Giring Mau Jadi Gubernur DKI, Politisi PKS: Emang Punya Nyali

Andika PratamaAndika Pratama - Senin, 13 Juni 2022
Giring Mau Jadi Gubernur DKI, Politisi PKS: Emang Punya Nyali

Ketua Umum PSI Giring Ganesha menemui Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka di Rumdin Loji Gandrung, Jumat (14/1). (Ismail/Jawa Tengah)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi PKS Abdul Aziz menanggapi keinginan Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Giring Ganesha yang ingin menjadi gubernur DKI Jakarta.

Menurutnya, Giring berhak maju di Pilgub DKI 2024 jika mantan vokalis band Nidji itu punya keberanian.

Baca Juga

Begini Respons NasDem Diajak Gabung Koalisi Semut Merah Besutan PKB-PKS

"Adalah hak setiap orang untuk memilih dan dipilih, silahkan saja jika memang cukup punya nyali," ujar Abdul Azis saat dikonfirmasi, Senin (13/6).

Abdul Aziz menilai pemimpin Jakarta harus mempunyai visi dan misi yang baik dalam membangunan Ibu Kota.

Abdul Aziz. Foto: dprd-dkijakartaprov.go.id
Abdul Aziz. Foto: dprd-dkijakartaprov.go.id

Sementara selama ini, lanjutnya, Giring hanya mengkritik Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan tanpa memberikan solusi.

"Jakarta butuh pimpinan yang punya visi ke depan dan dapat menghargai perbedaan bukan pimpinan yang cuma dapat bicara tanpa berbuat," cetusnya.

Baca Juga

PKS Belum Pasti Dukung Anies Baswedan di Pilpres 2024

Bekas Ketua Komisi B DPRD DKI itu meminta agar penerus Anies bisa bekerja keras untuk membangun Jakarta. Sebab, warga Jakarta sudah jenuh dengan pemimpin yang banyak janji.

"Masyarakat sudah lelah dan jenuh dengan pemimpin yang hanya dapat berjanji tanpa bukti," urainya.

Sebelumnya, Giring berambisi ingin menjadi gubernur DKI Jakarta, dengan maju ikut kontestasi Pilkada DKI 2024 nanti.

Saat ini, Giring tengah fokus untuk memenangkan PSI dan ingin mewujudkan cita-citanya untuk memenangkan PSI di Pemilu 2024. (Asp)

Baperan

Baca Juga PKS Minta Luhut Tak saat Terima Kritik

#Giring Ganesha #PSI #Pilkada Dki #Pilpres #Pemilu #Partai Politik
Bagikan
Ditulis Oleh

Asropih

Berita Terkait

Indonesia
Eks Koruptor Nur Alam Gabung PSI, KPK Dorong Parpol Terapkan Due Diligence Kader
Partai politik memiliki peran penting untuk memastikan proses kaderisasi melahirkan pemimpin yang berintegritas
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 20 Juni 2026
Eks Koruptor Nur Alam Gabung PSI, KPK Dorong Parpol Terapkan Due Diligence Kader
Indonesia
Daya Magis Jokowi Sukses Dongkrak Citra Positif PSI, Partai Anak Muda Tapi Rasa Mantan Presiden
Hasil studi mengonfirmasi bahwa arus perpindahan sentimen positif dari figur personal menuju institusi partai, khususnya Partai Solidaritas Indonesia (PSI)
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 20 Juni 2026
Daya Magis Jokowi Sukses Dongkrak Citra Positif PSI, Partai Anak Muda Tapi Rasa Mantan Presiden
Indonesia
Diserang Soal Posisi Abu-Abu, Politus PDIP Ingatkan Golkar Atasi Pemadaman Listrik di Berbagai Daerah.
“Jika seluruh fraksi di DPR hanya mampu manut dan setuju terhadap eksekutif, apa bedanya dengan era Orde Baru?
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 20 Juni 2026
Diserang Soal Posisi Abu-Abu, Politus PDIP Ingatkan Golkar Atasi Pemadaman Listrik di Berbagai Daerah.
Indonesia
PDIP Sebut Bukan Oposisi Tapi Penyeimbang, Partai Golkar Ngaku Tidak Memahami
Sarmuji mengaku belum memahami apa yang dimaksud dengan posisi penyeimbang tersebut. Dia menyerahkan penilaian kepada publik.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 20 Juni 2026
PDIP Sebut Bukan Oposisi Tapi Penyeimbang, Partai Golkar Ngaku Tidak Memahami
Indonesia
Gus Najmi Jadi Ketua Harian DPP PKB, Diberikan Tugas Perkuat Konsolidasi
Penunjukan Gus Najmi tersebut adalah bagian dari penguatan konsolidasi organisasi dan persiapan PKB menghadapi agenda-agenda strategis menuju Pemilu 2029.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 11 Juni 2026
Gus Najmi Jadi Ketua Harian DPP PKB, Diberikan Tugas Perkuat Konsolidasi
Indonesia
PSI DKI Soroti Kelambanan Penanganan Jalan Ambles di Lenteng Agung
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta harusnya memberikan perhatian lebih besar lagi terhadap kondisi infrastruktur jalanan di Ibu Kota.
Dwi Astarini - Sabtu, 30 Mei 2026
PSI DKI Soroti Kelambanan Penanganan Jalan Ambles di Lenteng Agung
Indonesia
Putusan MK soal Kuota Perempuan, Jangan Hanya Sekadar Syarat Administratif
Partai harus melakukan kaderisasi politik perempuan yang serius dan berkelanjutan
Frengky Aruan - Kamis, 28 Mei 2026
Putusan MK soal Kuota Perempuan, Jangan Hanya Sekadar Syarat Administratif
Indonesia
Demokrat Sebut Putusan MK soal Kuota 30 Persen Caleg Perempuan Hanya Pertegas Aturan Lama
Sekjen Partai Demokrat Herman Khaeron buka suara soal putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang mewajibkan partai politik memenuhi kuota 30 persen caleg perempuan.
Frengky Aruan - Selasa, 26 Mei 2026
Demokrat Sebut Putusan MK soal Kuota 30 Persen Caleg Perempuan Hanya Pertegas Aturan Lama
Indonesia
Komisi II DPR Nilai Putusan MK Jadi Perlindungan Hak Politik Perempuan
MK memutuskan ketentuan keterwakilan perempuan paling sedikit 30 persen dalam pencalonan anggota DPR dan DPRD bersifat wajib dipenuhi partai politik.
Frengky Aruan - Selasa, 26 Mei 2026
Komisi II DPR Nilai Putusan MK Jadi Perlindungan Hak Politik Perempuan
Indonesia
Hantavirus masih Menyebar, Legislator Ingatkan Pemprov DKI untuk Waspada
Menurut dia, virus itu berpotensi menjadi pandemi seperti COVID-19 apabila tidak ditangani dengan baik.
Dwi Astarini - Kamis, 21 Mei 2026
 Hantavirus masih Menyebar, Legislator Ingatkan Pemprov DKI untuk Waspada
Bagikan