Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

10 Karyawan RS Tarakan Jadi Korban Tsunami, Anies: Seluruhnya Dicover Pemprov DKI

Angga Yudha Pratama - Senin, 24 Desember 2018

MerahPutih.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menjenguk langsung para korban karyawan Rumah Sakit (RS) Tarakan yang terkena terjangan tsunami Banten di RSUD Tarakan, Jakarta Pusat.

Adapun yang juga menjadi korban merupakan keluarga besar RSUD Tarakan, sebanyak 54 korban yang terdiri dari 20 karyawan dan anggota koperasi RSUD Tarakan beserta keluarga.

"Kami menjenguk korban tsunami Banten, kita semua merasa berduka dan kehilangan atas wafatnya pada saat ini ada 10 orang yang meninggal, lalu ada 11 yang luka terdiri dari 9 keluarga besar RSUD Tarakan dan 2 warga DKI," kata Anies usai bertemu para korban di RS Tarakan, Minggu (23/12) malam.

Anies menuturkan, pihaknya bergerak cepat ketika mendapat info terkait tsunami Banten yang berimbas ke acara gathering karyawan di kawasan pesisir Carita, Banten, dengan mengirimkan beberapa ambulan untuk menjemput para korban. Hingga saat ini ada 18 korban yang dalam perjalanan ke RSUD Tarakan.

Salah satu kawasan yang terdampak tsunami (MP/Rizki Fitrianto)

"Dari tadi pagi kita sudah kirimkan ambulance kesana, dari BPBD dan Damkar untuk membantu dalam rehabilitasi disana," tutur Anies.

Anies menegaskan penanganan cepat akan terus dilakukan Pemprov DKI Jakarta bahkan seluruh RSUD di Jakarta siap menampung warga DKI Jakarta yang menjadi korban tsunami Banten.

"Saat ini kebijakan kita adalah semua warga DKI yang disana siap angkut dibawa ke Tarakan, atau kita rujuk ke rs lain dan semua biaya yang terkait dengan pengobatan dan yang meninggal seluruhnya dicover pemprov," Tutupnya. (Asp)

Baca Artikel Asli