Yuk Segera Daftar KIP Kuliah 2021, Cek Syaratnya dan Besaran Beasiswanya

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Rabu, 10 Februari 2021
Yuk Segera Daftar KIP Kuliah 2021, Cek Syaratnya dan Besaran Beasiswanya

Ilustrasi kuliah. (Foto: Pixabay)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) resmi membuka pendaftaran Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah tahun 2021. Pendaftaran KIP Kuliah ini dibuka dari 8 Februari dan ditutup 31 Oktober 2021.

KIP Kuliah merupakan program Bantuan Pendidikan UKT/SPP yang diberikan kepada mahasiswa Indonesia menempuh pendidikan di semester 3, 5, dan 7 atau tugas akhir.

Melalui laman resmi Kemdikbud ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi calon penerima KIP kuliah yakni, peserta KIP Kuliah adalah siswa SMA/sederajat yang lulus pada tahun ajaran berjalan atau lulus dua tahun sebelumnya.

Baca Juga:

TemanKIP Cara Jokowi Bantu Uang Kuliah Mahasiswa Terancam DO

Peserta memiliki potensi akademi, namun memiliki keterbatasan ekonomi. Lulus seleksi penerimaan mahasiswa baru pada program studi dengan akreditasi kampus A atau B.

Keuntungan penerima KPI Kuliah ialah pembebasan biaya pendaftaran seleksi masuk Perguruan Tinggi, pembebasan biaya kuliah, bantuan biaya hidup dan jumlah dana bantuan KIP Kuliah.

Berikut dana yang didapat perserta KPI Kuliah jika diterima. Biaya kuliah sebesar Rp2,4 juta per semester langsung ke perguruan tinggi (PT), biaya hidup sebesar Rp700 ribu per bulan yang dibayarkan setiap semester.

Selanjutnya S1 maksimal 8 semester, total selama studi maksimal Rp33,6 juta. D3 maksimal 6 semester, total selama studi maksimal Rp 25,2 juta. D2 maksimal 4 semester, total selama studi maksimal Rp 16.8 juta. D1 maksimal 2 semester, total selama studi maksimal Rp8,4 juta.

Untuk dapat menerima dana bantuan KIP Kuliah, calon penerima harus mendaftarkan diri dulu melalui situs https://kip-kuliah.kemdikbud.go.id/. Berikut langkah-langkahnya:

- Buka laman situs https://kip-kuliah.kemdikbud.go.id/siswa/pendaftaran/baru
- Isi kolom Nomor Induk Kependudukan (NIK) sesuai KTP
- Isi kolom Nomor Induk Siswa Nasional (NISN) yang terdaftar.
- Isi Nomor Pokok Sekolah Nasional NPSN.
- Isi alamat email yang akan dipakai untuk berkoordinasi, disarankan Gmail.
- Klik ‘Proses Selanjutnya’ dan ikuti petunjuk yang diberikan.

Setelah proses pendaftaran selesai, calon penerima KPI Kuliah akan mendapatkan Nomor Pendaftaran dan Kode Akses, langsung ke alamat email yang telah didaftarkan.

Selanjutnya, gunakan kode akses tersebut untuk masuk ke laman utama situs Kartu Indonesia Pintar Kuliah.

Kampus UGM. (Foto: Antara)
Kampus UGM. (Foto: Antara)

Calon penerima akan diminta untuk memilih jalur seleksi yang akan diikuti, mulai dari SNMPTN, SBMPTN, SMPN, UMPN, hingga seleksi Mandiri.

Bila terjadi kendala selama proses pendaftaran, peserta KIP Kuliah dapat menghubungi admin melalui laman http://vervalpd.data.kemdikbud.go.id/ yang telah disediakan.

Salah satu mahasiswa di STIE Bhakti Pembangunan, Pesanggrahan, Jakarta Selatan bernama Fikri (24) mengaku, dirinya tidak mengetahui jika Pemerintah Pusat mempunyai program dalam membantu mahasiswa di tengah pandemi COVID-19.

Pihak kampus pun, kata dia, tidak berperan aktif menyampaikan informasi ini kepada masiswa terkait adanya bantuan perkuliahan tersebut. Ia pun berencana akan mendaftarkan diri dalam seleksi KIP kuliah ini.

"Engga tahu kalau ada KIP Kuliah. Iya lah mau daftar," ujar Fikri kepada MerahPutih.com, Rabu (10/2).

Fikri yang berdomisili di Meruya Selatan ini mengatakan, kalau dirinya juga tidak mendapatkan bantuan kuliah dari Pemprov DKI yakni program Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU). Lantaran saat pembukaan dirinya tidak mendaftar.

"Engga. Temen tidak ngajak waktu bikin," kesal dia. (Asp)

Baca Juga:

Pemerintah Kucurkan Dana Rp4,1 Triliun untuk KIP Kuliah

#Kartu Indonesia Pintar #Beasiswa #KIP #KIP Kuliah
Bagikan
Ditulis Oleh

Asropih

Berita Terkait

Indonesia
Komisi X DPR Dukung 150 Ribu Beasiswa Guru, Usul Kuota Ditambah dan Seleksi Dipermudah
Wakil Ketua Komisi X DPR RI mendukung program 150 ribu beasiswa D4 dan S1 untuk guru. DPR juga mengusulkan penambahan kuota serta penyederhanaan proses seleksi.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 02 Juni 2026
Komisi X DPR Dukung 150 Ribu Beasiswa Guru, Usul Kuota Ditambah dan Seleksi Dipermudah
Indonesia
880 Ribu Murid TK Bakal Dapat Beasiswa, Tiap Desa Minimal Ada Satu TK
Murid taman kanak-kanak mendapatkan beasiswa PIP sebesar 450.000 per tahun.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 22 April 2026
880 Ribu Murid TK Bakal Dapat Beasiswa, Tiap Desa Minimal Ada Satu TK
Indonesia
Sejarah Baru! Indonesia Punya Beasiswa untuk TK, Jatahnya Setahun Rp 450 Ribu
Kemendikdasmen alokasikan beasiswa PIP Rp450.000 per tahun bagi 888 ribu murid TK, total penerima 19,6 juta pelajar 2026.
Wisnu Cipto - Rabu, 22 April 2026
Sejarah Baru! Indonesia Punya Beasiswa untuk TK, Jatahnya Setahun Rp 450 Ribu
Indonesia
Pemkot Surabaya Sediakan Beasiswa Bagi 23 Mahasiwa, Ini Syarat dan Cara Daftarnya
Masalah sosial pendidikan di kalangan masyarakat juga bisa terselesaikan tanpa harus menunggu lama.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 15 April 2026
Pemkot Surabaya Sediakan Beasiswa Bagi 23 Mahasiwa, Ini Syarat dan Cara Daftarnya
Indonesia
Penyaluran KIP Kuliah 2026 Gunakan DTSEN, Pastikan Mahasiswa Miskin Kuliah Gratis
Calon penerima wajib melampaui tahapan seleksi yang selaras dengan Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB), baik melalui jalur SNBP, SNBT, maupun Seleksi Mandiri
Angga Yudha Pratama - Selasa, 31 Maret 2026
Penyaluran KIP Kuliah 2026 Gunakan DTSEN, Pastikan Mahasiswa Miskin Kuliah Gratis
Indonesia
Wacana LPDP Jakarta, DPRD Ingatkan Pemprov DKI Prioritaskan Bansos dan KJP-KJMU
Pemprov DKI diminta untuk berhati-hati dalam mengelola anggaran LDPD ke luar negeri. Sebab, ada pemotongan Dana Bagi Hasil (DBH) sekitar Rp 15 triliun.
Soffi Amira - Jumat, 27 Februari 2026
Wacana LPDP Jakarta, DPRD Ingatkan Pemprov DKI Prioritaskan Bansos dan KJP-KJMU
Indonesia
Publikasi Nama-Nama Alumni Nakal LPDP ke Publik Masih Tahap Wacana
Direktur Utama LPDP, Sudarto, menegaskan wacana publikasi daftar alumni nakal LPDP masih sebatas kajian internal dan belum menjadi keputusan final.
Wisnu Cipto - Kamis, 26 Februari 2026
Publikasi Nama-Nama Alumni Nakal LPDP ke Publik Masih Tahap Wacana
Indonesia
36 Alumni Beasiswa LPDP Belum Jalankan Kewajiban Pengabdian, Ini Sanksi Bagi Mereka
Sanksi bagi pelanggar kewajiban pengabdian berupa mengembalikan dana pendidikan serta pemblokiran akses terhadap seluruh program LPDP di masa mendatang
Wisnu Cipto - Kamis, 26 Februari 2026
36 Alumni Beasiswa LPDP Belum Jalankan Kewajiban Pengabdian, Ini Sanksi Bagi Mereka
Indonesia
8 Awardee LPDP Dikenai Sanksi Pengembalian Dana, Kemenkeu: Itu Uang Rakyat
Menkeu menyayangkan dugaan penyalahgunaan fasilitas maupun sikap yang dinilai tidak sejalan dengan tujuan pemberian beasiswa.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 24 Februari 2026
8 Awardee LPDP Dikenai Sanksi Pengembalian Dana, Kemenkeu: Itu Uang Rakyat
Indonesia
Komitmen Kebangsaan Calon Penerima Beasiswa LPDP Harus Diuji Lebih Dalam, Bukan Sekadar Kecakapan Akademik
Hal ini disampaikan anggota Komisi X DPR RI, Habib Syarief buntut viral alumni ‘Cukup Saya WNI’.
Frengky Aruan - Senin, 23 Februari 2026
Komitmen Kebangsaan Calon Penerima Beasiswa LPDP Harus Diuji Lebih Dalam, Bukan Sekadar Kecakapan Akademik
Bagikan