Jelang Larangan Mudik, KAI Belum Tambah Frekuensi Perjalanan

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Minggu, 02 Mei 2021
Jelang Larangan Mudik, KAI Belum Tambah Frekuensi Perjalanan

Kereta Api. (Foto: Antara)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Jelang larangan mudik pada 6 hingga 17 Mei 2021 keberangkatan Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ) dari area Daop 1 Jakarta terpantau kondusif.

Pada masa pengetatan, untuk perjalanan sampai 5 Mei dan 18 hingga 24 Mei 2021, seluruh calon pengguna wajib memiliki surat keterangan pemeriksaan COVID-19 hasil negatif dengan masa berlaku 1x24 jam.

Baca Juga:

Larangan Mudik, PT KAI Hanya Operasikan KA Prioritas

"Pengguna dapat memilih salah satu jenis pemeriksaan yakni PCR, GeNose Tes atau Rapid Antigen," kata Kahumas PT KAI Daop 1 Jakarta, Eva Chairunisa saat dikonfirmasi, Sabtu (1/5).

Sementara terkait detail operasional perjalanan kereta api di masa larangan mudik tanggal 6 hingga 17 Mei 2021 akan diinformasikan selanjutnya. Saat ini detail operasional kereta api jarak jauh pada masa larangan mudik masih dalam pembahasan bersama.

"PT KAI akan selalu mendukung seluruh langkah pemerintah dalam upaya penanganan COVID- 19. Hingga kini tiket perjalanan untuk tanggal 6 hingga 17 Mei 2021 belum dijual atau belum dapat dilakukan pemesanan," ujarnya.

Eva mengatakan, sejak pekan lalu hingga hari ini jumlah perjalanan pada masa pandemi tidak mengalami penambahan. Operasional kereta api jarak jauh dari wilayah Daop 1 Jakarta untuk akhir pekan ini berkisar antara 17-20 perjalanan per Stasiun Keberangkatan seperti Stasiun Gambir atau Pasar Senen.

Perjalanan KAI. (Foto: Antara)
Perjalanan KAI. (Foto: Antara)

"Jumlah tersebut rata sama dengan pekan sebelumnya. Adapun untuk penerapan prokes, pembatasan volume penumpang dengan kuota maksimal 70 persen juga diberlakukan untuk seluruh rangkaian yang berangkat," jelas dia.

Pada hari ini, Stasiun Pasar Senen terdapat 19 kereta api yang berangkat dengan ketersediaan tempat duduk sekitar 9400. Dari jumlah ketersediaan tempat duduk tersebut sekitar 6000 di antaranya telah dipesan.

Sementara dari Stasiun Gambir terdapat 16 kereta api yang berangkat dengan ketersediaan tempat duduk sebanyak 5100 dan sekitar 2.300 di antaranya telah dipesan. (Pon)

Baca Juga:

Swab Antigen Pakai Alat Bekas di Bandara Kualanamu Diduga Sejak Desember 2020

#Mudik #Larangan Mudik #Lebaran #PT KAI #Kereta Api
Bagikan
Ditulis Oleh

Ponco Sulaksono

Berita Terkait

Indonesia
2 Kereta Tabrakan di Inggris, Korban Capai 80 Orang
Dilaporkan satu orang meninggal dunia dan beberapa orang lainnya terluka setelah dua kereta api bertabrakan di dekat Kota Bedford.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 20 Juni 2026
2 Kereta Tabrakan di Inggris, Korban Capai 80 Orang
Indonesia
Hari Ini PT KAI Berlakukan Diskon 30 Persen Sepanjang Libur Sekolah
Volume tertinggi tercatat di Pasar Senen sebanyak 59.024 pelanggan, Yogyakarta 35.362 pelanggan, Lempuyangan 19.430 pelanggan, Bekasi 18.974 pelanggan, dan Semarang Tawang Bank Jateng 17.338 pelanggan.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 20 Juni 2026
Hari Ini PT KAI Berlakukan Diskon 30 Persen Sepanjang Libur Sekolah
Indonesia
Stasiun Gambir Diperluas, Terkoneksi KRL, LRT hingga Kereta Cepat Whoosh
Renovasi ini bertujuan membangun konektivitas antarmoda transportasi di Jakarta.
Dwi Astarini - Kamis, 18 Juni 2026
Stasiun Gambir Diperluas, Terkoneksi KRL, LRT hingga Kereta Cepat Whoosh
Indonesia
Jumlah Penumpang KA Jarak Jauh dan Lokal Capai 24 Juta Penumpang
Pertumbuhan di Sumatra menjadi bagian penting dari penguatan konektivitas daerah.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 17 Juni 2026
Jumlah Penumpang KA Jarak Jauh dan Lokal Capai 24 Juta Penumpang
Indonesia
Kereta Api Rajabasa Lampung-Palembang Dimodif Jadi Premium, Tarif Bakal Naik?
KA Rajabasa Lampung–Palembang kini hadir dengan kereta ekonomi premium modifikasi.
Wisnu Cipto - Selasa, 16 Juni 2026
Kereta Api Rajabasa Lampung-Palembang Dimodif Jadi Premium, Tarif Bakal Naik?
Indonesia
166,15 Juta Orang Gunakan Layanan Urban Listrik KAI Group, Pangkas Emisi Karbon dengan Transportasi Ramah Lingkungan
Layanan urban berbasis listrik KAI Group menjadi bagian penting dari mobilitas perkotaan modern.
Dwi Astarini - Minggu, 14 Juni 2026
166,15 Juta Orang Gunakan Layanan Urban Listrik KAI Group, Pangkas Emisi Karbon dengan Transportasi Ramah Lingkungan
Indonesia
KAI Susun Strategi Net Zero Emission, Targetkan Emisi Nol Bersih pada 2060
PT KAI menyusun strategi Net Zero Emission untuk mendukung target NZE Indonesia 2060. Fokus utama meliputi elektrifikasi jalur rel hingga penghijauan.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 12 Juni 2026
KAI Susun Strategi Net Zero Emission, Targetkan Emisi Nol Bersih pada 2060
Fun
Pelanggan Kereta Panoramic Melonjak 62 Persen, Wisata Berbasis Pengalaman Kian Diminati
Kereta Panoramic mencatat lonjakan pelanggan lebih dari 62 persen berkat panorama alam jalur selatan Jawa.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 11 Juni 2026
Pelanggan Kereta Panoramic Melonjak 62 Persen, Wisata Berbasis Pengalaman Kian Diminati
Indonesia
KAI Angkut 1,09 Juta Ton BBM hingga Mei 2026, Perkuat Distribusi Energi Nasional
KAI mencatat pengangkutan lebih dari 1 juta ton BBM hingga Mei 2026. Peran kereta api dalam distribusi energi dinilai semakin penting untuk menjaga kelancaran pasokan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 11 Juni 2026
KAI Angkut 1,09 Juta Ton BBM hingga Mei 2026, Perkuat Distribusi Energi Nasional
Indonesia
92 Lokasi Operasional PT KAI Sudah Sudah Pakai Pembangkit Listrik Tenaga Surya
Saat ini, panel surya yang terpasang di berbagai stasiun, balai yasa, depo, dan fasilitas operasional lainnya telah menjadi bagian dari aktivitas sehari-hari perusahaan.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 10 Juni 2026
92 Lokasi Operasional PT KAI Sudah Sudah Pakai Pembangkit Listrik Tenaga Surya
Bagikan