Wisata Indonesia

Menelusuri The Great Asia Africa Bersama Travel Trip, Sensasi 7 Negara di Lembang

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Senin, 27 Juli 2020
Menelusuri The Great Asia Africa Bersama Travel Trip, Sensasi 7 Negara di Lembang

The Great Asia Africa tawarkan pengalaman berada di tujuh negara (Foto: MP/Ikhsan Digdo)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

PAPAN penunjuk jalan itu sungguh mencuri perhatian. 'Belok kanan ke Korea Selatan dan Thailand', begitu arahan penunjuk jalan tersebut untuk pengunjung tempat wisata ini.

Mungkin tidak sih? Tinggal belok kanan kamu langsung sampai ke dua negara dalam sekejap. Padahal kamu ada di Indonesia.

Baca juga:

Menjelajah Wisata Kawah Putih di Era New Normal Bersama Travel Trip

Hal itu bisa terjadi kok. Tempat Wisata The Great Asia Africa di Lembang, Bandung menawarkan kamu pengalaman tersebut.

Tempat wisata yang berdiri sejak November 2019 ini mengajak kamu merasakan sensasi berada di tujuh negara, Thailand, Korea Selatan, Jepang, India, Timur Tengah, Afrika, dan Indonesia.

Penunjuk jalan untuk pengunjung (Foto: MP/Ikhsan Digdo)

Merahputih.com bersama Agen perjalanan Travel Trip mengunjungi kawasan seluas 5 hektare ini beberapa waktu lalu. Travel Trip membuka kembali paket wisata open trip setelah vakum empat bulan karena pandemi. Puluhan peserta ikut dalam open trip ke Lembang ini.

Peserta open trip wajib menerapkan prosedur kesehatan COVID-19 semisal mengenakan masker dan membawa hand sanitizer. Bus wisata peserta juga disemprot desinfektan sebelum keberangkatan. "Ini (ke Lembang) open trip ke-6 kami di era new normal," ungkap Owner Travel Trip, Ryan Adinoer Pratama.

Pihak pengelola The Great Asia Africa ikut menerapkan prosedur kesehatan COVID-19. Sebelum masuk area wisata, pengunjung wajib mengenakan masker dan melewati bilik penyemprotan desinfektan.

"Pengunjung kami batasi 30 persen. kami juga membagikan face shield sebelum masuk," ungkap Noviana Firdiyanti, Manajer operasional The Great Asia Africa kepada merahputih.com.

Konsep wisata di jalan Raya Lembang No.71, Bandung ini membuat kamu menemukan tujuh miniatur negara dengan menelusuri jalan menurun. Tak jauh dari pintu masuk, miniatur pertama yang akan kamu temui ialah Korea Selatan dan ikon Thailand.

Kamu akan menelusuri jalan yang cukup panjang (Foto: MP/Ikhsan Digdo)

Gemercik air dari air mancur ala negara Ginseng itu akan menyambut kamu. Bahkan, pengunjung perempuan bisa menjajal jadi perempuan Korea Selatan untuk sesaat. Cukup sewa pakaian tradisional Korea Selatan, Hanbok.

Tentu saja buat kamu yang doyan eksis di Instagram, sambil mengenakan hanbok dan latar belakang miniatur desa di Korea Selatan, akan jadi spot foto nan instagragamable. "Ada 15 hanbok yang kami sewakan," ungkap petugas miniatur Korea Selatan The Great Asia Africa.

Baca juga:

Apa Sih Bedanya Open Trip dan Private Trip?

Di area miniatur Korea Selatan ini ada tangga menuju ke bawah. Aroma sayuran khas Korea, kimchi akan menguar di udara di ruangan bawah tangga ini. Ruangan ini berupa museum kecil memamerkan aneka jenis kimchi. Mulai dari nabak kimchi, chonggak kimchi, hingga gat kimchi.

Menghirup aroma kimchi tersebut benar-benar menggugah selera. Tenang, tepat di luar ruangan ini, sebuah kedai kecil menjual kimchi lezat itu. Sebaiknya kamu membeli seporsi kimchi yang dikemas dalam box kecil di kedai ini. Sambil menikmati kimchi, menelusuri area miniatur lainnya tentu akan terasa lebih berkesan.

Kedai Kimchi (Foto: MP/Ikhsan Digdo)

Jarak menuju miniatur negara lainnya memang cukup jauh. Kamu yang suka mager, mungkin kaki akan terasa pegal. Namun, percaya deh, udara sejuk Lembang amat melenakan. Walau cukup melelahkan, usaha kamu menuruni jalan ini akan terbayar dengan keindahan miniatur negara lainnya.

Misalnya di tengah jalan menurun ini, kamu akan menemukan miniatur Timur Tengah yang tak kalah instagramable. Konsep miniatur Timur Tengah tak jauh beda dengan Korea Selatan. Kamu dapat menyewa pakaian khas Timur Tengah.

Biar foto kamu lebih menarik, gunakan jasa photo studio di area miniatur ini. Dengan nuansa ala timur tengah, berfoto bersama pasangan sambil mengenakan pakaian khasnya, bak Aladdin dan Jasmine di film Aladdin.

Masih belum puas mengunjungi Korea Selatan dan Timur Tengah? Telusuri lagi jalan menuju ke bawah. Sekiranya beberapa meter ke bawah, kamu akan langsung disambut miniatur kota Kyoto, Jepang. Oh iya, sebelum sampai di Miniatur Jepang ini kamu juga akan menemukan miniatur Indonesia yang berkonsep wilayah Jawa Barat.

Miniatur Jepang bisa dibilang paling seru. Area ini menghadirkan beberapa macam hiburan sederhana tapi menenangkan pikiran. Ada kolam ikan serupa perairan di desa Jepang yang akan membuat si kecil senang. Si kecil boleh memberi makan ikan di kolam ini. Makanan ikan dijual dekat pinggir kolam.

Miniatur Jepang (Foto: MP/Ikhsan Digdo)

Kamu tentu merasa lelah untuk sampai di sini. Pas banget nih, miniatur Jepang menyediakan spa ikan untuk memulihkan kaki kamu yang pegal karena menelusuri jalan tadi. "Terapinya selama 10 menit, bisa tambah lagi kalau masih kurang," ungkap petugas spa ikan ini.

Miniatur Jepang fokus dengan desa di Kyoto. Kamu akan menemukan pula sebuah sungai dan rumah tradisional Jepang. Kamu wajib banget menyewa kimono atau yukata untuk memaksimalkan pengalaman berada di Jepang.

Miniatur India (Foto: MP/Ikhsan Digdo)

Dua miniatur lainnya, India dan Afrika berlokasi tak jauh dari miniatur Jepang. Miniatur India turut menyediakan pakaian tradisional India untuk disewa. Jika perut terasa lapar, di sini kamu bisa menyantap makanan khas India, roti cane.

Miniatur Afrika lebih menekankan konsep alam. Ada taman bunga dan kebun binatang kecil di miniatur Afrika. Mampir dulu ke kedai minuman di minatur ini. Pesan es jeruk atau kelapa untuk mengusir rasa haus.

Taman bunga di miniatur Afrika (Foto: MP/Ikhsan Digdo)

Tenang, tidak perlu panik dulu karena takut lelah menanjak ke pintu masuk lagi. Di tengah jalan menurun tadi disediakan lift kok. Kapasitas lift hanya enam orang demi menjaga sosial distancing. "Tadinya bisa 12 orang sebelum pandemi," ujar petugas lift itu.

Bagaimana, seru kan berwisata di The Great Asia Africa? Oh iya, beberapa bulan ke depan akan ada satu miniatur lagi untuk meramaikan hiburan di kawasan wisata ini. "Kami sedang mengerjakan miniatur Mesir," tukas Novi. (ikh)

Baca juga:

New Normal, Liburan ke Rancaupas Tetap Seru dan Instagramable

#Wisata Indonesia #Bandung #Wisata Bandung #Tempat Wisata Bandung
Bagikan
Ditulis Oleh

Ikhsan Aryo Digdo

Learner.

Berita Terkait

Indonesia
Kasus Dugaan Korupsi Wakil Dihentikan, Wali Kota Bandung: Terpenting Adanya Kepastian Hukum
Pemkot Bandung sejak awal berkomitmen menghormati seluruh proses hukum yang berjalan serta memastikan roda pemerintahan
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 04 Juni 2026
Kasus Dugaan Korupsi Wakil Dihentikan, Wali Kota Bandung: Terpenting Adanya Kepastian Hukum
Lifestyle
Komunitas Nasi Berkah Mbak Noy Konsisten Bagikan Makanan bagi yang Membutuhkan Selama 1 Dekade
Setiap pekan, komunitas ini menyalurkan sedikitnya 300 porsi makanan.
Dwi Astarini - Selasa, 26 Mei 2026
Komunitas Nasi Berkah Mbak Noy Konsisten Bagikan Makanan bagi yang Membutuhkan Selama 1 Dekade
Indonesia
91 Ribu Penumpang KA Jarak Jauh Serbu Bandung Saat Libur Panjang
Libur panjang Kenaikan Yesus Kristus 2026 membuat Bandung diserbu wisatawan. KAI mencatat 91 ribu penumpang KA Jarak Jauh, 208 ribu KA Lokal, dan 75 ribu Whoosh.
Wisnu Cipto - Minggu, 17 Mei 2026
91 Ribu Penumpang KA Jarak Jauh Serbu Bandung Saat Libur Panjang
Indonesia
Kerusuhan May Day di Bandung, Polisi Tetapkan 6 Tersangka
Polda Jabar menetapkan enam tersangka kerusuhan May Day di Bandung. Mayoritas pelajar, terbukti lakukan pembakaran dan perusakan fasilitas publik di Tamansari.
Wisnu Cipto - Sabtu, 02 Mei 2026
Kerusuhan May Day di Bandung, Polisi Tetapkan 6 Tersangka
Indonesia
Perusakan Pos Polisi Tamansari, Bandung, saat May Day, Polda Jabar Tangkap Pelaku dan akan Diproses secara Hukum
Aksi perusakan tersebut meliputi pembakaran banner, perusakan lampu lalu lintas, fasilitas CCTV milik pemerintah, videotron hingga pos polisi di kawasan Tamansari, Kota Bandung.
Dwi Astarini - Jumat, 01 Mei 2026
Perusakan Pos Polisi Tamansari, Bandung, saat May Day, Polda Jabar Tangkap Pelaku dan akan Diproses secara Hukum
Indonesia
May Day Diwarnai Kerusuhan, Pos Polisi Taman Cikapayang, Bandung, Dibakar
Akibat aksi itu, tiga kaca pecah diduga dilempar menggunakan batu berukuran besar.
Dwi Astarini - Jumat, 01 Mei 2026
May Day Diwarnai Kerusuhan, Pos Polisi Taman Cikapayang, Bandung, Dibakar
Indonesia
PT KA Buka Rute Baru Dengan Panjang 1.002 Kilometer Ketapang ke Bandung
KA Sangkuriang dari Banyuwangi akan menempuh jarak mencapai 1.002 kilometer dan melintasi Jember, Lumajang, Surabaya, Solo, Yogyakarta, Ciamis, Tasikmalaya hingga tujuan akhir Bandung.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 21 April 2026
 PT KA Buka Rute Baru Dengan Panjang 1.002 Kilometer Ketapang ke Bandung
Indonesia
Bayi Nyaris Tertukar di RSHS Bandung, Komisi IX DPR Desak Audit Sistem Keamanan Pasien
Keamanan dan keselamatan pasien merupakan prioritas mutlak yang tidak boleh dikompromikan kelalaian sekecil apa pun.
Dwi Astarini - Rabu, 15 April 2026
Bayi Nyaris Tertukar di RSHS Bandung, Komisi IX DPR Desak Audit Sistem Keamanan Pasien
Indonesia
Kawasan Bantaran Rel di Kiaracondong Bandung bakal Disulap Jadi ‘Apartemen’, Dialokasikan bagi Rakyat Berpenghasilan Rendah
Aset KAI di Bandung direncanakan akan dikembangkan menjadi kawasan hunian vertikal terintegrasi khusus bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).
Dwi Astarini - Selasa, 07 April 2026
Kawasan Bantaran Rel di Kiaracondong Bandung bakal Disulap Jadi ‘Apartemen’, Dialokasikan bagi Rakyat Berpenghasilan Rendah
Indonesia
Warga Bandung Diminta Mewaspadai Hujan Lebat Tiba-tiba Disertai Petir dan Angin Kencang, Diawali Cuaca Panas Bikin Gerah
Hal ini seperti disampaikan Kepala Stasiun Geofisika Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Geofisika Kelas 1 Bandung, Teguh Rahayu.
Frengky Aruan - Senin, 06 April 2026
Warga Bandung Diminta Mewaspadai Hujan Lebat Tiba-tiba Disertai Petir dan Angin Kencang, Diawali Cuaca Panas Bikin Gerah
Bagikan