Teknologi

Google Uji Coba Sistem Kemudi Otomatis Gunakan AI Game StarCraft II

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Jumat, 02 Agustus 2019
Google Uji Coba Sistem Kemudi Otomatis Gunakan AI Game StarCraft II

Gambaran apa yang dibaca oleh sistem kemudi otomatis Waymo (Foto: Waymo.com)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BANYAK cara yang dilakukan oleh peneliti untuk mencari cara mengembangkan teknologi yang kita punya. Tak jarang cara-cara yang digunakan terbilang kreatif dan tak pernah terpikirkan sebelumnya. Sama seperti bagaiamana Google mencoba untuk mengembangkan sistem kemudi otomatisnya menggunakan Artificial Intelligence (AI) yang digunakan dalam video game StarCraft II.

Sebelum membahas lebih lanjut tentang hal ini, mari bahas dulu tim dibalik proyek ini. Tim yang sebenarnya membuat sistem kemudi otomatis ini adalah Waymo, anak dari grup Alphabet.

Baca juga:

Mobil Self Driving Google Lebih Ramah Anak

Grup Alphabet sendiri adalah perusahaan Google yang kemudian merasa perlu adanya induk baru untuk mengepalai perusahaan di bawah Google. Semenjak saat itu Alphabet menjadi induk Google dan semua perusahaan yang pernah ada di bawah Google.

Google Uji Coba Sistem Kemudi Otomatis Gunakan AI Game StarCraft II
Teknik yang pernah DeepMind gunakan di StarCraft II kembali digunakan oleh Waymo (Foto: WallpaperCave)

Waymo membutuhkan cara untuk melatih kemampuan AI kemudi otomatis mereka. Untuk menjawab masalah tersebut, Waymo bekerjasama dengan DeepMind, anak perusahaan Alphabet yang memfokuskan diri dalam mempelajari AI. Metode yang digunakan DeepMind untuk membantu proyek milik Waymo serupa dengan cara DeepMind melatih AI mereka saat bermain StarCraft II.

Menurut laman TechTheLead, mungkin ide melatih AI menggunakan video game yang hampir berumur sepuluh tahun terkesan tidak efektif dan tidak penting. Tapi hasil yang didapatkan dari ide ini membawa peran penting dalam perkembangan AI. Dilansir dari Technology Review, DeepMind menggunakan teknik yang disebut population-based training (PBT).

Baca juga:

GM Bangun Mobil Tanpa Supir, Tanpa Pedal dan Tanpa Setir

PBT mengambil inspirasi dari evolusi biologi. Cara kerjanya yaitu AI mencoba berbagai kemungkinan untuk menyelesaikan tugas yang diberikan dan kemudian memilih cara yang paling efisien untuk menyelesaikan tugas tersebut. Nantinya AI akan terus mengumpulkan data dan kemudian mengulang cara tersebut demi mendapat cara terbaik setiap saat.

Google Uji Coba Sistem Kemudi Otomatis Gunakan AI Game StarCraft II
Google tengah kembangkan sistem kendali otomatis (Foto: Waymo.com)

Technology Review menulis bahwa Waymo mendapatkan keuntungan dari metode yang diberi DeepMind. AI yang digunakan dalam sistem kemudi otomatis harus terus dilatih dan dikalibrasi saat mobil memperoleh data dari lokasi baru. Diharapkan dengan cara ini AI kemudi otomatis Waymo dapat terus belajar dengan sendirinya.

"Salah satu tantangan terbesar bagi siapapun yang membuat sistem mesin yang dapat belajar sendiri ialah bagaimana cara membangun sistem tersebut untuk menggunakan kode atau data baru sebaik mungkin," ucap Matthieu Devin, direktur infrastruktur studi mesin di Waymo.

Saat ini Waymo menggunakan teknik PBT untuk membantu AI mengenal dan mendeteksi garis jalur, kendaraan dan pejalan kaki. Penggunaan PBT mengurangi tenaga komputer yang dibutuhkan untuk melatih ulang AI hingga 50 persen dan meningkatkan kecepetan siklus percobaan dan pengembangan hingga dua atau tiga kali lipat. (sep)

Baca juga:

Fitur Terbaru untuk Mobil Canggih Tesla Diumumkan Elon Musk

#Teknologi #Mobil #Google #Game #Mengemudi Mobil
Bagikan
Ditulis Oleh

Ananda Dimas Prasetya

Penulis, editor, dan praktisi konten digital yang memiliki latar belakang akademis di bidang jurnalistik serta pengalaman dalam penyusunan artikel berita, konten informatif, dan optimasi mesin pencari (SEO). Lulusan Fakultas Ilmu Komunikasi, Jurusan Jurnalistik, Universitas Padjadjaran (2007–2014) dengan pemahaman mendalam mengenai kaidah jurnalistik, etika media, verifikasi informasi, dan teknik penulisan profesional. Berfokus pada pengembangan konten yang mengutamakan akurasi, relevansi, dan nilai informasi bagi pembaca. Berbagai topik yang menjadi perhatian meliputi pemerintahan, ekonomi, pendidikan, teknologi, budaya, hiburan, gaya hidup, hingga isu-isu sosial yang berkembang di masyarakat. Mahir menyusun artikel melalui proses riset, verifikasi sumber, dan pengolahan data cermat guna memastikan kualitas informasi yang disajikan. Dalam aktivitas profesionalnya, Ananda fokus pada pengembangan konten yang mengutamakan akurasi, relevansi, dan nilai informasi bagi pembaca. Berbagai topik yang menjadi perhatian meliputi pemerintahan, ekonomi, pendidikan, teknologi, budaya, hingga isu-isu sosial yang berkembang di masyarakat. Setiap artikel disusun melalui proses riset, verifikasi sumber, dan pengolahan data yang cermat guna memastikan kualitas informasi yang disajikan.

Berita Terkait

Tekno
Android 17: Transfer Data iPhone Kini Lebih Mudah
Android 17 hadir dengan fitur transfer data iPhone tanpa kabel, AI Gemini Intelligence, keamanan lebih ketat, multitasking canggih, dan dukungan HyperOS 4 untuk sejumlah HP Xiaomi
ImanK - Jumat, 19 Juni 2026
Android 17: Transfer Data iPhone Kini Lebih Mudah
Tekno
OPPO Reno 16 Series Meluncur di Indonesia 3 Juli 2026, Pre-Order Sudah Dibuka!
OPPO Reno 16 series siap meluncur di Indonesia pada 3 Juli 2026. Kini, pre-order HP tersebut sudah dibuka sejak 18 Juni 2026.
Soffi Amira - Jumat, 19 Juni 2026
OPPO Reno 16 Series Meluncur di Indonesia 3 Juli 2026, Pre-Order Sudah Dibuka!
Tekno
Apple akan Naikkan Harga Produk, Ledakan AI Dorong Kenaikan Biaya Cip
Penaikan harga tersebut tidak dapat dihindari karena situasi terkait dengan cip memori telah menjadi tidak berkelanjutan.
Dwi Astarini - Kamis, 18 Juni 2026
Apple akan Naikkan Harga Produk, Ledakan AI Dorong Kenaikan Biaya Cip
Tekno
Bocoran iPhone Air 2: Hadir dengan Kamera Ultra-Wide dan Performa Lebih Kencang
iPhone Air 2 kabarnya akan hadir dengan konsep baru. HP itu membawa kamera ganda dan baterai yang lebih awet.
Soffi Amira - Kamis, 18 Juni 2026
Bocoran iPhone Air 2: Hadir dengan Kamera Ultra-Wide dan Performa Lebih Kencang
Tekno
Vivo X Fold 6 Meluncur Juli 2026, Bawa Baterai 7.000mAh dan Kamera 200MP
Vivo X Fold 6 kabarnya meluncur global pada Juli 2026 mendatang. HP ini membawa baterai 7.000mAh dan kamera 200MP.
Soffi Amira - Kamis, 18 Juni 2026
Vivo X Fold 6 Meluncur Juli 2026, Bawa Baterai 7.000mAh dan Kamera 200MP
Tekno
OPPO Reno 15A Diam-diam Meluncur, Bawa Baterai 7.000mAh dan Snapdragon 6 Gen 1
OPPO Reno 15A diam-diam meluncur di Jepang. HP ini membawa baterai jumbo 7.000mAh dan kamera 50MP.
Soffi Amira - Kamis, 18 Juni 2026
OPPO Reno 15A Diam-diam Meluncur, Bawa Baterai 7.000mAh dan Snapdragon 6 Gen 1
Tekno
Apple Kemungkinan Tak Rilis iPhone 18 di 2026, Fokus ke Seri Fold dan Pro
Apple kemungkinan menunda peluncuran iPhone 18 reguler hingga 2027. iPhone 18 Pro dan iPhone lipat pertama disebut tetap meluncur pada 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 18 Juni 2026
Apple Kemungkinan Tak Rilis iPhone 18 di 2026, Fokus ke Seri Fold dan Pro
Tekno
Xiaomi 18 Pro Kabarnya Debut Lebih Awal, Mulai Ikuti Strategi Apple?
Xiaomi 18 Pro kabarnya meluncur lebih awal. Lalu, versi Standar akan menyusul pada 2027 mendatang.
Soffi Amira - Rabu, 17 Juni 2026
Xiaomi 18 Pro Kabarnya Debut Lebih Awal, Mulai Ikuti Strategi Apple?
Indonesia
Disrupsi Teknologi Jadi Bahan Ajar Para Sarjana, Magister, dan Doktor Ilmu Kepolisian
Gencarnya informasi tanpa terakurasi, dapat menimbulkan konflik di tengah masyarakat.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 17 Juni 2026
Disrupsi Teknologi Jadi Bahan Ajar Para Sarjana, Magister, dan Doktor Ilmu Kepolisian
Indonesia
Denny JA Perkenalkan Teori Kerusuhan Era Digital, Soroti Peran Kelas Rentan Digital
Pendiri LSI, Denny JA, memperkenalkan Teori Kerusuhan Era Digital. Ia menyoroti peristiwa yang terjadi pada Agustus 2025.
Soffi Amira - Selasa, 16 Juni 2026
Denny JA Perkenalkan Teori Kerusuhan Era Digital, Soroti Peran Kelas Rentan Digital
Bagikan