Wisata Indonesia

Tren Wisata Domestik dan Alam akan Jadi Tren di 2021

P Suryo RP Suryo R - Rabu, 25 November 2020
Tren Wisata Domestik dan Alam akan Jadi Tren di 2021

Wisata domestik masih menjadi primadona di tahun 2021. (Foto: MP/Rizki Fitrianto

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KEMENTERIAN Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/ Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/ Baparekraf) memprediksi tren wisata domestik dan wisata alam akan popular di tahun 2021.

Dari webinar yang bertajuk Outlook Pariwisata dan Ekonomi Kreatif 2021, Direktur Kajian Strategis Kemenparekraf, Wawan Rusiawan menjelaskan, pada 2021 masyarakat masih akan cenderung memilih destinasi wisata domestik dibandingkan wisata luar negeri. Pun masyarakat cenderung memilih wisata alam untuk destinasi wisata yang akan dituju.

Baca Juga:

Melalui Konten Digital, Kemenparekraf Promosikan Lima Destinasi Wisata

wisata
Kemenparekraf akan fokus dominan untuk membenahi destinasi wisata domestik, khususnya wisata alam (Foto: Kemenparekraf)

“Tren wisata dimasa COVID-19, yang dapat dikatakan masih berlangsung pada 2021, yang pertama adalah masyarakat masih memilih tujuan wisata domestik. Kemudian kita juga lihat wisata alam menjadi popular,” ungkap Wawan Rusiawan.

Wawan juga menjelaskan, Kemenparekraf akan memberikan fokus dominan untuk membenahi destinasi wisata domestik, terutama wisata alam. Karena ini yang akan menjadi tujuan utama di tahun 2021, hingga pascapandemi COVID-19.

“Kemenparekraf tentu harus memberikan fokus yang lebih dominan, yang bisa membenahi destinasi wisata alam yang akan menjadi primadona pascapandemi COVID-19. Kita, kedepan harus mencari berbagai cara baru agar pariwisata di Indonesia bisa lebih menarik dan berkembang,” ujar Wawan.

Dikutip dari laman resmi Kemenparekraf, Jumat (25/11), dimasa pandemik, prioritas wisatawan bergeser pada prioritas penerapan protokol kesehatan CHSE (Cleanliness, Health, Safety, dan Environmental Sustainability). Hal itu menjadi faktor penting dalam proses pengambilan keputusan dalam memilih destinasi yang akan dikunjungi para wisatawan.

Baca Juga:

Wisata Hutan Bambu Di Indonesia Tidak Kalah Dari Jepang

wisata
Kemenparekraf juga bekerjasama dengan kementerian dan lembaga terkait untuk verivikasi penerapan CHSE. (Foto: Kemenparekraf)

“Protokol kesehatan berbasis CHSE ini, menjadi sebuah hal yang penting bagi pemerintah ataupun masyarakat. Wisatawan akan selektif bagaimana memilih destinasi yang aman untuk dikunjungi,” jelas Wawan.

Lebih lanjut, Head of Strategic Partnership Traveloka Accomodation, Louis Alfonso mengungkapkan di masa pandemi COVID-19, wisatawan cenderung lebih mementingkan destinasi wisata yang sudah memenuhi standar protokol kesehatan. Hal ini berbanding dengan berbagai promo yang telah disediakan oleh para pelaku usaha parekraf.

“Masyarakat sangat mementingkan kebersihan dan kesehatan untuk berwisata di tengah pandemi COVID-19, diskon di nomor dua,” tegas Louis.

Louis juga mengatakan, dalam riwayat pencarian di Traveloka, terlihat adanya peningkatan animo masyarakat untuk berlibur, pada akhir tahun 2020 hingga awal 2021.

Sementara itu, Kepala Biro Komunikasi Kemenparekraf, Agustini Rahayu mengatakan, dalam melakukan sertifikasi dan verifikasi para pelaku parekraf untuk mengimplementasikan protokol kesehatan CHSE, Kemenparekraf juga bekerjasama dengan kementerian dan lembaga terkait. (Kna)

Baca juga:

Yuk, Kenali Wisata Edukasi Tanaman Aromatik Khas Indonesia

#Wisata #Objek Wisata #Wisata Alam #Travel #Traveling
Bagikan
Ditulis Oleh

P Suryo R

Stay stoned on your love

Berita Terkait

Indonesia
Spring Airlines Buka Rute Jakarta Shenzhen dan Guangzhou dari Bandara Soetta
Penambahan rute-rute internasional ini mencerminkan tingginya minat maskapai global untuk memperluas jaringan penerbangan menuju Indonesia melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 17 Juni 2026
Spring Airlines Buka Rute Jakarta Shenzhen dan Guangzhou dari Bandara Soetta
Fun
Pelanggan Kereta Panoramic Melonjak 62 Persen, Wisata Berbasis Pengalaman Kian Diminati
Kereta Panoramic mencatat lonjakan pelanggan lebih dari 62 persen berkat panorama alam jalur selatan Jawa.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 11 Juni 2026
Pelanggan Kereta Panoramic Melonjak 62 Persen, Wisata Berbasis Pengalaman Kian Diminati
Fun
Pilihan Asik Short Escape di PIK, Liburan Panjang Tetap Seru Tanpa Harus Keluar Jakarta
Kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) menawarkan banyak pilihan lokasi berlibur singkat tanpa harus bepergian terlalu jauh, tetapi tetap seru dan asik.
Wisnu Cipto - Kamis, 28 Mei 2026
Pilihan Asik Short Escape di PIK, Liburan Panjang Tetap Seru Tanpa Harus Keluar Jakarta
Travel
Liburan ke Pulau Dewata Pakai Bali All-Access Pass, Eksplorasi tanpa Batas dengan Layanan Concierge Pribadi
Bali All-Access Pass membuka akses ke lebih dari 50 destinasi unggulan dalam satu pengalaman yang terintegrasi.
Dwi Astarini - Rabu, 06 Mei 2026
Liburan ke Pulau Dewata Pakai Bali All-Access Pass, Eksplorasi tanpa Batas dengan Layanan Concierge Pribadi
Travel
BTS Datangkan Lebih Banyak Fulus untuk Korea Selatan, Bikin Pengeluaran Turis Melonjak 38 Kali Lipat
Wisatawan internasional yang datang untuk konser BTS pada Maret dan awal April tinggal lebih lama dan menghabiskan uang secara signifikan lebih besar.
Dwi Astarini - Jumat, 01 Mei 2026
BTS Datangkan Lebih Banyak Fulus untuk Korea Selatan, Bikin Pengeluaran Turis Melonjak 38 Kali Lipat
Berita Foto
Kolaborasi Hadirkan Tiket Green Perkuat Tren Sustainable Travel di Indonesia
Co-Founder & Chief Marketing Officer tiket.com, D Gaery Undarsa, dalam konferensi pers Tiket Green di Jakarta, Rabu (22/4/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 22 April 2026
Kolaborasi Hadirkan Tiket Green Perkuat Tren Sustainable Travel di Indonesia
Indonesia
Masuk Ancol Satu Mobil Beramai-Ramai Kena Harga Flat Rp 120 Ribu
Program promo ini berlaku untuk mobil pribadi nonkomersial, jadi cocok sekali buat pengunjung yang ingin datang beramai-ramai dalam satu kendaraan.
Dwi Astarini - Sabtu, 18 April 2026
Masuk Ancol Satu Mobil Beramai-Ramai Kena Harga Flat Rp 120 Ribu
Indonesia
Perjalanan Kereta Terpanjang di Indonesia KA Blambangan Ekspres makin Diminati, Jumlah Wisatawan ke Banyuwangi Capai 1 Juta Lebih dalam Setahun
Dengan jarak tempuh mencapai 1.031 kilometer, KA Blambangan Ekspres menjadi relasi kereta api terpanjang di Indonesia.
Dwi Astarini - Jumat, 17 April 2026
Perjalanan Kereta Terpanjang di Indonesia KA Blambangan Ekspres makin Diminati, Jumlah Wisatawan ke Banyuwangi Capai 1 Juta Lebih dalam Setahun
Indonesia
Batasi 1.000 Wisatawan Sehari, Taman Nasional Komodo: Banyak Wisata Lain di Flores
Balai Taman Nasional (BTN) Komodo mengimbau wisatawan untuk tidak hanya fokus ke kawasan Taman Nasional Komodo, yang kini menerapkan kuota kunjungan harian sebanyak 1.000 orang
Wisnu Cipto - Rabu, 15 April 2026
Batasi 1.000 Wisatawan Sehari, Taman Nasional Komodo: Banyak Wisata Lain di Flores
Indonesia
Wisata Hemat, Promo Ancol April - Mei 2026: Tiket Dufan Mulai Rp 170 Ribu
Ancol hadirkan promo paket hemat April-Mei 2026. Tiket Dufan mulai Rp170 ribu, lengkap dengan voucher makan. Cek harga Sea World hingga Atlantis.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 10 April 2026
Wisata Hemat, Promo Ancol April - Mei 2026: Tiket Dufan Mulai Rp 170 Ribu
Bagikan