunculan banyak siklon tropis. Hal itu mengindikasi perubahan iklim yang telah berkontribusi dalam peningkatan intensitas kejadian cuaca ekstrem di Indonesia.

Peneliti Ahli Utama Pusat Riset Iklim dan Atmosfer BRIN Eddy Hermawan, seperti dilansir ANTARA, mengatakan saat ini tiga siklon tropis telah menyebabkan bencana hidrometeorologi di berbagai daerah. “Muncul banyak mata badai, frekuensi kejadian ekstrem meningkat, dan lokasinya bertambah," kata Eddy, Senin (18/3).

Selain kemunculan siklon tropis di wilayah perairan Indonesia yang berbatasan dengan Australia, dua mata badai juga muncul di atas Jepang. Keberadaan siklon tropis dalam jumlah banyak tersebut tidak hanya menimbulkan bencana hidrometeorologi, tetapi juga menarik angin dingin dari Kutub Selatan yang membuat udara di Indonesia terasa cukup dingin.

Baca juga:

BMKG Sebut 2 Bibit Siklon Pengaruhi Cuaca di Tanah Air

Sementara itu, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca cerah berawan mendominasi cuaca di kota-kota besar di Indonesia pada Selasa (19/3).

Berdasarkan keterangan di situs resmi BMKG, cuaca cerah berawan diprakirakan terjadi di Banda Aceh, Medan, Padang, Bengkulu, Serang, Jakarta, Yogyakarta, Surabaya, Pontianak, Mamuju, Gorontalo, Manado, dan Ternate.

Sejumlah daerah seperti Pekanbaru, Bandung, Semarang, Denpasar, Banjarmasin, Samarinda, Tarakan, dan Kendari diprakirakan berawan, serta Ambon dengan awan yang lebih tebal pada hari ini.

Hujan diprakirakan turun di sejumlah wilayah seperti Jambi, Pangkal Pinang, Tanjung Pinang, Palembang, Palangkaraya, Mataram, Kupang, Manokwari, Makassar, dan Jayapura dengan intensitas ringan, serta Bandar Lampung dengan intensitas sedang.(*)

Baca juga:

3 Bibit Siklon Tropis Sebabkan Cuaca Ekstrem hingga 18 Maret

Baca Artikel Asli