Headline

Simak, Ini Jadwal Proses Penerimaan CPNS 2019

Eddy FloEddy Flo - Rabu, 25 September 2019
  Simak, Ini Jadwal Proses Penerimaan CPNS 2019

Deputi SDM Aparatur Kementerian PANRB, Setiawan Wangsaatmaja (kanan) Deputi Sistem Informasi Kepegawaian BKN, Suharmen (kiri) (MP/Teresa Ika)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Pemerintah akan melakukan penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2019 pada akhir Oktober 2019. Proses penerimaan CPNS kali ini lebih panjang dibandingkan dengan penerimaan sebelumnya.

Deputi SDM Aparatur Kementerian PANRB, Setiawan Wangsaatmaja menjelaskan tahapan proses seleksi sejak awal pendaftaran hingga pengumuman berlangsung selama tujuh bulan.

Baca Juga:

Lowongan CPNS Dibuka Oktober 2019, Ini Bocoran Kuota dan Komposisinya

"Proses awal mulai Oktober 2019 akhir sampai April 2020. Lebih panjang dari yang kemarin supaya bisa mendapatkan PNS yang berkualitas," kata Setiawan dalam rakornas badan kepegawaian negara di Yogyakarta, Rabu (25/9).

Pemaparan terkait formasi CPNS 2019 di Yogyakarta
Pemapartan terkait formasi CPNS 2019 di Yogyakarta (MP/Teresa Ika)

Ia menjelaskan tahapan pengumuman dimulai pada Oktober minggu ke empat hingga minggu awal November 2019. Tahapan dilanjutkan dengan pendaftaran CPNS di awal November 2019.

"Rekruitment dibuka awal November. Kurang lebih selama 15 hari. Itu waktu yang cukup untuk mengumpulkan berkas persyaratan administrasi," kata dia.

Proses berikutnya adalah pengumuman hasil seleksi administrasi yang berlangsung pada bulan Desember 2019. Kemudian dilanjutkan dengan masa sanggah dan pengumuman jadwal seleksi kompetensi dasar (SKD) di bulan Januari 2020.

Seleksi SKD akan dilakukan pada Februari 2020. Pengumuman hasil SKD akan berlangsung pada Maret 2020. Di bulan Maret akan dilakukan pula seleksi kompetensi bidang (SKB).

"Terakhir integrasi nilai SKD dan SKB serta pengumuman akan dilakukan pada April 2020," jelas dia.

Kepala Bidang SDM Kemen PANRB
Sekretaris Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN RB) Dwi Wahyu Atmaji. (MP/Teresa Ika)

Deputi Sistem Informasi Kepegawaian BKN, Suharmen menjelaskan proses dan alur rekrutmen kali ini sama dengan rekrutmen sebelumnya. Calon pelamar diminta mengumpulkan berkas administrasi melalui daring di website Sscn.BKN.go.Id.

"Setelah lolos seleksi administrasi, tahap berikutnya ikut seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dengan sistem computer assisted test (CAT)," jelas Suharmen.

Materi yang akan diujikan meliputi wawasan kebangsaan, intelegensi umum dan karakteristik pribadi. Jika lolos pasing grade maka pelamar akan mengikuti Seleksi Kompetisi Bidang (SKD).

Baca Juga:

Kemendikbud Janji Angkat 110.000 Guru Honorer Jadi PNS Tiap Tahun

Ia mengimbau kepada Pemda dan Pemprov untuk memperketat proses seleksi administrasi. Para pelamar yang latar belakang pendidikan tidak sesuai dengan syarat yang diminta tidak boleh diloloskan.

Dia menegaskan persiapan recruitment saat ini sudah mencapai 90 persen.

Kuota total rekrutmen CPNS Oktober mendatang sebanyak 197.111 orang. Terdiri dari CPNS Kementerian dan lembaga Pusat sebanyak 37.854 orang dan CPNS Daerah sebesar 159.257 orang.(*)

Berita ini ditulis berdasarkan laporan Teresa Ika, reporter dan kontributor merahputih.com untuk Yogyakarta dan sekitarnya.

Baca Juga:

Banyak Kasus Indisipliner, Wapres Jusuf Kalla Anggap PNS Tidak Bisa Kerja dari Rumah

#Penerimaan CPNS #Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) #Kementerian PANRB #PNS
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Kementerian PANRB: WFH ASN Tak Turunkan Kinerja, 95 Persen Layanan Publik Tetap Stabil
Kementerian PANRB menyebut kebijakan WFH ASN tidak menurunkan kinerja maupun kualitas pelayanan publik. Sebanyak 95 persen layanan tetap stabil dan digitalisasi pemerintahan semakin meningkat.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 10 Juni 2026
Kementerian PANRB: WFH ASN Tak Turunkan Kinerja, 95 Persen Layanan Publik Tetap Stabil
Indonesia
Bakom Klaim Transformasi Budaya Kerja ASN Hemat Rp 1,94 Triliun dalam Dua Bulan
Pemerintah mencatat penghematan Rp1,94 triliun dari kebijakan Transformasi Budaya Kerja ASN selama April-Mei 2026. Mayoritas berasal dari efisiensi perjalanan dinas.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 10 Juni 2026
Bakom Klaim Transformasi Budaya Kerja ASN Hemat Rp 1,94 Triliun dalam Dua Bulan
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Dikabarkan Mau Hapus Utang Pensiunan PNS
Presiden RI, Prabowo Subianto, dikabarkan mau menghapus utang pensiunan PNS. Lalu, apakah informasi ini benar?
Soffi Amira - Sabtu, 23 Mei 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Dikabarkan Mau Hapus Utang Pensiunan PNS
Indonesia
Kemendikdasmen Cari Sekolah Kelebihan Pengajar, Tutupi Kekurangan Formasi 498 Ribu Guru
Kemendikdasmen dan lembaga terkait juga sedang membahas mekanisme seleksi bagi ratusan ribu guru non-ASN tersebut yang sudah masuk sistem Dapodik.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 12 Mei 2026
Kemendikdasmen Cari Sekolah Kelebihan Pengajar, Tutupi Kekurangan Formasi 498 Ribu Guru
Indonesia
DPR Dorong Status Semua Guru Jadi PNS
Ke depan, harus ada satu status guru nasional, yaitu PNS. Tidak ada lagi guru PPPK maupun PPPK Paruh Waktu
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 11 Mei 2026
DPR Dorong Status Semua Guru Jadi PNS
Indonesia
ASN Diawasi Ketat Saat WFH, Menteri PANRB: Bukan Sekadar Absensi Fisik
Menteri PANRB menegaskan ASN tetap diawasi ketat saat WFH. Pengawasan berbasis sistem digital dan target kinerja, bukan hanya absensi.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 10 April 2026
ASN Diawasi Ketat Saat WFH, Menteri PANRB: Bukan Sekadar Absensi Fisik
Indonesia
ASN tak Jalankan WFH Tiap Jumat enggak bakal Disanksi, cuma Dikasi Peringatan
Humas KemenPAN-RB menjelaskan sejauh ini tidak ada aturan soal sanksi bagi instansi pusat atau daerah yang tidak mematuhi ketentuan dalam SE.
Dwi Astarini - Rabu, 08 April 2026
ASN tak Jalankan WFH Tiap Jumat enggak bakal Disanksi, cuma Dikasi Peringatan
Indonesia
THR ASN 2026 Mulai Cair, Pemerintah Siapkan Anggaran Rp 55 Triliun
Pemerintah mulai mencairkan THR ASN 2026 sejak 26 Februari. Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut total anggaran mencapai Rp55 triliun.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 03 Maret 2026
THR ASN 2026 Mulai Cair, Pemerintah Siapkan Anggaran Rp 55 Triliun
Indonesia
DPR Usulkan Gaji Tunggal Bagi ASN, Hilangkan Disparitas Penghasilan
Kebijakan ini berpotensi meningkatkan kesejahteraan dan kepuasan kerja ASN, karena sistem yang lebih adil akan menumbuhkan loyalitas dan semangat kerja.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 30 Oktober 2025
DPR Usulkan Gaji Tunggal Bagi ASN, Hilangkan Disparitas Penghasilan
Indonesia
Usulan PPPK Diangkat Jadi PNS Dapat Dukungan dari DPR: Demi Kesejahteraan dan Karier yang Pasti
Anggota Komisi II DPR RI Ali Ahmad dukung usulan PPPK diangkat jadi PNS, dinilai beri kepastian, kesejahteraan, dan karier yang lebih baik.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 29 Oktober 2025
Usulan PPPK Diangkat Jadi PNS Dapat Dukungan dari DPR: Demi Kesejahteraan dan Karier yang Pasti
Bagikan