Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Publikasi Nama-Nama Alumni Nakal LPDP ke Publik Masih Tahap Wacana

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Kamis, 26 Februari 2026
Publikasi Nama-Nama Alumni Nakal LPDP ke Publik Masih Tahap Wacana

Direktur Utama Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Sudarto memberikan pemaparan dalam taklimat media di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Rabu (25/2/2026). ANTARA/Imamatul Silfia

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Kementerian Keuangan tengah mengkaji kebijakan untuk menampilkan nama alumni yang dinilai tidak memenuhi kewajiban program beasiswa di situs resmi LPDP.

Namun, Direktur Utama LPDP, Sudarto, menegaskan wacana itu masih sebatas kajian internal dan belum menjadi keputusan final.

“Kami sedang mempertimbangkan kemungkinan menampilkan nama alumni yang tidak patuh di situs web LPDP. Ini masih dalam tahap pemikiran,” kata Sudarto, dalam jumpa pers di Jakarta, Kamis (26/2).

Baca juga:

Mahasiswa Penerima Beasiswa LPDP Dituntut Hal Ini, Utamakan Moral

Alumni Nakal LPDP

Sudarto menjelaskan, wacana ini didorong oleh tanggung jawab moral penerima beasiswa. Menurutnya, dana LPDP berasal dari pajak masyarakat, sehingga penerima manfaat wajib mematuhi seluruh komitmen yang telah disepakati sejak awal.

Wacana ini semakin mencuat setelah ditemukan masih ada 36 penerima beasiswa LPDP yang belum menjalankan kewajiban pengabdian di Indonesia sesuai ketentuan. “Perlu diingat, beasiswa ini menggunakan dana pajak masyarakat,” imbuh Sudarto, dikutip Antara.

LPDP berdiri sejak 2012 dan menjadi salah satu program beasiswa terbesar di Indonesia. Hingga Januari 2026, jumlah alumni LPDP mencapai lebih dari 32 ribu orang.

Baca juga:

Menkeu Minta Alumni LPDP AP Kembalikan Dana Beasiswa Usai Video Istri Viral

Momentum Perbaikan Sistem LPDP

Bos LPDP itu menambahkan kebijakan ini sekaligus menjadi momentum untuk membenahi sistem pengawasan dan meningkatkan kepatuhan alumni.

Saat ini, Sudarto menekankan LPDP tengah melakukan berbagai perbaikan agar pengelolaan program beasiswa semakin transparan dan akuntabel.

“Ini masih dipertimbangkan. Banyak langkah pembenahan yang sedang kami lakukan, dan situasi ini menjadi kesempatan untuk memperbaiki sistem ke depan,” tandas Sudarto. (*)

#LPDP #Beasiswa #Kementerian Keuangan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Wisnu Cipto

Jurnalis dan penulis profesional selama dua dekade di industri media, mulai dari koran, televisi, hingga konten digital. Lulusan FISIP UI terlatih merangkai kata-kata terkait isu sosial-budaya-politik-hukum secara akurat dan relevan bagi pembaca, dengan kiblat kode etik jurnalistik dan verifikasi-verifikasi-verifikasi ... Pemegang sertifikasi kompetensi dari Lembaga Pers Dr.Soetomo (LPDS), yang coba terus belajar berkarya dengan 'hati'.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Mahasiswa Penerima KIP Kuliah Diminta Lakukan Pemutakhiran Data DTSEN
Amalia membantah anggapan bahwa kenaikan status desil yang diduga tanpa adanya penambahan penghasilan riil pada anggota keluarga mahasiswa tersebut disebabkan oleh adanya kesalahan
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 08 Juli 2026
Mahasiswa Penerima KIP Kuliah Diminta Lakukan Pemutakhiran Data DTSEN
Indonesia
Jangan Takut Daftar Beasiswa LPDP, Syarat Bahasa Inggris Kini Lebih Simpel!
LPDP menyederhanakan syarat bahasa Inggris pada seleksi Beasiswa LPDP Tahap II 2026. Sertifikat lebih fleksibel dan pemegang LoA unconditional tidak wajib melampirkan sertifikat.
Wisnu Cipto - Senin, 06 Juli 2026
Jangan Takut Daftar Beasiswa LPDP, Syarat Bahasa Inggris Kini Lebih Simpel!
Indonesia
Kabar Gembira, Syarat Bahasa Inggris Beasiswa LPDP Dipermudah
Tujuan perguruan tinggi dalam negeri wajib menyampaikan sertifikat kemampuan bahasa Inggris dari lembaga tertentu, kini mengakui lebih banyak jenis sertifikat.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 05 Juli 2026
Kabar Gembira, Syarat Bahasa Inggris Beasiswa LPDP Dipermudah
Indonesia
Purbaya Rombak Komposisi Beasiswa LPDP 2026 Fokus 80% Bidang Eksakta. Nasib Anak Sosial?
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa fokuskan 80% beasiswa LPDP 2026 untuk bidang STEM. Pemerintah tetap integrasikan ilmu sosial, humaniora, seni, dan ekonomi agar pembangunan inklusif.
Wisnu Cipto - Jumat, 03 Juli 2026
Purbaya Rombak Komposisi Beasiswa LPDP 2026 Fokus 80% Bidang Eksakta. Nasib Anak Sosial?
Indonesia
Menteri Keuangan Purbaya Lantik 3 Dirjen Baru, Ingatkan Integritas sebagai Fondasi
Purbaya menegaskan pelantikan tersebut bukan sekadar pengisian jabatan, melainkan penyerahan amanah negara yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.
Dwi Astarini - Kamis, 02 Juli 2026
Menteri Keuangan Purbaya Lantik 3 Dirjen Baru, Ingatkan Integritas sebagai Fondasi
Indonesia
Pemerintah Kembali Tempatkan Dana Rp 281 Triliun di Bank BUMN, Likuiditas Dijaga hingga Akhir 2026
Pemerintah kembali menempatkan dana Rp 281 triliun di bank BUMN hingga Desember 2026 untuk menjaga likuiditas perbankan. Tambahan dana siaga Rp 100 triliun juga disiapkan.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 29 Juni 2026
Pemerintah Kembali Tempatkan Dana Rp 281 Triliun di Bank BUMN, Likuiditas Dijaga hingga Akhir 2026
Indonesia
Pemprov DKI Siapkan Rp 100 Miliar dari APBD untuk Program LPDP 2027
Anggaran ratusan miliar itu akan dikelola Pemprov DKI dengan menggandeng LPDP pusat.
Dwi Astarini - Jumat, 26 Juni 2026
Pemprov DKI Siapkan Rp 100 Miliar dari APBD untuk Program LPDP 2027
Indonesia
DPR Dorong Perluasan Penerima Beasiswa Tenaga Medis
Penerima beasiswa Kementerian Kesehatan saat ini baru menjangkau sekitar 8.484 mahasiswa.
Dwi Astarini - Jumat, 26 Juni 2026
DPR Dorong Perluasan Penerima Beasiswa Tenaga Medis
Indonesia
Pemkot Tangerang Berikan Bantuan Rp 1,8 Juta ke Siswa Masuk SMP Swasta
Ada sejumlah syarat yang harus dipenuhi agar peserta didik mendapatkan bantuan pendidikan yakni warga Kota Tangerang Selatan yang dibuktikan dengan kartu keluarga atau kartu identitas anak
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 24 Juni 2026
Pemkot Tangerang Berikan Bantuan Rp 1,8 Juta ke Siswa Masuk SMP Swasta
Indonesia
Jatim Siapkan Beasiswa Bagi 143 Ribu Pelajar dan Mahasiswa, Tekan Anak Tidak Sekolah
program tersebut juga menjadi bagian dari upaya menekan angka anak tidak sekolah (ATS) serta meningkatkan angka partisipasi kasar (APK) pendidikan di Jawa Timur.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 19 Juni 2026
Jatim Siapkan Beasiswa Bagi 143 Ribu Pelajar dan Mahasiswa, Tekan Anak Tidak Sekolah
Bagikan