Zelenskyy Pecat Jaksa Agung dan Kepala Dinas Keamanan
Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy. ((ANTARA/HO-Kepresidenan Ukraina via Reuters/as)
MerahPutih.com - Serangan yang terus dilakukan oleh Rusia serta pengkhiatan yang dilakukan para pejabat Ukraina, membuat Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy melakukan perombakan politik terbesar di Ukraina sejak diinvasi oleh Rusia pada 24 Februari.
Pada Minggu (17/7), secara mendadak Zelenskyy memecat kepala dinas keamanan dalam negeri SBU Ivan Bakanov dan Jaksa Agung Iryna Venediktova. Alasannya, puluhan kasus persekongkolan pejabat di instansi mereka dengan Rusia.
Baca Juga:
Rusia dan Ukraina Mulai Bicarakan Pembukaan Ekspor Gandum
Pemecatan Bakanov, sahabat Zelenskyy sejak kecil, dan Venediktova, yang berperan penting dalam penuntutan atas kejahatan perang Rusia, diumumkan lewat perintah eksekutif di situs web presiden.
Zelenskyy mengatakan dia telah memecat kedua pejabat tinggi itu karena banyak pejabat di kantor mereka telah bersekongkol dengan Rusia.
"Masalah itu juga merembet ke instansi-instansi lain," katanya dikutip Antara.
Dia mengatakan, 651 kasus dugaan pengkhianatan dan persekongkolan yang melibatkan pejabat kejaksaan dan penegak hukum telah diselidiki. Lebih dari 60 pejabat di bawah Bakanov dan Venediktova, kini bertindak melawan Ukraina di wilayah-wilayah yang dikuasai Rusia, katanya.
"Rangkaian kejahatan yang menentang fondasi keamanan nasional negara ini. Menimbulkan pertanyaan sangat serius bagi para pemimpin terkait. Setiap pertanyaan itu akan menerima jawaban yang pantas," katanya.
Saat ini, Pasukan Rusia telah merebut daerah-daerah utama di wilayah selatan dan timur Ukraina selama invasi. Belum jelas bagaimana wilayah Kherson di selatan begitu cepat jatuh ke tangan Rusia, kontras dengan perlawanan sengit di sekitar ibu kota Kiev, yang memaksa Rusia mengalihkan serangannya ke wilayah industri Donbas di timur.
Bakanov diangkat sebagai kepala SBU pada 2019. Zelenskyy menunjuk Oleksiy Symonenko sebagai jaksa agung baru lewat sebuah perintah eksekutif terpisah yang disiarkan oleh situs web presiden. (*)
Baca Juga:
Jokowi Teruskan Misi Damai Ukraina dan Rusia di G20
Bagikan
Alwan Ridha Ramdani
Berita Terkait
Bahar bin Smith Tersangka Kasus Pemukulan Banser, Dijerat Pasal Berlapis
Garda Revolusi Iran Dicap Organisasi Terorirs, Atase Militer Negara Eropa Diusir
Setelah Selat Hormuz, Militer AS Tingkatkan Kekuatan di Teluk Persia
Susul Dirut BEI, Mahendra Siregar dan Sejumlah Petinggi OJK Mengundurkan Diri
DPR Desak Kemenlu Bersiap Hadapi Perang AS-Iran, Evakuasi WNI Jadi Utama
Garda Revolusi Iran Ditetapkan Jadi Organisasi Teroris, Iran: Eropa Sibuk Mengipasi Api.
Ketegangan Dengan AS Meningkat, Iran Klaim Kendalikan Penuh Selat Hormuz
Indonesia Pesta Gol ke Gawang Korsel 5-0 di Laga Pembuka Piala Asia Futsal 2026
Gara-Gara Utang BP Tega Bunuh Ibu Kandung, Jasad Dibakar Dibuang di Jalan
Pesawat Smart Air Jatuh di Perairan Nabire, Seluruh Penumpang Dilaporkan Selamat