PON XX Papua 2021

Dana Tambahan Rp 1,4 Triliun Buat PON Papua Segera Cair

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Selasa, 14 September 2021
Dana Tambahan Rp 1,4 Triliun Buat PON Papua Segera Cair

Stadion Lukan Enambe. (Foto: Antara)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua bakal mendapatkan dana tambahan sebesar Rp 1,4 triliun. Dana tambahan ini ditargetkan bisa cair pada pekan ini.

"Anggaran tersebut sudah ada dan tinggal disalurkan. Namun dalam proses pencairan, semuanya harus tertib administrasi," ujar Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali di Jakarta, Senin (13/9).

Baca Juga:

PT Freeport Beri Bantuan Rp 15 miliar untuk PON Papua

Amali juga menegaskan bahwa dana tambahan tersebut tidak masuk dalam Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Kemenpora.

"Dana ini adalah permintaan tambahan dari Gubernur Papua yang disampaikan kepada Pak Presiden (Joko Widodo) dan sudah disetujui. Sebenarnya dananya itu sudah ada, tinggal mekanisme penyalurannya," kata Amali.

Ia berharap dengan tertib administrasi, supaya aman dan tidak ingin pada kemudian hari ada persoalan terkait dana tersebut.

Permintaan tambahan anggaran Rp 1,4 triliun itu bersumber langsung dari PB PON. Rencananya, dana tambahan itu akan dialokasikan untuk akomodasi kontingen, transportasi, konsumsi dan tambahan kegiatan lainnya.

Meski dana tambahan tersebut belum cair, Menpora memastikan Panitia Besar (PB) PON tetap melaksanakan persiapan untuk menyukseskan pesta olahraga empat tahunan tersebut.

"Atas dasar kehati-hatian ini, semoga pekan ini semua sudah cair. Tetapi teman-teman di sana sudah mengantisipasi untuk melakukan persiapan-persiapan dan tidak menjadikan ini hambatan," ujar Amali.

Sebelumnya, anggaran untuk PON Papua yang dialokasikan melalui Kemenpora, di antaranya untuk pengadaan peralatan, penyelenggaraan acara dan lain-lain itu sudah berjalan. Bahkan, peralatan-peralatan sudah ada yang tiba di Papua dan sebagian sudah dilakukan serah terima.

PON Papua
PON Papua. (Foto: Antara)

"Kami juga memastikan sebelum kegiatan dimulai, semua sudah siap, dan itu yang benar-benar masuk dalam DIPA Kemenpora," tutur Amali.

Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat Marciano Norman menyampaikan, dana tambahan yang belum cair tidak akan menjadi hambatan PB PON untuk tetap melakukan persiapan.

"Hari ini, berlangsung bimbingan teknis untuk tiap cabang olahraga dan berlangsung tes event untuk sofbol dan bisbol di Jayapura. Semua kegiatan tetap berjalan sambil menunggu anggaran tambahan tersebut," ungkap Marciano. (*)

Baca Juga:

Respons Menpora Ada 'Sepakbola Kungfu' di Laga AHHA PS Pati Kontra Persiraja

#PON Papua #Pekan Olahraga Nasional #KONI #Kemenpora
Bagikan

Berita Terkait

Olahraga
Komisi X DPR Setujui Naturalisasi Luke Vickery dan Mitchell Baker untuk Timnas Indonesia
Komisi X DPR RI mendorong pemerintah dan PSSI agar penetapan kewarganegaraan Republik Indonesia ditetapkan oleh instansi yang berwenang berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Frengky Aruan - Senin, 15 Juni 2026
Komisi X DPR Setujui Naturalisasi Luke Vickery dan Mitchell Baker untuk Timnas Indonesia
Indonesia
Terharu Terima Penghargaan KONI, Jerry Hermawan Lo Ajak Lebih Banyak Pihak Peduli Atlet Purnatugas
Founder JHL Group, Jerry Hermawan Lo, menerima penghargaan dari KONI. Ia mengajak banyak pihak untuk memperhatikan atlet purnatugas.
Soffi Amira - Jumat, 12 Juni 2026
Terharu Terima Penghargaan KONI, Jerry Hermawan Lo Ajak Lebih Banyak Pihak Peduli Atlet Purnatugas
Indonesia
KONI Anugerahi Jerry Hermawan Lo Penghargaan Tokoh Peduli Olahraga
KONI menganugerahi Founder JHL Group, Jerry Hermawan Lo, sebagai tokoh peduli olahraga.
Soffi Amira - Jumat, 12 Juni 2026
KONI Anugerahi Jerry Hermawan Lo Penghargaan Tokoh Peduli Olahraga
Olahraga
Prasetyo Edi Sambut Kehadiran Shin Tae-yong di Persija: Pelatih Bagus untuk Macan Kemayoran
Prasetyo Edi Marsudi menyambut positif penunjukan Shin Tae-yong sebagai pelatih Persija Jakarta. Tingkatkan kualitas Persija dan kompetisi sepak bola Indonesia.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 11 Juni 2026
Prasetyo Edi Sambut Kehadiran Shin Tae-yong di Persija: Pelatih Bagus untuk Macan Kemayoran
Indonesia
Ditetapkan Tersangka Dana Hibah Rugikan Negara Rp1 Miliar, Eks Ketua KONI Bantah Korupsi
Dia membantah menggunakan dana KONI Solo untuk kepentingan pribadinya.
Dwi Astarini - Rabu, 06 Mei 2026
Ditetapkan Tersangka Dana Hibah Rugikan Negara Rp1 Miliar, Eks Ketua KONI Bantah Korupsi
Indonesia
Kejari Tetapkan Mantan Ketua KONI Solo Tersangka Korupsi Dana Hibah, Kerugian Rp 1 Miliar
Penyimpangan terjadi setelah dana hibah dari Pemkot Surakarta masuk ke rekening KONI dan dilakukan pencairan.
Dwi Astarini - Selasa, 05 Mei 2026
Kejari Tetapkan Mantan Ketua KONI Solo Tersangka Korupsi Dana Hibah, Kerugian Rp 1 Miliar
Olahraga
Perbasi DKI Bidik Sapu Bersih Emas Basket di PON 2028, Siapkan Strategi Pembinaan hingga Kejurda
Perbasi DKI Jakarta menargetkan sapu bersih medali emas basket 5on5 dan 3x3 di PON 2028. Strategi pembinaan hingga Kejurda 3x3 mulai disiapkan.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 April 2026
Perbasi DKI Bidik Sapu Bersih Emas Basket di PON 2028, Siapkan Strategi Pembinaan hingga Kejurda
Olahraga
Pertina NTT Desak Kejelasan Legalitas Perbati, Sengketa dengan Menpora Masih Berlanjut
Pertina NTT mengambil langkah dalam sengketa hukum melawan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora).
Soffi Amira - Selasa, 14 April 2026
Pertina NTT Desak Kejelasan Legalitas Perbati, Sengketa dengan Menpora Masih Berlanjut
Olahraga
Pemprov NTB dan NTT Nyatakan Kesiapan Gelar PON XXII 2028
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT) menyatakan kesiapan menjadi tuan rumah bersama Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII Tahun 2028.
Frengky Aruan - Kamis, 29 Januari 2026
Pemprov NTB dan NTT Nyatakan Kesiapan Gelar PON XXII 2028
Olahraga
30 Tahun Penantian, Indonesia akan Finis Runner-up di SEA Games 2025 dengan 80 Emas
Indonesia sukses mengamankan 80 emas SEA Games 2025 Thailand. Menpora Erick Thohir menyebut capaian ini sebagai sejarah baru dalam 30 tahun terakhir.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 19 Desember 2025
30 Tahun Penantian, Indonesia akan Finis Runner-up di SEA Games 2025 dengan 80 Emas
Bagikan