Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

1.344 Pasien COVID Masih Tinggal di RSD Wisma Atlet

Andika Pratama - Kamis, 20 Agustus 2020

MerahPutih.com - Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet masih merawat 1.344 pasien COVID-19 pada Kamis (20/8). Kepala Penerangan Komando Gabungan Wilayah Pertahanan I, Kolonel Marinir Aris Mudian mengatakan pasien baru bertambah 33 orang.

"Sebelumnya pasien yang dirawat inap 1.312 orang," kata Aris kepada wartawan di Jakarta, Kamis (20/8).

Baca Juga

BPOM Nyatakan Obat COVID-19 Unair Belum Valid karena Beberapa Penyebab

Pasien di RSD Wisma Atlet terdiri dari 742 pria dan 603 wanita. Pasien terkonfirmasi positif sebanyak 1.344 orang, sedangkan pasien suspek 1 orang.

Aris mengatakan, sejak dibuka 23 Maret 2020 hingga 20 Agustus 2020 pukul 08.00 WIB, jumlah kumulatif pasien Covid-19 terdaftar di RSD Wisma Atlet sebanyak 11.174 orang. Sementara yang keluar sebanyak 9.195 orang.

"Dari 9.195 pasien keluar di antaranya rujuk ke RS lain sebanyak 236 orang, pasien sembuh 9.195, meninggal 3 orang, dan tanpa izin satu orang," ucap Aris.

Sementara pasien rawat inap di RSKI Pulau Galang hari ini berkurang sebanyak 72 orang, dari semula 244 menjadi 172 orang. Pasien Terkonfirmasi positif 44 orang, dan pasien suspek 128 orang.

Wisma Atlet Kemayoran resmi difungsikan sebagai Rumah Sakit Darurat COVID-19 oleh Presiden Joko Widodo sejak 23 Maret 2020. Rumah sakit ini berkapasitas 12 ribu pasien.

Komando Gabungan Wilayah Pertahanan I ditunjuk pemerintah melalui Markas Besar TNI untuk mengoperasikan rumah sakit darurat yang baru pertama kali dioperasikan di Tanah Air itu.

Baca Juga

Virologi UGM Sebut Vaksin Sinovac Bukan Solusi Hentikan Pandemi

Komando Gabungan Wilayah Pertahanan I bertanggung jawab dalam operasionalisasi empat pusat perawatan dan penanggulangan COVID-19, yaitu RS Darurat Wisma Atlet (Jakarta), fasilitas serupa di Pulau Sebaru, Kepulauan Seribu (Jakarta) dan di Pulau Natuna (Kepulauan Riau), dan terkini adalah RS Khusus Infeksi Pulau Galang (Kepulauan Riau). (Knu)

Baca Artikel Asli