Puluhan Komunitas di Yogyakarta Sumbang APD Untuk Tim Medis

Zulfikar SyZulfikar Sy - Jumat, 17 April 2020
Puluhan Komunitas di Yogyakarta Sumbang APD Untuk Tim Medis

Komunitas Motor Besar Club (MBC) Yogyakarta menyumbangkan ratusan APD untuk tim medis. (Foto: MP/Teresa Ika)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Gerakan sosial saling membantu mengatasi wabah COVID-19 bermunculan di Yogyakarta . Berbagai komunitas ramai-ramai menyumbangkan alat pelindung diri (APD), hand sanitizer, dan masker untuk para tenaga medis.

Salah satunya adalah komunitas Motor Besar Club (MBC) Yogyakarta. Para anggota MBC menyumbangkan sejumlah APD pada Pemerintah Kabupaten Sleman.

Baca Juga:

Rawan Terpapar Corona, Petugas TPST Bantargebang Diberi APD

Ketua MBC JOGJ Adi Setiabudi menjelaskan, kegiatan sosial ini dilakukan untuk mendukung para tenaga medis dalam menghadapi wabah corona.

"Kami sumbang 230 baju coverall, 200 face shield, 6 boks masker kain, 400 bundling hand sanitizer dan ratusan vitamin C," jelas Adi di Kantor Dinas Bupati Sleman, Jumat (17/04).

Pihaknya akan terus melakukan gerakan sosial dengan berbagai macam bentuk seperti memberi sembako atau makan gratis pada pedagang kecil atau tukang becak dan ojek online.

Komunitas PFI menyumbangkan sembako gratis pada warga kurang mampu. (Foto: MP/Teresa Ika)
Komunitas PFI menyumbangkan sembako gratis pada warga kurang mampu. (Foto: MP/Teresa Ika)

Bupati Sleman Sri Purnomo mengatakan, gerakan sosial dari komunitas masyarakat amat dibutuhkan untuk bersama-sama melewati masa pandemi ini. Seluruh sumbangan yang didapat akan segera di sebar ke seluruh rumah sakit dan puskesmas rujukan corona.

Sementara itu, Pewarta Foto Indonesia (PFI) Yogyakarta juga turut melakukan aksi kemanusiaan bertajuk sejuta masker dan sembako bagi warga Yogyakarta.

Baca Juga:

PSI Minta Pemprov DKI Buka Kanal Aduan Bantuan Sembako

Ketua PFI Yogyakarta Oka Hamied mengatakan, pihaknya menggalang dana dari donatur untuk pembagian sembako dan masker gratis kepada tukang becak, kusir andong, lansia dan sejumlah orang yang membutuhkan.

"Sembako yang dibagikan terdiri dari beras, gula, mie instan, minyak goreng dan masker kain. Pembagian sembako dilakukan melalui dua cara yaitu door to door dan secara langsung di sejumlah jalan di Yogyakarta," ujarnya. (Teresa Ika)

Baca Juga:

Polri Ancam Penolak Pemakaman Jenazah COVID-19 Pidana 1 Tahun Bui

#Virus Corona #Yogyakarta
Bagikan
Ditulis Oleh

Zulfikar Sy

Tukang sihir

Berita Terkait

Indonesia
Imbas Gangguan Stasiun Pasar Senen, KA Tujuan Yogyakarta Tiba Telat Hampir 2 Jam
Gangguan terjadi setelah lokomotif KA Jaka Tingkir dan rangkaian KA Serayu mengalami masalah di jalur emplasemen Pasar Senen,
Wisnu Cipto - Jumat, 22 Mei 2026
Imbas Gangguan Stasiun Pasar Senen, KA Tujuan Yogyakarta Tiba Telat Hampir 2 Jam
Tradisi
Makna Tradisi Grebeg Gunungan Idul Adha di Yogyakarta, Simbol Syukur dan Berkah
Tradisi Grebeg Gunungan Idul Adha di Yogyakarta menjadi simbol syukur, berbagi rezeki, dan perpaduan budaya Jawa dengan ajaran Islam yang terus lestari hingga kini.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 13 Mei 2026
Makna Tradisi Grebeg Gunungan Idul Adha di Yogyakarta, Simbol Syukur dan Berkah
Fun
Rekomendasi Wisata Religi di Jogja saat Long Weekend Kenaikan Yesus Kristus Mei 2026
Berikut rekomendasi wisata religi di Yogyakarta untuk libur panjang Kenaikan Yesus Kristus 2026, mulai dari Gua Maria Sendangsono hingga Gereja Ganjuran.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 12 Mei 2026
Rekomendasi Wisata Religi di Jogja saat Long Weekend Kenaikan Yesus Kristus Mei 2026
Indonesia
DPR Desak Pemerintah Audit Seluruh Daycare Pasca Tragedi Memilukan di Little Aresha Yogyakarta
Maman menilai fenomena ini merupakan pengkhianatan terhadap kepercayaan orang tua yang menitipkan buah hati mereka
Angga Yudha Pratama - Rabu, 29 April 2026
DPR Desak Pemerintah Audit Seluruh Daycare Pasca Tragedi Memilukan di Little Aresha Yogyakarta
Indonesia
DPR Desak Pemulihan Hak Bayi yang Jadi Korban Kekerasan Daycare Little Aresha Yogyakarta
Secara aturan, kasus ini memenuhi syarat untuk restitusi karena korbannya bayi
Angga Yudha Pratama - Selasa, 28 April 2026
DPR Desak Pemulihan Hak Bayi yang Jadi Korban Kekerasan Daycare Little Aresha Yogyakarta
Indonesia
Daycare Little Aresha Tak Berizin Siksa Puluhan Anak, Komisi III DPR RI Pemilik Yayasan Segera Dipecat
Sahroni mendesak Komisi Yudisial (KY) dan Mahkamah Agung (MA) untuk mengambil langkah tegas berupa pemecatan
Angga Yudha Pratama - Senin, 27 April 2026
Daycare Little Aresha Tak Berizin Siksa Puluhan Anak, Komisi III DPR RI Pemilik Yayasan Segera Dipecat
ShowBiz
Record Store Day Yogyakarta 2026 Digelar 25–26 April, 71 Lapak Siap Meriahkan XT Square
Record Store Day Yogyakarta 2026 digelar 25–26 April di XT Square. Hadirkan 71 lapak vinyl, kaset, dan CD serta program kreatif kolaboratif.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 April 2026
Record Store Day Yogyakarta 2026 Digelar 25–26 April, 71 Lapak Siap Meriahkan XT Square
Indonesia
Wilayah Yogyakarta Masuki Fase Krusial Potensi Gempa Megathrust, IABI: Ini Bukan untuk Menakut-nakuti
Selain ancaman laut, para ahli mengidentifikasi kompleksitas Sesar Opak yang memicu gempa darat 2006
Angga Yudha Pratama - Kamis, 16 April 2026
Wilayah Yogyakarta Masuki Fase Krusial Potensi Gempa Megathrust, IABI: Ini Bukan untuk Menakut-nakuti
Indonesia
PT KAI Siapkan Perjalanan Pagi dan Sore Dari Jakarta ke Yogyakarta
Untuk relasi Gambir–Yogyakarta, tersedia KA tambahan kelas eksekutif dengan jadwal keberangkatan pukul 05.15 WIB dan tiba di Yogyakarta pukul 13.11 WIB, serta keberangkatan pukul 17.15 WIB dan tiba pukul 00.43 WIB.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 14 April 2026
PT KAI Siapkan Perjalanan Pagi dan Sore Dari Jakarta ke Yogyakarta
Indonesia
Ancaman Perubahan Cuaca Mendadak Intai DIY, BMKG Imbau Kurangi Aktivitas Siang Hari
Masyarakat Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) diimbau untuk mewaspadai ancaman perubahan cuaca mendadak dalam beberapa hari ke depan.
Wisnu Cipto - Kamis, 09 April 2026
Ancaman Perubahan Cuaca Mendadak Intai DIY, BMKG Imbau Kurangi Aktivitas Siang Hari
Bagikan