Elite PDIP Bicara Kemungkinan Duet Puan-Anies

Zulfikar SyZulfikar Sy - Kamis, 31 Maret 2022
Elite PDIP Bicara Kemungkinan Duet Puan-Anies

Ketua DPR Puan Maharani (tengah). (Foto: MP/Dicki Prasetia)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Ketua Badan Pemenangan Pemilu PDI Perjuangan (Bappilu PDIP) Bambang Wuryanto buka suara terkait wacana duet Ketua DPR RI Puan Maharani dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Pilpres 2024.

Pria yang karib disapa Bambang Pacul ini menegaskan, duet Puan dan Anies tergantung pada keputusan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.

"Di PDIP, calon presiden atau cawapres itu tergantung ketum," kata Bambang kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (30/3).

Baca Juga:

Puan dan Luhut Bertemu, Hasto: Big Data 110 Juta Sudah Enggak Perlu Dibahas

Pasalnya, kata Bambang, kongres PDIP telah mengamanatkan Megawati menjadi penentu capres dan cawapres yang diusung partai berlogo banteng tersebut.

"Itu berada pada keputusan kongres, hasil kongres kita menyerahkan penuh kepada Ibu Ketum (Megawati Soekarnoputri)," imbuhnya.

Bambang mengaku tidak masalah jika ada publik yang ingin memasangkan Puan dan Anies atau dengan tokoh-tokoh lain. Namun demikian, keputusan akhir tetap berada di tangan Megawati.

"Keinginan publik harus diizinkan lah, orang namanya keinginan publik, tapi keputusan akhir kan kita sudah paham," ujarnya.

Baca Juga:

Puan Pimpin Paripurna Pengesahan Anggota BPK dan Penjualan Kapal Perang

Lebih lanjut, Bambang meminta para kader dan pengurus partai dari pusat hingga daerah untuk taat pada aturan organisasi. Menurutnya, tidak boleh ada yang berjalan di luar koridor yang diputuskan kongres.

"Kita berorganisasi tentu taat pada aturan organisasi juga," kata Bambang.

Bambang ogah memberikan penilaian terkait sosok Anies. Dia hanya menegaskan, PDIP akan memilih pemimpin termasuk capres-cawapres bergantung track record, bukan atas dasar suka atau tidak suka.

"Bisa engga orang ini menyelesaikan masalah bangsa. Lihat ke depan persoalan engga makin mudah, persoalan akan makin susah, janganlah kemudian kita memilih hanya suka engga suka," tutup Bambang. (Pon)

Baca Juga:

Puan Bahas Transisi Pandemi COVID-19 ke Endemi dengan Thailand

#Breaking #Puan Maharani #Anies Baswedan #Pilpres #Pilpres 2024 #PDIP #Partai Politik
Bagikan
Ditulis Oleh

Ponco Sulaksono

Berita Terkait

Indonesia
Diserang Soal Posisi Abu-Abu, Politus PDIP Ingatkan Golkar Atasi Pemadaman Listrik di Berbagai Daerah.
“Jika seluruh fraksi di DPR hanya mampu manut dan setuju terhadap eksekutif, apa bedanya dengan era Orde Baru?
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 20 Juni 2026
Diserang Soal Posisi Abu-Abu, Politus PDIP Ingatkan Golkar Atasi Pemadaman Listrik di Berbagai Daerah.
Indonesia
PDIP Sebut Bukan Oposisi Tapi Penyeimbang, Partai Golkar Ngaku Tidak Memahami
Sarmuji mengaku belum memahami apa yang dimaksud dengan posisi penyeimbang tersebut. Dia menyerahkan penilaian kepada publik.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 20 Juni 2026
PDIP Sebut Bukan Oposisi Tapi Penyeimbang, Partai Golkar Ngaku Tidak Memahami
Indonesia
Desakan PDIP Diminta Jadi Oposisi, Ini Kata Sekjen PKS
Perdebatan mengenai posisi PDIP mencuat setelah muncul dugaan keterlibatan salah satu kader PDIP, Andi Widjajanto, dalam aksi demonstrasi mahasiswa
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 20 Juni 2026
Desakan PDIP Diminta Jadi Oposisi, Ini Kata Sekjen PKS
Indonesia
Perampokan Menteng Skenario Rencana Bunuh Rekan Kerja, Motifnya Bawahan Cewek Sakit Hati
Polisi ungkap kasus perampokan Menteng hanyalah kedok percobaan pembunuhan. Pelaku USP, rekan kerja korban MHA, sakit hati lalu merencanakan aksi keji.
Wisnu Cipto - Jumat, 19 Juni 2026
Perampokan Menteng Skenario Rencana Bunuh Rekan Kerja, Motifnya Bawahan Cewek Sakit Hati
Indonesia
Kasus Hoaks Ijazah Jokowi, Roy Suryo dan Dr Tifa Dikabarkan Diamankan Polda Metro Jaya
Roy Suryo dan dr Tifa dikabarkan ditangkap penyidik Polda Metro Jaya terkait kasus dugaan hoaks ijazah Jokowi. Polisi masih belum memberikan keterangan resmi.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 19 Juni 2026
Kasus Hoaks Ijazah Jokowi, Roy Suryo dan Dr Tifa Dikabarkan Diamankan Polda Metro Jaya
Indonesia
Kericuhan Diskusi di UGM, PDIP: Akumulasi Kemarahan Mahasiswa Sulit Dihindari
Politisi PDI-P Deddy Sitorus menilai kericuhan dalam diskusi di UGM tidak lepas dari akumulasi kemarahan mahasiswa. Singgung posisi Budiman Sudjatmiko saat ini.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 18 Juni 2026
Kericuhan Diskusi di UGM, PDIP: Akumulasi Kemarahan Mahasiswa Sulit Dihindari
Olahraga
Persebaya Surabaya Resmi Umumkan Bergabungnya Ramadhan Sananta
Persebaya Surabaya secara resmi mengumumkan perekrutan Ramadhan Sananta, Rabu, 17 Juni 2026.
Frengky Aruan - Rabu, 17 Juni 2026
Persebaya Surabaya Resmi Umumkan Bergabungnya Ramadhan Sananta
Indonesia
Gempa M 6,7 Guncang Palu, Pasien RS Samaritan Panik Berhamburan
Gempa bumi magnitudo 6,7 mengguncang Palu, Sulawesi Tengah. Pasien RS Samaritan panik berhamburan keluar, BMKG pastikan gempa tidak berpotensi tsunami.
Wisnu Cipto - Selasa, 16 Juni 2026
Gempa M 6,7 Guncang Palu, Pasien RS Samaritan Panik Berhamburan
Indonesia
BMKG Deteksi Gempa Beruntun Guncang Sulawesi Utara, Gempa Dangkal Beberapa Kali Terdeteksi di Sangihe
Fenomena gempa hari ini sempat memicu perhatian luas masyarakat setempat
Angga Yudha Pratama - Minggu, 14 Juni 2026
BMKG Deteksi Gempa Beruntun Guncang Sulawesi Utara, Gempa Dangkal Beberapa Kali Terdeteksi di Sangihe
Olahraga
Hasil Semifinal ASEAN U-19 Championship 2026: Kalah 0-1 dari Australia, Timnas Indonesia Gagal Pertahankan Gelar Juara
Timnas Indonesia U-19 harus puas memainkan perebutan tempat ketiga melawan Kamboja, sementara Australia akan temui Thailand di final.
Frengky Aruan - Kamis, 11 Juni 2026
Hasil Semifinal ASEAN U-19 Championship 2026: Kalah 0-1 dari Australia, Timnas Indonesia Gagal Pertahankan Gelar Juara
Bagikan