3 Cara Ampuh Agar Ide Bisnismu Tidak Mudah Ditiru Orang

Muchammad YaniMuchammad Yani - Senin, 24 Agustus 2020
3 Cara Ampuh Agar Ide Bisnismu Tidak Mudah Ditiru Orang

Gambar Cover - 3 Tips Buat Bisnismu Tidak Mudah Ditiru Orang Lain -scott-graham-unsplash

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

NAMANYA juga bisnis, meniru, mengambil ide milik orang lain atau mengembangkan ide orang lain merupakan hal yang wajar. Tidak heran banyak logo, brand, maupun produk yang hampir mirip. Hal inilah yang membuat pasar bisnis semakin ketat, baik dalam bisnis online maupun offline.

Sebagai pelopor inovasi bisnis yang baru kadang kamu memiliki sikap dan sifat yang tidak suka idemu dicuri, tapi tanpa disadari banyak dari pelaku bisnis yang memulai bisnisnya dari contoh atau dari ide orang lain yang berhasil.

Baca juga:

Hobi Promosi Dagangan di Akunnya Medsos Orang Lain? Perhatikan Ini Biar Enggak Bikin Kesal Pemilik Akun

Hal itu sah-sah saja dilakukan namun untuk menjadi pembisnis yang kreatif, tim merahputih telah merangkum 3 cara membuat bisnismu terkenal dengan idealismu sebagai pemilik bisnis. Mari kita simak ulasan di bawah ini.

1. Ciptakan ciri khas produk

Kalimat atau iconic khusus membuat produkmu lebih dikenal (Foto: ian-schneider/unsplash)
Kalimat atau iconic khusus membuat produkmu lebih dikenal (Foto: ian-schneider/unsplash)

Buat dan ciptakan sesuatu agar orang lain mengenal produkmu dari kalimat atau lambang ikonik yang khas. Contoh lambang Nike menyerupai bentuk V, lambang Adidas yang menyerupai grafik segitiga, dan masih banyak contoh lambang lain dan ikonik lain yang berhasil dikenal masyarakat umum.

Selain lambang kamu juga dapat membuat ciri khusus dengan kata-kata unik, misalnya "kopi sachet X buat kamu seger setiap saat". Kalimat seperti itu membuat orang mengenal karakter bisnismu dengan khas. Hal ini juga membuat produkmu sulit untuk ditiru.

2. Buat perlakuan khusus kepada konsumen

Perlakukan khusus seperti presentasi langsung membuat konsumen lebih percaya (Foto: kobu-agency/unsplash)
Perlakukan khusus seperti presentasi langsung membuat konsumen lebih percaya (Foto: kobu-agency/unsplash)

Perlakuan khusus kepada konsumen tanpa disadari menambah loyalitas konsumen terhadap produk kamu. Contoh dalam khasus berjualan online, toko A memberikan promosi gratis ongkir untuk pelanggan, namun dalam bersaing toko B memberi jaminan garansi barang kalau barang kiriman rusak. Perlakuan khusus seperti itu membuat ke dua toko online tersebut memiliki ciri khas agar mudah dikenal masyarakat.

Contoh lain, saat berjualan di media sosial, A dan B sama-sama menjual kopi botolan di Insagram pribadi mereka, namun bedanya si B menawarkan jasa mengantar secara individu dengan gratis ongkos kirim. Hal tersebut dilakukan untuk meningkatkan loyalitas pembeli. Pembeli juga bisa memberikan saran secara langsung karena bisa bertatap muka.

Baca juga:

Bangkit dari Mati Suri, Blackberry akan Kembali dengan Smartphone 5G

Sedangkan A memproses kirimannya menggunakan jasa tarnsportasi online, dan saran atau pesanan selalu via chat. Dalam bisnis startegi A dan B tidak ada yang salah, namun B lebih cepat mendapat kepercayaan pembeli.

3. Inovasi dalam produk

Inovasi dan kebaruan membuat produkmu tidak ketinggalan zaman (Foto: riccardo-annandale/unsplash)
Inovasi dan kebaruan membuat produkmu tidak ketinggalan zaman (Foto: riccardo-annandale/unsplash)

Ketika produkmu sudah dikenal orang lain, beberapa orang pasti ingin menirunya. Guna mencegah kemerosotan bisnismu, kamu harus mempunyai siasat lain yakni pengembangan produk agar menjadi inovasi baru.

Dengan adanya perubahan kamu juga dapat mengukur produk apa yang dapat kamu tonjolkan dalam bisnismu, siapa target pasarmu dan berapa keuntunganmu tiap bulan. Contoh dalam gim online setiap season pasti melakukan pembaharuan agar penggemar gim tidak kecewa dengan tampilan yang sama seterusnya. (Joe)

Baca juga:

Seberapa Penting Kolaborasi Antarpengusaha?

#Agustus New Order #Bisnis
Bagikan
Ditulis Oleh

Muchammad Yani

Lebih baik keliling Indonesia daripada keliling hati kamu

Berita Terkait

Dunia
Bos Baru Apple John Ternus Diharap Bawa Perbedaan, Mengubah Arah ke Pengembangan iPhone
Penunjukan Ternus menjadi sinyal bahwa Apple mencari diferensiasi dalam produknya.
Dwi Astarini - Selasa, 21 April 2026
 Bos Baru Apple John Ternus Diharap Bawa Perbedaan, Mengubah Arah ke Pengembangan iPhone
Dunia
Apple Tunjuk Bos Anyar, John Ternus Siap Bawa Era Baru
Apple menunjuk John Ternus sebagai chief executive officer (CEO) baru untuk menggantikan Tim Cook yang mengundurkan diri setelah 15 tahun memimpin raksasa teknologi tersebut.
Dwi Astarini - Selasa, 21 April 2026
  Apple Tunjuk Bos Anyar, John Ternus Siap Bawa Era Baru
Indonesia
Syahmudrian Lubis Jadi Dirut Baru Ancol
Perubahan direksi ini berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk.
Dwi Astarini - Rabu, 15 April 2026
Syahmudrian Lubis Jadi Dirut Baru Ancol
Indonesia
Geliatkan Ekonomi Jakarta, Gubernur Pramono Sederhanakan Birokrasi di Dunia Usaha
Pemerintah DKI Jakarta akan membuka ruang seluas-luasnya bagi pelaku usaha untuk berkembang.
Dwi Astarini - Senin, 09 Maret 2026
Geliatkan Ekonomi Jakarta, Gubernur Pramono Sederhanakan Birokrasi di Dunia Usaha
Olahraga
Jelang Tinggalkan Manchester United, Marcus Rashford Tarik Rp 193 Miliar dari Bisnisnya
Marcus Rashford menarik Rp 193 miliar dari bisnisnya, menjelang ia meninggalkan Manchester United.
Soffi Amira - Jumat, 20 Februari 2026
Jelang Tinggalkan Manchester United, Marcus Rashford Tarik Rp 193 Miliar dari Bisnisnya
Indonesia
Balai Latihan Kerja Bakal Jadi Tempat Inkubator Bisnis
Transformasi BLK ditujukan agar manfaat pelatihan lebih terasa bagi publik dimana keterampilan yang dipelajari lebih relevan dengan kebutuhan dunia kerja
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 01 Februari 2026
Balai Latihan Kerja Bakal Jadi Tempat Inkubator Bisnis
Fun
Brosur hingga Billboard: Alasan Promosi Offline Masih Efektif Menjangkau Konsumen
Promosi offline tetap relevan di era digital. Kenali jenis media promosi offline, manfaat, dan strategi efektif untuk bisnis dan event.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 13 Januari 2026
Brosur hingga Billboard: Alasan Promosi Offline Masih Efektif Menjangkau Konsumen
Lifestyle
'Summarecon Discovery', Pengalaman Visual Perjalanan 50 Tahun Bisnis Properti
Summarecon Discovery menampilkan perjalanan lima dekade perusahaan properti Indonesia ini.
Dwi Astarini - Jumat, 28 November 2025
'Summarecon Discovery', Pengalaman Visual Perjalanan 50 Tahun Bisnis Properti
Indonesia
Sosok Hans Patuwo yang Jebolan Universitas dan Perusahaan Ternama di AS, Calon ‘Orang Nomor Satu’ di GoTo
Pengangkatan akan diajukan dalam rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) yang dijadwalkan pada 17 Desember 2025.
Dwi Astarini - Senin, 24 November 2025
Sosok Hans Patuwo yang Jebolan Universitas dan Perusahaan Ternama di AS, Calon ‘Orang Nomor Satu’ di GoTo
Indonesia
Alasan Prahara Banyak Startup Bangkrut & Gagal Versi BRIN
BRIN menyoroti ketidaksesuaian antara produk yang dikembangkan startup dengan kebutuhan masyarakat sebagai faktor utama.
Wisnu Cipto - Rabu, 22 Oktober 2025
Alasan Prahara Banyak Startup Bangkrut & Gagal Versi BRIN
Bagikan