BI Ganti Rp 20,2 Juta Tabungan Haji Warga Solo Dimakan Rayap

Zulfikar SyZulfikar Sy - Kamis, 15 September 2022
BI Ganti Rp 20,2 Juta Tabungan Haji Warga Solo Dimakan Rayap

Kepala Perwakilan BI Solo Nugroho Joko Prastowo mengganti uang rusak milik warga yang dimakan rayap, Kamis (15/9). (Ismail/Jawa Tengah)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Bank Indonesia (BI) Solo akhirnya mengganti uang tabungan haji yang dimakan rayap milik Samin (52) warga Kelurahan Kedunglumbu, Kecamatan Pasar Kliwon, Solo, Jawa Tengah.

Namun demikian, dari Rp 50 juta uang tabungan untuk haji yang dimakan rayap, hanya Rp 20,2 juta yang dapat diganti BI.

Kepala Perwakilan BI Solo Nugroho Joko Prastowo mengatakan, pihaknya sudah bekerja maksimal untuk membantu warga yang uangnya rusak karena dimakan rayap. Hasil perhitungan BI Solo selama tiga hari, hanya Rp 20,2 juta yang bisa diganti.

Baca Juga:

Tabungan Haji Warga Rp 50 Juta Dimakan Rayap, Gibran Bantu Berangkatkan Umrah

"Kita sampai jam 23.00 WIB menyusun potongan uang dimakan rayap, seperti menyusun puzzel di rumah beliau (Samin)," ujar Joko di kantor BI Solo, Kamis (15/9).

Ia mengatakan, uang rusak yang dihitung pada hari pertama sebanyak Rp 9.910 000. Kemudian pada hari Rabu kemarin sebanyak Rp 10.310.000.

"Jadi total uang yang diganti yang rusak karena dimakan rayap Rp 20,2 juta," kata Joko.

Kepala Perwakilan BI Solo Nugroho Joko Prastowo mengganti uang rusak milik warga yang dimakan rayap, Kamis (15/9). (Ismail/Jawa Tengah)
Kepala Perwakilan BI Solo Nugroho Joko Prastowo mengganti uang rusak milik warga yang dimakan rayap, Kamis (15/9). (Ismail/Jawa Tengah)

Ia mengatakan, BI mengganti uang rusak Rp 20,2 juta tersebut dengan uang rupiah pecahan baru. Uang pengganti ini langsung diberikan langsung pada pemiliknya.

"Dengan ini persoalan uang rusak karena dimakan rayap bisa ditukarkan, tetapi tidak semunya karena ada syarat yang harus dipenuhi," katanya.

Ia meminta masyarakat bisa mengambil pelajaran yang dialami Samin. BI Solo mengimbau masyarakat agar bisa menyimpan uang tabungannya di bank.

"Ini bisa jadi pelajaran berharga jika menabung di bank lebih aman," katanya.

Baca Juga:

Uang Tabungan Biaya Haji Penjaga SD di Solo Dimakan Rayap

Pemilik uang rusak dimakan rayap Samin (52) mengaku bersyukur uang miliknya bisa ditukarkan ke BI Solo, meskipun tidak semua. Ia akan mengambil hikmah atas kejadian ini.

"Saya bersyukur akhirnya uang yang dimakan rayap bisa diganti BI Solo. Dengan ini masih bisa buat mendaftar haji," katanya.

Ia menambahkan, atas kejadian ini sudah ada 15 orang yang menghubunginya berniat memberangkatkan ibadah umrah. Namun, ia belum menerimanya dengan alasan belum siap. (Ismail/Jawa Tengah)

Baca Juga:

Daftar Tunggu Haji hingga 54 Tahun, Wagub DKI Ingatkan Antusiasme Dibarengi Kontribusi

#Ibadah Haji #Kota Solo #Bank Indonesia
Bagikan
Ditulis Oleh

Zulfikar Sy

Tukang sihir

Berita Terkait

Indonesia
Suku Bunga Naik Tiap Bulan Sejak Mei, Jurus BI Tahan Modal Asing Kabur Saat Rupiah Loyo
Bank Indonesia menaikkan BI-Rate total 100 bps sejak Mei 2026 hingga 5,75% untuk menjaga stabilitas rupiah dan menarik modal asing.
Wisnu Cipto - Kamis, 18 Juni 2026
Suku Bunga Naik Tiap Bulan Sejak Mei, Jurus BI Tahan Modal Asing Kabur Saat Rupiah Loyo
Indonesia
BI Kembali Naikkan Suku Bunga
BI-Rate secara kumulatif telah naik sebesar 75 bps dalam bulan ini.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 18 Juni 2026
BI Kembali Naikkan Suku Bunga
Indonesia
Rupiah Sempat Jebol Rp18.000, Bank Indonesia Diprediksi Pertahankan BI-Rate
Melengkapi analisis makro tersebut, Chief Economist BTN Myrdal Gunarto mengingatkan pentingnya aspek sektor riil di luar pasar keuangan
Angga Yudha Pratama - Kamis, 18 Juni 2026
Rupiah Sempat Jebol Rp18.000, Bank Indonesia Diprediksi Pertahankan BI-Rate
Indonesia
Haji 2026, Kang Cucun: Presiden Perintahkan Antrean Dipangkas Lagi
Presiden ingin agar antrean ibadah haji yang saat ini hampir mencapai 30 hingga 40 tahun dapat ditekan menjadi sekitar 26 tahun.
Dwi Astarini - Kamis, 18 Juni 2026
Haji 2026, Kang Cucun: Presiden Perintahkan Antrean Dipangkas Lagi
Indonesia
Presiden Prabowo Kasih Catatan Khusus untuk Kualitas Layanan Ibadah Haji 2026, Tahun Depan Harus Lebih Baik
Presiden Prabowo meminta kualitas layanan haji terus ditingkatkan, terutama pada aspek konsumsi, akomodasi, dan persiapan layanan yang dilakukan lebih awal.
Dwi Astarini - Kamis, 18 Juni 2026
Presiden Prabowo Kasih Catatan Khusus untuk Kualitas Layanan Ibadah Haji 2026, Tahun Depan Harus Lebih Baik
Indonesia
Prabowo Terima 20 Poin Evaluasi Haji 2026, Syarat Kesehatan 2027 Bakal Lebih Ketat
Presiden Prabowo menerima 20 poin evaluasi haji 2026. Pemerintah akan memperketat syarat kesehatan jamaah haji 2027 untuk menekan angka kematian.
Wisnu Cipto - Rabu, 17 Juni 2026
Prabowo Terima 20 Poin Evaluasi Haji 2026, Syarat Kesehatan 2027 Bakal Lebih Ketat
Indonesia
Pemulangan Gelombang I Haji Selesai, 90 Ribu Jamaah Sudah Tiba di Tanah Air
Penerbangan terakhir Gelombang I dijadwalkan berlangsung pada Selasa dini hari pukul 01.45 waktu Arab Saudi.
Wisnu Cipto - Selasa, 16 Juni 2026
Pemulangan Gelombang I Haji Selesai, 90 Ribu Jamaah Sudah Tiba di Tanah Air
Indonesia
Pemulangan Jemaah Haji 2026 Berlanjut, 79 Ribu Orang Sudah Tinggalkan Arab Saudi
Pemulangan jemaah Haji 2026 kini masih berlanjut. Sebanyak 79 ribu orang sudah meninggalkan Arab Saudi.
Soffi Amira - Minggu, 14 Juni 2026
Pemulangan Jemaah Haji 2026 Berlanjut, 79 Ribu Orang Sudah Tinggalkan Arab Saudi
Indonesia
Pemulangan Jemaah Haji 2026 Capai 66.137 Orang, 168 Kloter Sudah Diberangkatkan dari Arab Saudi
Kemenhaj melaporkan pemulangan jemaah haji Indonesia 2026. Sebanyak 168 kloter dengan total 66.137 jemaah dan petugas telah diberangkatkan dari Arab Saudi.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 12 Juni 2026
Pemulangan Jemaah Haji 2026 Capai 66.137 Orang, 168 Kloter Sudah Diberangkatkan dari Arab Saudi
Indonesia
Wamenhaj: Tata Kelola Haji Harus Transparan agar Praktik Kartel Tak Terulang
Wamenhaj Dahnil Anzar Simanjuntak menegaskan reformasi tata kelola haji harus dilakukan secara menyeluruh untuk mencegah praktik kartel.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 12 Juni 2026
Wamenhaj: Tata Kelola Haji Harus Transparan agar Praktik Kartel Tak Terulang
Bagikan