Peti Mati Anggota Keluarga Kerajaan Inggris Berlapis Timah, Ada Alasannya

P Suryo RP Suryo R - Kamis, 15 April 2021
Peti Mati Anggota Keluarga Kerajaan Inggris Berlapis Timah, Ada Alasannya

Peti mati berlapis timah memperlambat pembusukan. (Foto: Pixabay/carolynabooth)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MANGKATNYA Pangeran Philip tentu menimbulkan duka mendalam bagi keluarga besar. Meskipun begitu, aturan dan tradisi tetap berjalan, bahkan dalam hal kematian dan pemakaman.

Keluarga ternama ini memang terkenal memegang teguh segudang tradisi yang harus ditaati. Seperti misalnya tidak ada makanan kerang, tak ada keberpihakan, serta dilarang main monopoli.

Baca Juga:

Pemakaman Pangeran Philips, Kereta Jenazah, Peti Mati dan Rekonsialisasi Keluarga

peti mati
Penggunaan timah bertujuan untuk menutup rapat peti agar memperlambat proses pembusukan. (Foto: Pixabay/Ippicture)

Masalah penguburan juga jadi satu hal yang tidak terlewat. Bahkan pemakaman monarki Inggris direncanakan dengan baik karena begitu banyak detail yang harus dipatuhi. Salah satu yang menarik adalah mengenai peti matinya. Ternyata bangsawan Inggris biasanya dimakamkan di peti mati berlapis timah. Apa alasannya?

Mengutip laman Grunge, banyak yang mengaitkannya dengan tradisi kerajaan yang memang susah menolak perubahan. Semuanya sudah jadi aturan tak tertulis untuk menjadi panduan bagaimana hal-hal harus dilakukan. Akan tetapi, selain masalah tradisi, ternyata penggunaan timah memiliki alasan praktis.

Pertama, peti mati berlapis timah ternyata lebih aman untuk lingkungan. Namun aspek yang lebih penting adalah untuk pelestarian tubuh. Peti mati berlapis timah menutup segala jenis kelembapan dan udara. Lingkungan yang kering membuat jenazah membutuhkan waktu lebih lama untuk membusuk.

Baca Juga:

Mengenang Mendiang Pangeran Philip, Duke of Edinburgh

peti mati
Tradisi peti mati berlapis timah sudah jadi kebiasaan keluarga kerajaan Inggris. (Foto: Pixabay/Jazella)

Kemudian sama halnya seperti tidak ada udara yang bisa masuk, tidak ada juga yang bisa dikeluarkan. Sehingga tak ada bau yang dikeluarkan selama proses pembusukan. Pertanyaannya, mengapa keluarga kerajaan Inggris perlu memperhatikan hal tersebut?

Ternyata dalam beberapa kasus, mereka mungkin memindahkan peti mati ke tempat lain. Ini yang terjadi pada Putri Alice, ibu Pangeran Philip. Jadi tentunya mereka tidak menginginkan bau busuk keluar dari peti mati.

Mengutip Daily Mail UK, Pangeran Philip dilaporkan akan dibaringkan dalam peti mati kayu ek berlapis timah yang khusus dibuat untuknya lebih dari 30 tahun lalu. Kabarnya, peti mati sang pangeran dan Ratu Elizabeth II sama.

Ini dilakukan untuk menjaga kelebambapan jenazahnya dan menjaga tubuhnya agar tidak membusuk lebih cepat. Apalagi kabarnya mayat Pangeran Philip akan diletakkan di Royal Vault sebelum nantinya dikubur bersama Ratu di kapel Frogmore Gardens. (sam)

Baca Juga:

4 Alasan Pangeran Harry dan Meghan Markle Meninggalkan Kerajaan Inggris

#Peti Mati #Inggris
Bagikan
Ditulis Oleh

Samantha Samsuddin

Be the one who brings happiness

Berita Terkait

Olahraga
Jude Bellingham Pecahkan Rekor Pemain Termuda Eropa di Empat Turnamen Besar, Lewati Saka Hingga Cristiano Ronaldo
Catatan fantastis ini sekaligus menumbangkan rekor milik bintang Jerman, Jamal Musiala
Angga Yudha Pratama - Kamis, 18 Juni 2026
Jude Bellingham Pecahkan Rekor Pemain Termuda Eropa di Empat Turnamen Besar, Lewati Saka Hingga Cristiano Ronaldo
Olahraga
Superkomputer Prediksi Inggris Menang, Tapi Jangan Pernah Remehkan Krosia si Pembunuh Raksasa
Superkomputer Opta memprediksi Inggris menang tipis atas Kroasia di laga pembuka Grup L Piala Dunia 2026. Harry Kane jadi sorotan, Kroasia tetap berbahaya dengan DNA turnamen.
Wisnu Cipto - Rabu, 17 Juni 2026
Superkomputer Prediksi Inggris Menang, Tapi Jangan Pernah Remehkan Krosia si Pembunuh Raksasa
Olahraga
Prediksi Inggris vs Kroasia: Laga Pembuktian Siapa Raja di Grup L
Laga ini bukan sekadar perebutan tiga poin, tetapi juga ujian awal bagi Inggris dan Kroasia untuk membuktikan kapasitas mereka sebagai kandidat juara Grup L.
Wisnu Cipto - Rabu, 17 Juni 2026
Prediksi Inggris vs Kroasia: Laga Pembuktian Siapa Raja di Grup L
Olahraga
Inggris vs Kroasia: Catatan Sejarah, Head to Head dan Prakiraan Formasi
Pertemuan terakhir kedua negara pada ajang Piala Dunia 2018 melahirkan laga klasik penuh drama
Angga Yudha Pratama - Rabu, 17 Juni 2026
Inggris vs Kroasia: Catatan Sejarah, Head to Head dan Prakiraan Formasi
Olahraga
Jadwal Piala Dunia 2026 15-18 Juni: Argentina, Prancis, Inggris hingga Portugal Siap Tampil
Jadwal Piala Dunia 2026 15, 16, 17, dan 18 Juni 2026 lengkap. Simak laga Argentina, Prancis, Inggris, Portugal, Spanyol hingga Belgia beserta jadwal siaran langsung
ImanK - Senin, 15 Juni 2026
Jadwal Piala Dunia 2026 15-18 Juni: Argentina, Prancis, Inggris hingga Portugal Siap Tampil
Olahraga
Inggris vs Costa Rica: Prediksi Skor, Head to Head, dan Susunan Pemain Terbaru
Inggris menghadapi Costa Rica dalam laga uji coba terakhir sebelum Piala Dunia 2026. Simak prediksi skor, head to head, dan susunan pemain terbaru.
ImanK - Rabu, 10 Juni 2026
Inggris vs Costa Rica: Prediksi Skor, Head to Head, dan Susunan Pemain Terbaru
Olahraga
Delapan Negara Penguasa Takhta Piala Dunia Sejak Kompetisi Pertama 1930
Koleksi trofi emas menjadi bukti sahih dominasi kekuatan sepak bola Amerika Latin dan Eropa Barat
Angga Yudha Pratama - Rabu, 03 Juni 2026
Delapan Negara Penguasa Takhta Piala Dunia Sejak Kompetisi Pertama 1930
Indonesia
Inggris Kirim Kapal Perang, Penyapu Ranjau Tanpa Awak dan Jet Tempur ke Selat Hormuz
Pemerintah Inggris mengumumkan alokasi anggaran sebesar 115 juta pound sterling atau sekitar Rp 2,7 triliun untuk pengadaan peralatan pesawat nirawak.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 13 Mei 2026
Inggris Kirim Kapal Perang, Penyapu Ranjau Tanpa Awak dan Jet Tempur ke Selat Hormuz
Dunia
Inggris Berani Pajaki Perusahaan AS, Trump Siapkan Pembalasan Ekonomi
Ancaman ini muncul tepat menjelang kunjungan kenegaraan Raja Charles III ke Amerika Serikat pada pekan depan
Angga Yudha Pratama - Jumat, 24 April 2026
Inggris Berani Pajaki Perusahaan AS, Trump Siapkan Pembalasan Ekonomi
Dunia
Inggris Larang Penjualan Rokok kepada Orang Kelahiran 2008, Bikin Generasi Pertama tanpa Tembakau
Rancangan Undang-Undang Tembakau dan Vape bertujuan mencegah siapa pun yang lahir setelah 1 Januari 2009, yang kini berusia 17 tahun, untuk mulai merokok.
Dwi Astarini - Rabu, 22 April 2026
 Inggris Larang Penjualan Rokok kepada Orang Kelahiran 2008, Bikin Generasi Pertama tanpa Tembakau
Bagikan