Zulkifli Hasan: Hentikan Jargon-Jargon yang Anti Kebhinnekaan!

Eddy FloEddy Flo - Minggu, 07 Mei 2017
Zulkifli Hasan: Hentikan Jargon-Jargon yang Anti Kebhinnekaan!

Ketua MPR Zulkifli Hasan (ANTARA FOTO/Arif Firmansyah)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Ketua MPR RI Zulkifli Hasan mengatakan pelaksanaan Pilkada DKI Jakarta lalu banyak terdengar istilah anti nasionalis atau anti kebhinekaan yang justru dinilai sebagai jargon yang dapat merusak persatuan dan kesatuan sehingga seharusnya dihentikan.

"Pada zaman dulu, yang beda pendapat kadang dibilang anti pancasila. Saat pilkada DKI Jakarta juga banyak pula kita mendengar istilah anti nasional atau kebhinekaan. Jargon -jargon ini yang akan merusak persatuan dan sudah seharusnya dihentikan," kata Ketua MPR RI Zulkfli Hasan saat membawakan kuliah umum di Gedung Pinisi Universitas Negeri Makassar (UNM), Minggu, (7/5).

Ia menjelaskan, siapapun orang jika melakukan hal yang benar maka itu sudah merupakan sosok Pancasilais. Artinya mereka tidak melakukan pelanggaran dan taat pada aturan yang berlaku di NKRI. Dirinya juga mencontohkan soal menyuarakan takbir oleh umat Islam yang sudah dilakukan sejak lama. Namun belakangan mulai coba dibalikkan maknanya sebagai pemikiran garis keras. Hal inipun yang tentunya harus diluruskan agar tidak merusak persatuan. Pada masa perjuangan, masyarakat muslim dan para ulama yang ikut berperang mengusir penjajah sukses memerdekaaan Indonesia dengan modal takbir.

Sejarah juga mencatatkan hal itu termasuk juga pada peristiwa 10 November yang juga modalnya takbir. Bambu runcing bisa mengalahkan pesawat tempur dan peralatan persenjataan yang canggih ketika itu, kata dia, tidak membuat pejuang gentar dan tidak takut mati.

"Baru-baru ini, saya mengikuti konferensi pemikiran dan disitu saya menjelaskan bagaimana para ulama dan pejuang muslim bisa memerdekakan Indonesia dengan modalnya takbir Allahu Akbar," katanya dalam kuliah umum yang mengangkat tema "Merawat Konsensus Dasar Kebangsaan di Perguruan Tinggi" tersebut.

Dalam kesempatan tersebut, dirinya juga menjelaskan pancasila itu merupakan dasar, sebagai pegangan, filsafat, pandangan hidup sebagai sumber perilaku yang muaranya untuk persatuan bangsa. Jika perilaku itu bisa ditegakkan dan dijalankan maka tentunya persatuan bangsa akan terus terjaga hingga akhir zaman.

Dirinya juga sekaligus berharap agar para mahasiswa yang merupakan komponen penting dalam melakukan sosialisasi tentang bagaimana merawat dan menjaga persatuan Indonesia yang majemuk.

"Mahasiswa itu harus tampil sebagai penggerak dan jadi agen perubahan. Apalagi di Indonesia itu banyak kejadian yang terjadi dan dipengaruhi oleh pergerakan mahasiswa," katanya menjelaskan.

Sumber: ANTARA

#Zulkifli Hasan #Bhinneka Tunggal Ika #NKRI #Islam #Pancasila
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Manajer KDKMP Mulai Bertugas 1 Oktober 2026, Gajinya Capai Rp 8,3 Juta
KDKMP ditargetkan mulai beroperasi 1 Oktober 2026. Sebanyak 28.891 manajer telah dikontrak dengan gaji Rp6,8 juta hingga Rp8,3 juta.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 30 September 2026
Manajer KDKMP Mulai Bertugas 1 Oktober 2026, Gajinya Capai Rp 8,3 Juta
Indonesia
Tok! Gaji Manajer Koperasi Merah Putih Paling Tinggi Rp 8,3 Juta Bukan Belasan Juta
Menko Pangan Zulkifli Hasan meluruskan isu gaji manajer KDKMP, menegaskan total penghasilan paling tinggi berkisar Rp 8,3 juta disesuaikan UMK daerah.
Wisnu Cipto - Rabu, 30 September 2026
Tok! Gaji Manajer Koperasi Merah Putih Paling Tinggi Rp 8,3 Juta Bukan Belasan Juta
Indonesia
Tok! 46 Negara Pilih Menag Nasaruddin Umar Presiden Pertama Majelis Imam Masjid Dunia
Menag Nasaruddin Umar resmi terpilih jadi Presiden Pertama IAMI di IGIC 2026. Jakarta ditunjuk sebagai sekretariat permanen Majelis Imam Masjid Dunia!
Wisnu Cipto - Senin, 28 September 2026
Tok! 46 Negara Pilih Menag Nasaruddin Umar Presiden Pertama Majelis Imam Masjid Dunia
Indonesia
Jangan Lewatkan 3 Amalan Sunnah Saat Peringatan Maulid Nabi
Gelombang perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW kembali menggema. Malam puncak 25 Agustus bukan sekadar ritual, melainkan momentum spiritual umat Islam.
Wisnu Cipto - Selasa, 25 Agustus 2026
Jangan Lewatkan 3 Amalan Sunnah Saat Peringatan Maulid Nabi
Indonesia
Zulhas Ungkap Masalah di BGN, Pemerintah Setop Sementara Pembangunan SPPG Baru
Menko Pangan Zulkifli Hasan menyebut masih banyak masalah di BGN. Pemerintah menghentikan sementara pembangunan SPPG baru dan fokus pada evaluasi MBG.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 22 Juni 2026
Zulhas Ungkap Masalah di BGN, Pemerintah Setop Sementara Pembangunan SPPG Baru
Indonesia
DPW KPN DKI Jakarta Ingatkan Pentingnya Pancasila, Perbedaan dapat Dikelola Jadi Kekuatan Bersama
Upacara berlangsung dengan khidmat melalui rangkaian pengibaran Bendera Merah Putih, pembacaan teks Pancasila, pembacaan Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945
Angga Yudha Pratama - Rabu, 03 Juni 2026
DPW KPN DKI Jakarta Ingatkan Pentingnya Pancasila, Perbedaan dapat Dikelola Jadi Kekuatan Bersama
Indonesia
Di Tengah Rivalitas Geopolitik, Prabowo Jadikan Pancasila Kompas Indonesia
Presiden Prabowo Subianto menegaskan Pancasila sebagai pegangan bangsa Indonesia di tengah konflik global.
Wisnu Cipto - Senin, 01 Juni 2026
Di Tengah Rivalitas Geopolitik, Prabowo Jadikan Pancasila Kompas Indonesia
Indonesia
Pancasila Kompas Moral Bangsa Hadapi Tantangan Zaman
Pancasila tidak hanya berfungsi sebagai dasar negara, tetapi juga pedoman hidup yang menjaga keutuhan bangsa sejak Indonesia merdeka.
Wisnu Cipto - Senin, 01 Juni 2026
Pancasila Kompas Moral Bangsa Hadapi Tantangan Zaman
Indonesia
Di Hari Lahir Pancasila, Prabowo Ingatkan Aksi Perlawanan Kelompok Anti Cinta Tanah Air
Presiden Prabowo Subianto menegaskan strategi transformasi bangsa berlandaskan Pancasila.
Wisnu Cipto - Senin, 01 Juni 2026
Di Hari Lahir Pancasila, Prabowo Ingatkan Aksi Perlawanan Kelompok Anti Cinta Tanah Air
Indonesia
Prabowo Serukan Kemandirian Bangsa, Pesan Keras di Upacara Hari Pancasila
Presiden Prabowo Subianto memimpin upacara Hari Lahir Pancasila 2026 di Gedung Pancasila.
Wisnu Cipto - Senin, 01 Juni 2026
Prabowo Serukan Kemandirian Bangsa, Pesan Keras di Upacara Hari Pancasila
Bagikan