Wisata

Yuk Jadi Pelancong Ramah Lingkungan, Begini Caranya!

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Jumat, 15 Maret 2019
Yuk Jadi Pelancong Ramah Lingkungan, Begini Caranya!

Pelancong juga harus cinta lingkungan (Foto: Pexels/Catarina Sousa)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MUNGKIN di lingkungan tempat tinggalmu. Kamu berusaha hidup dengan gaya hidup yang ramah lingkungan. Tujuannya agar lingkungan kamu enggak tercemar dengan jenis-jenis polusi yang membuat lingkungan hidupmu enggak nyaman.

Namun, beda cerita jika kamu melancong. Kamu mungkin enggak terpikir untuk menjadi seorang pelancong yang ramah lingkungan. Padahal ada baiknya jika kamu memikirkan kelangsungan hidup warga sekitar di tempat wisata kamu.

Oleh karena itu, enggak ada salahnya kamu mencoba menjadi seorang pelancong yang ramah lingkungan. Bagaimana caranya? Berikut cara yang bisa kamu lakukan menurut laman The New York Times.

1. Sebisa mungkin naik kereta

Kereta lebih ramah lingkungan dibandingkan pesawat (Foto: Pexels/veerasak Piyawatanakul)

Moda transportasi yang kamu gunakan amatlah berpengaruh ke pencemaran lingkungan. Jika kamu seorang pelancong ramah lingkungan. Cobalah sebisa mungkin untuk menggunakan transportasi kereta dibandingkan pesawat terbang.

Menurut the Environmental Protection Agency. Pesawat terbang menghasilkan 12% dari semua gas rumah kaca di AS. Lalu emisi dari mobil dan kendaraan lain menyumbang persentase total yang lebih besar.

Memang enggak semua destinasi bisa dicapai menggunakan kereta. Tapi jika memang ada pilihan menggunakan pesawat terbang atau kereta. Gunakan kereta! "Ini cara yang bagus untuk mencapai tujuan dan memiliki dampak karbon yang jauh lebih rendah daripada terbang," kata Justin Francis, CEO dari agen travel Responsible Travel.

2. Menginap di penginapan yang berkelanjutan atau ramah lingkungan

Indonesia memiliki banyak hotel yang ramah lingkungan (Foto: the-dharmawangsa.com)

Di mana kamu menginap juga bisa membuat kamu menjadi seorang pelancong ramah lingkungan. Sudah banyak hotel ramah lingkungan yang hadir di Indonesia maupun negara lain. Hotel ramah lingkungan ialah yang bertanggung jawab terhadap limbah, air, dan energi yang mereka gunakan.

"Hotel Berkelanjutan telah berkembang pesat dalam beberapa tahun terakhir, terutama melalui program sertifikasi yang mengikuti standar praktek terbaik internasional," kata Samantha Bray, managing director di Responsible Travel.

Di Indonesia sendiri ada beberapa hotel ramah lingkungan. Termasuk The Dharmawangsa (Jakarta), Hyatt Regency (Yogyakarta), Kila Senggigi Beach (Lombok), dan Alila (Solo). Jadi jangan lupa booking hotel yang ramah lingkungan juga ya sebelum berangkat.

3. Hormati lingkungan di tempat wisata tujuan kamu

Jangan pakai sedotan plastik walau berada di tempat wisata (Foto: Pexels/Pixabay)

Semua kembali lagi ke diri kamu sendiri. Kalau kamu enggak menghormati lingkungan di tempat tujuan kamu. Berarti kamu bukan traveler ramah lingkungan. Jadi apa saja yang bisa kamu lakukan?

Mudah saja. Bawalah sedotan kamu sendiri. Sehingga kamu enggak perlu menggunakan sedotan plastik saat membeli minuman di tempat wisata. Bawalah juga wadah makanan atau minuman yang bisa kamu gunakan kembali. Kalau perlu, bawalah tas belanja sendiri. Jangan menggunakan plastik di supermarket di area wisata.

Jadi bagaimana sahabat Merah Putih. Sudah siap menjadi pelancong ramah lingkungan? (ikh)

Baca juga: Cegah Bau Badan Setelah Menempuh Perjalanan dengan 4 Cara Ini

#Ramah Lingkungan #Wisata #Wisatawan
Bagikan
Ditulis Oleh

Ikhsan Aryo Digdo

Learner.

Berita Terkait

Indonesia
Menpar Widiyanti Bantah Bali Sepi Wisatawan, Data 2025 Tunjukkan Tren Positif
Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana menegaskan Bali tidak sepi wisatawan. Sepanjang Januari–November 2025, kunjungan mencapai 12,2 juta wisatawan.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 04 Februari 2026
Menpar Widiyanti Bantah Bali Sepi Wisatawan, Data 2025 Tunjukkan Tren Positif
Indonesia
Terpidana Kerja Sosial Bakal Dikerahkan Bersihkan Ribuan Tempat Kotor
Pidana kerja sosial sendiri merupakan salah satu tindakan hukum yang diterapkan kepada pelanggar pidana ringan, sesuai dengan yang diatur dalam KUHP yang baru.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 03 Februari 2026
Terpidana Kerja Sosial Bakal Dikerahkan Bersihkan Ribuan Tempat Kotor
Travel
Resorts World Genting Jalin Kemitraan Kemitraan Strategis dengan Stakeholder Pariwisata, Bersiap Kenalkan Eufloria
Resorts World Genting melakukan penguatan kehadirannya di pasar Indonesia melalui penandatanganan kerja sama strategis.
Dwi Astarini - Rabu, 28 Januari 2026
Resorts World Genting Jalin Kemitraan Kemitraan Strategis dengan Stakeholder Pariwisata, Bersiap Kenalkan Eufloria
Indonesia
28 Perusahaan Tambang Nakal Kena Denda Triliunan, DPR Minta Uangnya Langsung Balik ke Rakyat Terdampak
Namun, keberanian itu harus dibarengi dengan transparansi alokasi dana denda agar tidak terjadi penyimpangan di kemudian hari
Angga Yudha Pratama - Selasa, 27 Januari 2026
28 Perusahaan Tambang Nakal Kena Denda Triliunan, DPR Minta Uangnya Langsung Balik ke Rakyat Terdampak
Indonesia
Whoosh Jadi Incaran Turis Asing, Hampir 300 Ribu WNA Malaysia Datang Cuma Buat Naik
Jumlah penumpang Whoosh WNA mencapai 401.282 orang, naik 60 persen dibandingkan tahun 2024 sebanyak 251.525 penumpang.
Wisnu Cipto - Senin, 26 Januari 2026
Whoosh Jadi Incaran Turis Asing, Hampir 300 Ribu WNA Malaysia Datang Cuma Buat Naik
Indonesia
Promo Ancol 2026: Tiket Masuk Rp 35 Ribu, Gratis Voucher Makan Rp 20 Ribu
Ancol kini menggelar promo tiket masuk seharga Rp 35 ribu. Nantinya, pengunjung mendapatkan voucher makan senilai Rp 20 ribu.
Soffi Amira - Kamis, 15 Januari 2026
Promo Ancol 2026: Tiket Masuk Rp 35 Ribu, Gratis Voucher Makan Rp 20 Ribu
Indonesia
10 Tujuan Favorit Wisatawan Asing Dengan Menggunakan Kereta Api
Konektivitas antarkota yang terhubung langsung dengan kawasan wisata memperkuat daya saing Indonesia sebagai destinasi global, sekaligus memastikan belanja wisatawan mancanegara tersebar ke berbagai daerah.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 11 Januari 2026
10 Tujuan Favorit Wisatawan Asing Dengan Menggunakan Kereta Api
Indonesia
Syahbandar Larang Kapal Wisata Labuan Bajo Berlayar Malam Hari
Larangan pergerakan kapal pada malam hari di wilayah perairan Taman Nasional (TN) Komodo.
Wisnu Cipto - Jumat, 09 Januari 2026
Syahbandar Larang Kapal Wisata Labuan Bajo Berlayar Malam Hari
Indonesia
Kereta Panoramic Jadi Favorit Wisata Nataru 2025-2026, Pelanggan Capai 11.819 Orang
Menjadi representasi transformasi layanan kereta api dari sekadar moda transportasi menjadi bagian dari ekosistem pariwisata.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Januari 2026
Kereta Panoramic Jadi Favorit Wisata Nataru 2025-2026, Pelanggan Capai 11.819 Orang
Indonesia
Cirebon Jadi Tujuan Pariwisata Baru saat Nataru 2026, KAI Catat 274 Ribu Penumpang Kereta Api Turun dan Naik
Aktivitas perjalanan di Cirebon selama Nataru mencerminkan tingginya kebutuhan mobilitas masyarakat sekaligus meningkatnya minat perjalanan wisata berbasis kereta api.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Cirebon Jadi Tujuan Pariwisata Baru saat Nataru 2026, KAI Catat 274 Ribu Penumpang Kereta Api Turun dan Naik
Bagikan