Teknologi

Janji Google untuk Menggunakan Komponen Daur Ulang Per 2022

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Selasa, 06 Agustus 2019
Janji Google untuk Menggunakan Komponen Daur Ulang Per 2022

Nantinya produk-produk Google gunakan bahan daur ulang (Foto: Clubit TV)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

GOOGLE sebelumnya telah membuat banyak langkah untuk mengurangi dampak lingkungan dari aktivitas perusahaan mereka, bahkan membuat anak perusahaan bernama Google Environment di tahun 2009 yang berfokus pada masalah lingkungan. Dilansir dari laman TechRadar, Google baru saja membuat rencana baru untuk menambah panjang daftar langkah pelestarian lingkungan tersebut.

Rencana pertama dari Google yakni masalah pengiriman produk. Anna Meegan, kepala divisi sustainability dan consumer hardware, menuliskan di blog milik Google bahwa per tahun 2020 pengiriman barang 100% akan terbebas dari penggunaan karbon.

Baca juga:

Google Uji Coba Sistem Kemudi Otomatis Gunakan AI Game StarCraft II

Bagaimana nantinya Google berencana untuk mencapai hal tersebut masih belum jelas. Menurut info dari FastCompany, salah satu cara yang digunakan oleh Google untuk mengurangi emisi karbon ialah merubah cara pengiriman barang. Dengan mengganti cara pengiriman barang menggunakan pesawat menjadi kapal kargo, Google telah mengurangi emisi karbon sebanyak 40%.

Janji Google untuk Menggunakan Komponen Daur Ulang Per 2022
Google berkomitmen buat komponen gunakan bahan daur ulang (Foto: Blog.Google)

Namun, masih ada pertimbangan yang harus dibahas untuk mengaplikasikan cara tersebut secara penuh. Karena waktu pengiriman kapal kargo lebih lama dibandingkan dengan menggunakan pesawat, perlu ada solusi dari divisi Google lainnya untuk memastikan barang sampai ke tangan konsumen tepat waktu.

Ivy Ross selaku kepala tim desain hardware mengatakan perlu ada komitmen antar divisi dalam berkontribusi masalah ini. "Tidak bisa hanya satu divisi saja, semua divisi dalam perusahaan harus ikut serta dalam masalah ini," ucap Ross.

Rencananya yang kedua yaitu komitmen untuk menggunakan komponen-komponen dari bahan baku daur ulang dalam produk mereka di tahun 2022. Rencana ini berawal dari ide tim desain hardware Google.

Baca juga:

Keren Abis! Ini Fitur Baru yang Akan Hadir di Google Maps

Ross merasa bahwa desain tak hanya untuk membuat sebuah barang terlihat cantik atau bagus tapi juga untuk menyelesaikan permasalahan yang ada. Ross kemudian berkata kepada timnya bahwa masalah lingkungan adalah masalah yang penting dan mereka sebagai desainer akan merasa bangga jika dapat berkontribusi dalam mengatasi masalah tersebut.

Janji Google untuk Menggunakan Komponen Daur Ulang Per 2022
Beberapa komponen Chromecast akan dibuat gunakan bahan daur ulang (Foto: Mashable)

Semenjak saat itu, proyek-proyek untuk membuat komponen dari bahan daur ulang mulai banyak dibuat. Bahkan sebelum mereka membuat komitmen tersebut sudah ada beberapa engineer di Google yang menciptakan komponen perangkat Chromecast dari bahan daur ulang.

Google kedepannya akan membuat komitmen-komitmen baru perihal masalah ini. Menurut Meegan, Google melihat hal ini sebagai sebuah peluang baru untuk perusahaan mereka. Produk-produk yang ramah lingkungan yang sekarang diinginkan oleh para konsumen.

Hal ini juga sesuai dengan budaya yang selama dianut Google, yaitu memikirkan dan mencari cara menyelesaikan masalah-masalah besar yang masih menjadi misteri. "Jadi hal ini adalah hal yang kami rasa tepat untuk dilakukan, dan sekarang adalah waktu yang tepat untuk melakukannya," ucap Meegan. (sep)

Baca juga:

Google Buat Android Auto Semakin Mirip dengan Ponselmu

#Ramah Lingkungan #Peduli Lingkungan #Pelestarian Lingkungan #Google
Bagikan
Ditulis Oleh

Ananda Dimas Prasetya

Penulis, editor, dan praktisi konten digital yang memiliki latar belakang akademis di bidang jurnalistik serta pengalaman dalam penyusunan artikel berita, konten informatif, dan optimasi mesin pencari (SEO). Lulusan Fakultas Ilmu Komunikasi, Jurusan Jurnalistik, Universitas Padjadjaran (2007–2014) dengan pemahaman mendalam mengenai kaidah jurnalistik, etika media, verifikasi informasi, dan teknik penulisan profesional. Berfokus pada pengembangan konten yang mengutamakan akurasi, relevansi, dan nilai informasi bagi pembaca. Memastikan artikel disusun melalui proses riset, verifikasi sumber, dan pengolahan data cermat guna menjamin kualitas informasi yang disajikan. Berbagai topik yang menjadi perhatian meliputi pemerintahan, ekonomi, pendidikan, teknologi, budaya, hiburan (musik & film), gaya hidup, motorsports, hingga isu-isu sosial yang berkembang di masyarakat.

Berita Terkait

Tekno
Android 17: Transfer Data iPhone Kini Lebih Mudah
Android 17 hadir dengan fitur transfer data iPhone tanpa kabel, AI Gemini Intelligence, keamanan lebih ketat, multitasking canggih, dan dukungan HyperOS 4 untuk sejumlah HP Xiaomi
ImanK - Jumat, 19 Juni 2026
Android 17: Transfer Data iPhone Kini Lebih Mudah
Berita Foto
Transformasi UOB Plaza Dorong Efisiensi Energi dan Target Net-Zero Emission 2060
Transformasi UOB Plaza berkolaborasi dengan UOB Property ini akan menghadirkan peningkatan yang berfokus pada aspek berkelanjutan.
Didik Setiawan - Rabu, 17 Juni 2026
Transformasi UOB Plaza Dorong Efisiensi Energi dan Target Net-Zero Emission 2060
Indonesia
Uni Eropa Segera Denda Google, Dihitung Berdasarkan Omzet Perusahaan
Google menyatakan bersedia bekerja sama dengan regulator, namun menganggap banyak tuntutan tersebut justru kontraproduktif.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 26 Mei 2026
Uni Eropa Segera Denda Google, Dihitung Berdasarkan Omzet Perusahaan
Fashion
Google Photos Hadirkan Fitur 'Wardrobe', Lemari Digital yang Bisa Mix & Match Outfit
Google Photos akan menghadirkan fitur AI 'Wardrobe' yang mampu mengubah foto menjadi lemari pakaian digital. Bisa mix & match outfit hingga try-on virtual.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 30 April 2026
Google Photos Hadirkan Fitur 'Wardrobe', Lemari Digital yang Bisa Mix & Match Outfit
Indonesia
Bandel Google Abaikan PP Tunas Terancam Pada Penutupan Akses
Mengikuti prosedur dalam regulasi tersebut, Google mendapat sanksi berupa teguran melalui surat dari Direktur Jenderal Pengawasan Ruang Digital Kemkomdigi.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 10 April 2026
Bandel Google Abaikan PP Tunas Terancam Pada Penutupan Akses
Indonesia
YouTube Tetap Bandel Langgar PP Tunas, Google Kena Rapor Merah dan Surat Teguran
Pemerintah Indonesia menjatuhkan rapor merah dan sanksi kepada Google sebagai pemilik YouTube karena dinilai tidak menunjukkan iktikad untuk batas usia minimal pengakses 16 tahun yang diatur dalam PP Tunas.
Wisnu Cipto - Kamis, 09 April 2026
YouTube Tetap Bandel Langgar PP Tunas, Google Kena Rapor Merah dan Surat Teguran
Indonesia
Langgar PP Tunas, Meta dan Google Dicecar 29 Pertanyaan Saat Diperiksa Komdigi
Meta dan Google belum memenuhi kewajiban membatasi akses anak16 tahun ke bawah di Indonesia
Wisnu Cipto - Selasa, 07 April 2026
Langgar PP Tunas, Meta dan Google Dicecar 29 Pertanyaan Saat Diperiksa Komdigi
Fun
Bocoran HP yang Akan Dapat Android 17, Ada realme hingga Oppo
Cek daftar smartphone yang dapat Android 17 dari Samsung, Xiaomi, Pixel, OPPO, realme hingga Vivo. Lihat apakah HP kamu masuk update 2026.
ImanK - Rabu, 18 Februari 2026
Bocoran HP yang Akan Dapat Android 17, Ada realme hingga Oppo
Indonesia
Google Bakal Berikan Data Manajemen dan Rekayasa Lalu Lintas Selama Mudik 2026
Google juga menyediakan fitur unduh peta agar navigasi tetap dapat digunakan di wilayah dengan sinyal terbatas.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 12 Februari 2026
Google Bakal Berikan Data Manajemen dan Rekayasa Lalu Lintas Selama Mudik 2026
Indonesia
Hadapi Polusi Udara, Pemprov DKI Jakarta Dorong Kolaborasi Lintas Wilayah
Pemprov DKI Jakarta memperkuat sistem pemantauan kualitas udara. Namun, Jakarta memerlukan kolaborasi lintas wilayah.
Soffi Amira - Rabu, 11 Februari 2026
Hadapi Polusi Udara, Pemprov DKI Jakarta Dorong Kolaborasi Lintas Wilayah
Bagikan