Psikologi

Ini 5 Alasan Mengapa Kamu Sering Menunda-nunda Pekerjaan

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Senin, 10 Juni 2019
Ini 5 Alasan Mengapa Kamu Sering Menunda-nunda Pekerjaan

Hal ini Membuatmu Menunda Sesuatu (Foto: Unsplash/Drew Coffman)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MENUNDA tugas, pekerjaan, atau kegiatan apapun memang sudah biasa dilakukan oleh banyak orang. Terlebih kamu lebih suka, bahan sengaja, mengerjakan pekerjaan atau tugas mepet dengan deadline. Namun menunda pekerjaan bukanlah ide yang bagus, beberapa dari kamu pasti pernah merasakan dampak negatif yang disebabkan dari menunda pekerjaan.

Menurut pakar psikologi, beberapa jurnal penelitian mengklaim bahwa menunda sesuatu juga bisa mempersulit atau bahkan membuatmu akan kejar-kejaran dengan waktu yang sangat singkat. lantas, mengapa harus menunda-nunda pekerjaanmu? Apakah kamu terjebak dengan rasa malas dan lebih baik menonton YouTube untuk bersantai? Inilah lima hal atau alasan yang kerap membuat dirimu menunda-nunda pekerjaan atau kegiatan penting lainnya.

1. Bukan pekerjaan yang darurat

Ini 5 Alasan Mengapa Kamu Sering Menunda Pekerjaan atau Tugas
Kurang Penting, Lebih Baik Tinggalkan Dulu (Foto: Pexels/Pixabay)

Selain deadline, telepon darurat dari teman kantor, ataupun bayi yang menangis membuat diri kamu langsung sigap tanpa harus menunda. Tetapi sangat susah untuk memprioritaskan pekerjaan yang menurutmu kurang darurat.

Dari membayar tagihan, mengerjakan tugas kuliah yang dikumpulkan seminggu kemudian, dan mengatur kebutuhan belanja.

Hingga pada akhirnya pekerjaan yang tidak terlalu darurat menurutmu akan terbengkalai dan tertunda hingga hari tersebut hampir tiba.

2. Tidak tahu bagaimana untuk memulai dan yang terjadi setelahnya

Ini 5 Alasan Mengapa Kamu Sering Menunda Pekerjaan atau Tugas
Susah Banget Tugasnya (Foto: Pexels/Alexander Dummer)

Kamu tidak mengerti apa yang akan kamu kerjakan. Misalnya, kamu belum mengerti rencana-rencana untuk kamu melakukan diet, atau mungkin kamu belum mengerti prosedur untuk mengerjakan tugas kantor.

Karena faktor tersebut plus rasa takut salah, kamu terpaksa menunda pekerjaan tersebut, dan mungkin tidak ingin mencari solusi sebelum benar-benar terdesak.

Atau mungkin, kamu mengerjakan hal lain yang menurutmu bisa kamu lakukan. Seperti mencuci motor, atau memasak makanan untuk makan malam.

Biasanya hal ini disebut juga dengan menunda yang produktif, yang juga dikenal dengan mengesampingkan pekerjaan.

3. Takut akan kegagalan

Ini 5 Alasan Mengapa Kamu Sering Menunda Pekerjaan atau Tugas
Rasanya Takut Ada yang Salah Dalam Tugas Ini (Foto: Pexels/bruce mars)

Kamu adalah seorang perfeksionis, namun kamu memiliki standar tinggi untuk menyelesaikan tugas. Misalnya jika kamu diberikan deadline untuk mengorganisir event, tetapi kamu menginginkannya dengan sempurna menurutmu.

Pada akhirnya kamu akan keteteran hingga bisa membuat pekerjaan yang kamu tunda tersebut tidak sempurna. Hal ini disebut juga self-proclaimed perfectionist. Hal ini ternyata dimiliki oleh beberapa artis lho seperti Bruno Mars, Serena Williams, dan juga Beyonce.

4. Beberapa pekerjaan lebih baik dikerjakan di bawah tekanan

Ini 5 Alasan Mengapa Kamu Sering Menunda Pekerjaan atau Tugas
Sudah Deadline, Akhirnya Mengerjakan Tugas (Foto: Unsplash/Christian Erfurt)

Pekerjaan yang ditunda bisa membuat hasil yang kamu dapatkan akan menjadi tidak sempurna. Contohnya jika kamu menunda PR dari sekolah dan harus dikumpulkan besok, kamu belum mengerjakan sama sekali. Hasil yang akan kamu dapatkan mungkin tidak akan memuaskan ekspektasimu.

Namun fakta ini sepertinya belum bisa dipastikan juga, karena ada juga orang yang justru bisa mengerjakan pekerjaan atau tugas mepet dengan waktu dikumpulkan.

Tak menutup kemungkinan, mereka yang biasa melakukannya mendapatkan hasil yang lebih baik daripada yang mengerjakan jauh sebelum waktu tugas tersebut dikumpulkan.

5. Benar-Benar tak ingin mengerjakannya

Ini 5 Alasan Mengapa Kamu Sering Menunda Pekerjaan atau Tugas
Lebih Baik Tidur Saja Deh! (Foto: Pexels/Gratisography)

"Pekerjaan ini susah banget! Rasanya ingin tidak mengerjakannya saja!" Apalagi jika kamu mengerjakannya pada jam tiga pagi dan sambil menonton pertandingan bola. Sudah pasti kamu tidak akan bisa mengerjakan tugas tersebut dan menunda hal itu karena alasan klasik.

Jika kamu ingin berhenti menunda sesuatu, lebih baik kamu ingat baik-baik apa yang akan terjadi kedepannya. Dengan memotivasi dirimu, seperti hasil yang akan kamu capai jika kamu tidak menundanya, akan membuatmu berhenti untuk bermalas-malasan dan mulai bangun dan menuntaskan semuanya. (dnz)

#Pekerjaan #Sukses Dalam Pekerjaan #Mahasiswa
Bagikan
Ditulis Oleh

Ananda Dimas Prasetya

Penulis, editor, dan praktisi konten digital yang memiliki latar belakang akademis di bidang jurnalistik serta pengalaman dalam penyusunan artikel berita, konten informatif, dan optimasi mesin pencari (SEO). Lulusan Fakultas Ilmu Komunikasi, Jurusan Jurnalistik, Universitas Padjadjaran (2007–2014) dengan pemahaman mendalam mengenai kaidah jurnalistik, etika media, verifikasi informasi, dan teknik penulisan profesional. Berfokus pada pengembangan konten yang mengutamakan akurasi, relevansi, dan nilai informasi bagi pembaca. Memastikan artikel disusun melalui proses riset, verifikasi sumber, dan pengolahan data cermat guna menjamin kualitas informasi yang disajikan. Berbagai topik yang menjadi perhatian meliputi pemerintahan, ekonomi, pendidikan, teknologi, budaya, hiburan (musik & film), gaya hidup, motorsports, hingga isu-isu sosial yang berkembang di masyarakat.

Berita Terkait

Fun
Konten Kreator Kini Wajib Punya NIB? Begini Penjelasan Lengkap dan Aturan Terbarunya
Konten kreator kini wajib punya NIB. Lalu, apa itu NIB dan bagaimana cara mendaftarnya? Berikut adalah penjelasan lengkapnya.
Soffi Amira - Jumat, 19 Juni 2026
Konten Kreator Kini Wajib Punya NIB? Begini Penjelasan Lengkap dan Aturan Terbarunya
Indonesia
Ogah Program MBG Dikorupsi, Wapres Gibran Rakabuming Ajak Mahasiswa Jadi Mata-Mata Pemerintah
Pembenahan menyeluruh lini distribusi logistik diharapkan mampu menutup celah manipulasi laporan keuangan tingkat bawah.
Angga Yudha Pratama - Kamis, 18 Juni 2026
Ogah Program MBG Dikorupsi, Wapres Gibran Rakabuming Ajak Mahasiswa Jadi Mata-Mata Pemerintah
Indonesia
Denny JA Ungkap Fenomena DVC, Kelas Sosial Baru di Era Kapitalisme Algoritma
Pendiri LSI, Denny JA mengatakan, bahwa Indonesia sedang menyaksikan kemunculan kelas sosial baru, yaitu Digitally Vulnerable Class (DVC).
Soffi Amira - Minggu, 14 Juni 2026
Denny JA Ungkap Fenomena DVC, Kelas Sosial Baru di Era Kapitalisme Algoritma
Berita Foto
Pengamanan Kawasan Bundaran Hotel Indonesia Kawal Aksi Unjuk Rasa BEM UI
Sejumlah personel kepolisian berjaga di Kawasan Bundaran Hotel Indonesia, Jum'at (12/6/2026).
Didik Setiawan - Jumat, 12 Juni 2026
Pengamanan Kawasan Bundaran Hotel Indonesia Kawal Aksi Unjuk Rasa BEM UI
Indonesia
Mahasiswa UI Tetap Bergerak ke Bundaran HI Meski Tertahan Aparat, Bawa 5 Tuntutan untuk Pemerintah
Massa mahasiswa UI tertahan aparat di Jalan Jenderal Sudirman saat menuju Bundaran HI. Mahasiswa tetap long march dan membawa lima tuntutan kepada pemerintah.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 12 Juni 2026
Mahasiswa UI Tetap Bergerak ke Bundaran HI Meski Tertahan Aparat, Bawa 5 Tuntutan untuk Pemerintah
Indonesia
PHK 2026 Meningkat, DPR Desak Pemenuhan Hak Pekerja dan Pengawasan Ketat
PHK 2026 kini sudah menembus 23.470 orang. Komisi IX DPR pun mendesak hak pekerja segera dipenuhi.
Soffi Amira - Rabu, 10 Juni 2026
PHK 2026 Meningkat, DPR Desak Pemenuhan Hak Pekerja dan Pengawasan Ketat
Indonesia
PHK Krakatau Osaka Steel Jadi Alarm, DPR Desak Pemerintah Selamatkan Industri Baja Nasional
PHK Krakatau Osaka Steel menjadi alarm. DPR mendesak pemerintah untuk menyelamatkan industri baja nasional.
Soffi Amira - Jumat, 08 Mei 2026
PHK Krakatau Osaka Steel Jadi Alarm, DPR Desak Pemerintah Selamatkan Industri Baja Nasional
Indonesia
Pengangguran di Jakarta Tembus 333 Ribu Orang, Lulusan SMA Paling Terdampak
Jumlah pengangguran di Jakarta kini mencapai 333 ribu orang. Lulusan SMA/SMK paling terdampak.
Soffi Amira - Rabu, 06 Mei 2026
Pengangguran di Jakarta Tembus 333 Ribu Orang, Lulusan SMA Paling Terdampak
Indonesia
Jakarta Fair Kemayoran 2026 Buka Lowongan Kerja Part Time, Simak Syarat dan Cara Daftarnya!
Jakarta Fair Kemayoran 2026 membuka lowongan kerja part time. Ada 20 posisi yang dibuka untuk event tersebut.
Soffi Amira - Senin, 04 Mei 2026
Jakarta Fair Kemayoran 2026 Buka Lowongan Kerja Part Time, Simak Syarat dan Cara Daftarnya!
Indonesia
Program MBG Perkuat Ekonomi Rakyat, Sudah Serap 1,18 Juta Tenaga Kerja
Program MBG telah memperkuat ekonomi rakyat. Kini, MBG sudah menyerap sebanyak 1,18 juta tenaga kerja di Indonesia.
Soffi Amira - Kamis, 16 April 2026
Program MBG Perkuat Ekonomi Rakyat, Sudah Serap 1,18 Juta Tenaga Kerja
Bagikan