Zaman Sudah Canggih, Ngilmu Nulis di Buku Tetap Lebih Asyik

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Rabu, 21 Juli 2021
Zaman Sudah Canggih, Ngilmu Nulis di Buku Tetap Lebih Asyik

Menulis catatan di buku memiliki sensasi yang berbeda. (Foto: Unspalsh/Kyle Gregory)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

COBA deh kamu tulis kalimat "ngilmu di negeri aing" menggunakan pulpen di secarik kertas. Kemudian ketik "ngilmu di negeri aing" di notepad atau ms word. Terus bandingkan perbedaan durasi untuk menghasilkan kalimat tersebut menggunakan tulisan tangan dan ketikan jari, berapa lama?

Aing sih sudah coba. Nulis kalimat tersebut pakai tulisan tangan bisa sampai delapan detik. Tapi kalau pakai ketikan di laptop kesayangan aing cuma empat detik. Itu pun aing ngetiknya belum pakai 10 jari. Bayangkan kalau hacker, ngetik kalimat "ngilmu di negeri aing" jangan-jangan cuma butuh dua detik.

Baca juga:

Badut Kelas, Bikin Seisi Kelas Tertawa Sampai Lemas

Begitu deh di zaman serba canggih ini. Mungkin buku dan pulpen kini tidak lagi menjadi alat ‘perang’ para pelajar, mau itu anak SD, SMP, SMA, sampai kakak-kakak yang ngampus. Ngetik di laptop atau komputer memang lebih praktis dan cepat.

Selain itu, mengapa harus bersusah payah juga untuk melengkapi catatan jika kini para pengajar memberikan materi lewat surel. Hanya dengan beberapa detik saja, materi tersebut sudah berpindah ke dalam gawai.

Kemudahan ini membuat kegiatan menulis catatan dengan menggunakan tulisan tangan sudah mulai dilupakan. Namun, metode tersebut masih tetap digunakan beberapa pelajar karena manfaat dan sensasi berbeda yang dirasakan. Menulis tangan tetap lebih asyik, sebab bisa memberikan manfaat ini, antara lain:

1. Memperkuat memori

Menulis di buku dapat memperkuat memori seseorang. (Foto: Pexels/Min An)

Penuh usaha, mungkin kata ini cocok untuk menggambarkan setiap catatan dengan tulisan tangan. Siswa harus berkonsentrasi dan mendengarkan materi yang disampaikan di dalamnya. Karena hal ini, setiap tulisan yang terdapat didalamnya tidak mudah untuk dilupakan.

Menurut penelitian dari University of Central Florida yang membandingkan tingkat memori antara menulis tangan dengan mengetik, menjelaskan bahwa menulis mendorong adanya pemrosesan dan proses berpikir yang lebih dalam terhadap sebuah materi atau pemaparan.

Hal tersebut berkaitan pula dengan lamanya proses menulis jika dibandingkan dengan mengetik. Karena itu, siswa cenderung menyingkat kata-kata dan menggunakan kata-katanya sendiri dalam menulis. Sehingga tidak keseluruhan materi dicatat dalam buku, melainkan hanya inti dari materi tersebut dan membuat siswa lebih paham.

Sedangkan kalau mengetik, siswa cenderung menulis apa saja yang didengarnya. Pepatah ‘masuk kuping kiri, keluar kuping kanan’ mungkin sesuai untuk menggambarkan situasi ini.

2. Lebih kreatif dan leluasa

Menulis di buku dapat membuat siswa lebih kreatif dan leluasa. (Foto: Pexel_Frans Van)

Pulpen dan spidol dengan beraneka ragam warna dahulu memenuhi kotak pensil para siswa, terlebih siswa perempuan. Peralatan tulis ini digunakan untuk membuat buku catatan mereka tidak monoton dan lebih berwarna. Sebab, terdapat siswa yang memiliki kecenderungan untuk lebih memahami materi dengan catatan lebih berwarna.

Baca juga:

Pekerjaan Rumah Kerap Menjadi 'Pekerjaan Sekolah' Saat Ngilmu di Negeri Aing

Bentuk catatan dalam buku tidak hanya selalu berbentuk tulisan saja. Gambar bagan, tabel, hingga mind map juga seringkali terlihat dalam sebuah buku catatan. Hal ini terjadi karena setiap siswa memiliki perbedaan dalam cara memahami suatu materi. Dengan menulis tangan, setiap siswa dapat menyesuaikan cara belajar mereka dan tidak terpaku dengan materi digital yang telah diberikan pengajar.

3. Bebas dari gangguan

Menulis di buku dapat membebaskan siswa dari gangguan notifikasi pesan. (Foto: Unsplash/Ismail SSalad)

Notifikasi pesan yang memenuhi sebagian besar layar pada gawai merupakan gangguan terbesar dalam mengetik. Mata siswa akan cenderung beralih ke notifikasi yang muncul dan memerlukan beberapa waktu untuk membacanya.

Hal ini menyebabkan materi yang disampaikan tidak dapat dicerna secara keseluruhan, karena menulis memerlukan tingkat konsentrasi yang tinggi untuk memahami materi yang sedang disampaikan. (cit)

Baca juga:

Remedial, Kesempatan Kedua Ketika Nilai Dangkal

#Teknologi #Kesehatan #Juli Ngilmu Di Negeri Aing
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Tekno
iPhone Air 2 Dikabarkan Lebih Tipis, Bawa Baterai Lebih Besar dan Kamera Ganda
iPhone Air 2 kabarnya hadir dengan baterai lebih besar dan kamera ganda. Berikut rumor spesifikasinya.
Soffi Amira - Jumat, 09 Oktober 2026
iPhone Air 2 Dikabarkan Lebih Tipis, Bawa Baterai Lebih Besar dan Kamera Ganda
Tekno
One UI 9.5 Mulai Diuji di Samsung Galaxy A57 dan Galaxy A17 5G, ini Detailnya
Samsung Galaxy A57 dan A17 5G kemungkinan bakal dapat update One UI 9. Sebab, software tersebut sedang diuji di kedua HP tersebut.
Soffi Amira - Jumat, 09 Oktober 2026
One UI 9.5 Mulai Diuji di Samsung Galaxy A57 dan Galaxy A17 5G, ini Detailnya
Tekno
iPhone 18 Mulai Dijual di Indonesia, Seri 15-16 Diskon Jutaan Rupiah. Cek Harga Resmi iBox di Sini!
Banderol iPhone 15 dan 16 diskon jutaan rupiah di iBox per Oktober 2026 seiring dimulainya pre-order seri flagship terbaru iPhone 18 Pro.
Wisnu Cipto - Kamis, 08 Oktober 2026
iPhone 18 Mulai Dijual di Indonesia, Seri 15-16 Diskon Jutaan Rupiah. Cek Harga Resmi iBox di Sini!
Tekno
OPPO Find X10 dan Find X10 Pro Max Rilis Global 21 Oktober 2026, Bawa Kamera 200MP
OPPO Find X10 dan Find X10 Pro Max siap debut global 21 Oktober 2026. HP ini membawa kamera 200MP dan baterai 8.000mAh.
Soffi Amira - Kamis, 08 Oktober 2026
OPPO Find X10 dan Find X10 Pro Max Rilis Global 21 Oktober 2026, Bawa Kamera 200MP
Tekno
Pengguna iPhone 18 Pro Burgundy Keluhkan Perubahan Warna di Kamera, ini Penyebabnya
Pengguna iPhone 18 Pro Burgundy mengeluhkan perubahan warna di sekitar kamera. Namun, penyebabnya sangat sepele.
Soffi Amira - Kamis, 08 Oktober 2026
Pengguna iPhone 18 Pro Burgundy Keluhkan Perubahan Warna di Kamera, ini Penyebabnya
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Dunia
Finlandia Hentikan Pembangunan Dua Pusat Data Google, Khawatirkan Kerusakan Lingkungan
Penghentian itu dilakukan di tengah kekhawatiran atas penebangan lebih dari 300 hektare hutan.
Dwi Astarini - Rabu, 07 Oktober 2026
Finlandia Hentikan Pembangunan Dua Pusat Data Google, Khawatirkan Kerusakan Lingkungan
Tekno
Apple Rencanakan 2 Peluncuran Produk di Oktober, Diperkirakan Lini Mac
Diprediksi, produk yang akan diluncurkan dalam acara tersebut yakni MacBook Ultra.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Apple Rencanakan 2 Peluncuran Produk di Oktober, Diperkirakan Lini Mac
Tekno
Bocoran Samsung Galaxy S27 Ultra: Bawa Warna Baru dan Baterai 5.700 mAh
Samsung Galaxy S27 Ultra kini mulai mengungkap bocoran warnanya. HP itu juga membawa baterai 5.700 mAh.
Soffi Amira - Selasa, 06 Oktober 2026
Bocoran Samsung Galaxy S27 Ultra: Bawa Warna Baru dan Baterai 5.700 mAh
Tekno
Vivo Y600k Turbo Resmi Meluncur, Bawa Baterai Jumbo 9.020 mAh dan Harga Rp 7,4 Juta
Vivo Y600k Turbo resmi meluncur dengan baterai jumbo 9.020 mAh. HP ini dibanderol seharga Rp 7,4 juta.
Soffi Amira - Selasa, 06 Oktober 2026
Vivo Y600k Turbo Resmi Meluncur, Bawa Baterai Jumbo 9.020 mAh dan Harga Rp 7,4 Juta
Bagikan