Amien Rais Desak Luhut Mundur, NasDem: Menteri Jangan Terlalu Mendominasi

Andika PratamaAndika Pratama - Senin, 18 April 2022
Amien Rais Desak Luhut Mundur, NasDem: Menteri Jangan Terlalu Mendominasi

Waketum Partai NasDem Ahmad M Ali menyampaikan pidato politik pada pembukaan Rakorwil Partai NasDem Provinsi Sulteng, di Palu, Jumat (2/4). ANTARA

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Partai Nasdem turut berkomentar terkait pernyataan Amien Rais yang meminta Menko Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan mengundurkan diri dan meminta Presiden Jokowi untuk lebih tegas bilang berhenti di 2024.

Wakil Ketua Umum Partai Nasdem Ahmad Ali memahami kritik yang dilontarkan oleh Amien Rais terhadap Luhut yang terkesan menjadi "Menteri Segala Urusan" dan super power.

Baca Juga

Ketua DPD RI Sebut Big Data Luhut Berita Bohong

"Ini juga peringatan juga, koreksi juga, bahwa sebenarnya menteri itu tidak punya visi, dia hanya melaksanakan visi misi daripada Presiden. Jadi, sebaiknya memang menteri jangan terlalu menonjol," kata Ahmad Ali kepada wartawan di Komplek Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (18/4).

Menurut Ahmad Ali, Presiden Jokowi sebetulnya mempunyai hak prerogatif untuk melakukan evaluasi terhadap jajaran kabinetnya. Apalagi, belakangan ini Luhut ramai diperbincangkan setelah melontarkan wacana penundaan Pemilu 2024.

Baca Juga

Temui BEM UI, Luhut Klaim Tidak Pernah Usulkan Jokowi 3 Periode

Namun, alih-alih mengevaluasi Luhut, Jokowi justru memberikan jabatan baru untuk mantan Menko Polhukam itu yakni sebagai Ketua Harian Dewan Sumber Daya Air Nasional.

"Terkesan sangat mendominasi, padahal itu hanya offer expectasi, menerjemahkan keinginan presiden menurut saya," imbuhnya.

Lebih lanjut Ahmad Ali menilai, sikap Amien Rais terhadap Luhut dan Jokowi sebagai bentuk ungkapan rasa cinta sesama anak bangsa.

"Tapi bahwa Pak Amien Rais kecewa terhadap sikap Pak Luhut ya itu kan bentuk kecintaan Pak Amien Rais terhadap Pak Jokowi," pungkas Ahmad Ali. (Pon)

Baca Juga

Luhut Ogah Buka Big Data Saat Temui Massa BEM UI

#Amien Rais #Luhut Panjaitan #Partai Nasdem
Bagikan
Ditulis Oleh

Ponco Sulaksono

Berita Terkait

Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Soal MBG, Menkeu Purbaya Tantang Luhut soal Transparansi Data
Purbaya menantang Luhut soal program Makan Bergizi Gratis. Simak kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 06 Mei 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Soal MBG, Menkeu Purbaya Tantang Luhut soal Transparansi Data
Indonesia
Gerindra Bantah Isu Fusi dengan NasDem, Dasco: Tidak Pernah Dibahas
Ketua Harian DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, membantah soal isu merger dengan NasDem. Ia menegaskan, tidak ada pembicaraan resmi.
Soffi Amira - Rabu, 22 April 2026
Gerindra Bantah Isu Fusi dengan NasDem, Dasco: Tidak Pernah Dibahas
Indonesia
DPW NasDem Jatim Sampaikan Sikap Resmi Terkait Isu Merger
DPW Partai Nasdem Jawa Timur menegaskan tetap menghormati kebebasan pers sebagai salah satu pilar demokrasi.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 15 April 2026
DPW NasDem Jatim Sampaikan Sikap Resmi Terkait Isu Merger
Indonesia
Sebut Kader Pindah ke PSI Bisa Dihitung Jari, Saan Mustopa: NasDem Tetap Solid
Wakil Ketua Umum Partai NasDem, Saan Mustopa menegaskan kondisi internal partainya tetap solid meskipun sejumlah kader diketahui berpindah ke Partai Solidaritas Indonesia (PSI).
Frengky Aruan - Senin, 13 April 2026
Sebut Kader Pindah ke PSI Bisa Dihitung Jari, Saan Mustopa: NasDem Tetap Solid
Indonesia
Fusi Partai NasDem dan Gerindra Bukan Perkara Mudah, Saan Mustopa: Belum Menjadi Pembicaraan Internal
Wakil Ketua Umum Partai NasDem, Saan Mustopa menanggapi munculnya isu mengenai kemungkinan fusi atau penggabungan antara Partai NasDem dengan Partai Gerindra.
Frengky Aruan - Senin, 13 April 2026
Fusi Partai NasDem dan Gerindra Bukan Perkara Mudah, Saan Mustopa: Belum Menjadi Pembicaraan Internal
Indonesia
Sampai 20 Politisi Bakal Gabung PSI karena Jokowi, Termasuk dari Partai NasDem
Hal ini disampaikan Ketua Bidang Politik DPP PSI, Bestari Barus, yang juga menjelaskan ada politisi yang rela meninggalkan jabatan strategis di parlemen demi bergabung.
Frengky Aruan - Senin, 13 April 2026
Sampai 20 Politisi Bakal Gabung PSI karena Jokowi, Termasuk dari Partai NasDem
Indonesia
Kelakar saat RDP Komisi XIII DPR RI di Tengah Isu Merger NasDem-Gerindra: dari Gondangdia ke Kertanegara
Candaan disampaikan Ketua Komisi XIII DPR Willy Aditya melihat anggota DPR Fraksi NasDem Muslim Ayub duduk bersebelahan dengan anggota DPR Fraksi Gerindra Anwar Sadad dalam ruang rapat.
Frengky Aruan - Senin, 13 April 2026
Kelakar saat RDP Komisi XIII DPR RI di Tengah Isu Merger NasDem-Gerindra: dari Gondangdia ke Kertanegara
Indonesia
Willy Aditya Kelakar Soal Merger Gerindra-NasDem di Rapat DPR
Willy Aditya berkelakar soal merger Gerindra dan NasDem dalam rapat DPR. Candaan ini muncul di tengah isu politik yang tengah berkembang.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 13 April 2026
Willy Aditya Kelakar Soal Merger Gerindra-NasDem di Rapat DPR
Indonesia
Kabar Jokowi 'Caplok' Partai NasDem, Jubir PSI Bestari: Tidak Benar, Coba Bentuk Opini Publik Negatif
Jubir PSI yang merupakan mantan kader NasDem heran Jokowi selalu disebut-sebut.
Frengky Aruan - Senin, 13 April 2026
Kabar Jokowi 'Caplok' Partai NasDem, Jubir PSI Bestari: Tidak Benar, Coba Bentuk Opini Publik Negatif
Indonesia
Isu Gibran Akuisisi NasDem, Wibi Andrino: Hebat Banget
Ketua DPW NasDem DKI Wibi Andrino merespons isu Gibran ingin mengakuisisi NasDem. Ia menyebut hal itu berani, namun membuka peluang jika ingin bergabung.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 13 April 2026
Isu Gibran Akuisisi NasDem, Wibi Andrino: Hebat Banget
Bagikan