Youtube Tentang Kriminal Disukai Orang, Begini Cara Buatnya

P Suryo RP Suryo R - Rabu, 09 September 2020
Youtube Tentang Kriminal Disukai Orang, Begini Cara Buatnya

Video tentang kriminal di Youtube banyak menarik viewer. (Foto: Pexels/kat wilcox)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MENJADI Youtuber saat ini merupakan profesi favorit bagi sekelompok anggota masyarakat. Selain bisa terkenal dengan cepat, pendapatannya pun juga cukup besar.

Bisa jadi saat ini Youtuber yang menyajikan konten kriminal hanyalah Rani Stones Sanjaya. Dia tak berkeberatan memberikan tips menjadi youtuber yang menyajikan konten kejahatan dan kekerasan.

Baca Juga:

Berkat YouTube, Gitaris Indonesia Ini Berhasil Menarik Perhatian Dunia

rani stones
Rani Stones Sanjaya, harus kuat dalam jaringan. (Foto: MP/Kanugrahan)

Menurut Rani, kunci pertama menjadi seorang Youtuber yang spesifik di bidang kriminal adalah kuat dalam jaringan.

"Terutama jaringan di Kepolisian. Karena mereka lah yang menjadi sumber informasi soal peristiwa kejahatan dan peristiwa kriminal," kata Rani saat berbincang dengan Merahputih.com di Jakarta, Selasa (8/9).

Rani melanjutkan tips kedua adalah memberikan konten yang menarik dan menambahkan sedikit 'drama' di setiap peristiwa. Menurut Rani, tak jarang konten kriminal adalah peristiwa yang bersifat umum seperti penjambretan dan penggerebekan pelaku narkotika. Sehingga mesti ditambahkan konten yang menarik.

"Saya mesti memberikan kemasan yang menarik seperti menambah efek menegangkan dan dramatisasi dalam proses pembuatan," jelas Rani.

Rani yang juga wartawan senior di salah satu TV swasta ini menceritakan, salah satu momen menegangkan yang pernah ia buat adalah ketika kerusuhan ketika demo di Bawaslu 2019 lalu.

Baca Juga:

'Kasta' pada Youtube yang Perlu Kamu Tahu!

lampu
Butuh efek dramatisasi untuk menarik viewer. (Foto: Pexels/Pixabay)

Saat itu, pemilik BR Chanel ini nekat ngevlog ketika massa saling bentrok dengan kepolisian dan melakukan pengerusakan sejumlah obyek.

"Saat itu TV enggak ada yang berani tayang. Saya nekat saja ngevlog disana meski ada perasaan waswas jadi sasaran massa," jelas Rani yang juga Ketua Lensa Pusat ini.

Untungnya, aksi nekat Rani berbuah manis. Sebab, darisanalah subscribernya bertambah drastis hingga kini menyentuh angka 10 ribu.

"Konten kriminal ini hampir disukai semua kalangan asalkan ada 'bumbu' yang menarik," ujar pria asal Jakarta yang sudah memiliki akun Youtube sejak 2012 lalu ini.

Bahkan, beberapa netizen kini kerap memberikan informasi soal peristiwa kejahatan ke Rani. Seperti tawuran hingga kecelakaan.

"Saya kadang teruskan ke pejabat kepolisian setempat sehingga cepat ditindaklanjuti," terang dia.
Rani berharap, para Youtuber baru untuk tak menjadikan produksi konten sebagai beban.

"Jangan dulu dipikirin video kita bakal laku atau tidak dan tak berharap banyak yang tonton, apalagi mengharapkan penghasilan. Intinya harus tekun dan mau mencari ide yang berbeda dari Youtuber lainnya," pesan Rani. (Knu)

#Kriminal #YouTube #Youtuber
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

P Suryo R

Stay stoned on your love
Show More

Berita Terkait

Tekno
Skema Baru Cara Hitung View YouTube Mulai 24 Agustus, Kreator Bisa Panen Tayangan Instan
YouTube resmi ubah cara hitung view video mulai 24 Agustus 2026. Tayangan kini tercatat sejak video diputar, kreator bisa panen tayangan instan.
Wisnu Cipto - Rabu, 19 Agustus 2026
Skema Baru Cara Hitung View YouTube Mulai 24 Agustus, Kreator Bisa Panen Tayangan Instan
Indonesia
Polisi Mulai Selidiki Promosi Vape Libatkan Anak-Anak di Kanal Youtube MJ
Petugas juga terus mendalami materi digital yang telah diperoleh, yakni rekaman siaran langsung media sosial (live streaming), cuplikan video, rekaman yang diduga berkaitan dengan promosi produk
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 04 Agustus 2026
Polisi Mulai Selidiki Promosi Vape Libatkan Anak-Anak  di Kanal Youtube MJ
Indonesia
Komdigi Kasih Tenggat 3 Hari YouTube Tindak Bigmo Buntut Anak Promosi Vape
Komdigi beri tenggat 3 hari kepada YouTube untuk menindak konten promosi vape kreator Bigmo yang melibatkan anak. Jika tidak, sanksi administratif menanti.
Wisnu Cipto - Senin, 03 Agustus 2026
Komdigi Kasih Tenggat 3 Hari YouTube Tindak Bigmo Buntut Anak Promosi Vape
Indonesia
Kemkomdigi Layangkan Teguran ke YouTube usai Temukan Konten Vape yang Libatkan Anak
Kemkomdigi melayangkan teguran ke YouTube, setelah menemukan konten vape yang melibatkan anak-anak.
Soffi Amira - Minggu, 02 Agustus 2026
Kemkomdigi Layangkan Teguran ke YouTube usai Temukan Konten Vape yang Libatkan Anak
Indonesia
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf, Polisi Tetap Usut meski Laporan Dicabut
Korban diduga dibawa paksa lima pria tak dikenal saat perayaan ulang tahun neneknya di sebuah restoran di kawasan Mangga Besar, Sawah Besar, Jakarta Pusat.
Dwi Astarini - Selasa, 21 Juli 2026
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf, Polisi Tetap Usut meski Laporan Dicabut
Indonesia
Polisi Ungkap Hasil Tes Urine Andra ST dan Robby Pantjaro Usai Kecelakaan McLaren di Sukoharjo
Satlantas Polres Sukoharjo mengungkap hasil tes urine Andra ST dan Robby Pantjaro usai kecelakaan McLaren 720S. Polisi masih selidiki penyebab kecelakaan dan dugaan pencurian ponsel.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 09 Juli 2026
Polisi Ungkap Hasil Tes Urine Andra ST dan Robby Pantjaro Usai Kecelakaan McLaren di Sukoharjo
Indonesia
Mobil McLaren YouTuber Andra ST dan Robby Pantjaro Terbelah usai Kecelakaan di Sukoharjo
Mobil McLaren yang ditumpangi YouTuber Andra ST dan Robby Pantjaro mengalami kecelakaan tunggal di Sukoharjo hingga terbelah dua. Polisi ungkap kronologinya,
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 08 Juli 2026
Mobil McLaren YouTuber Andra ST dan Robby Pantjaro Terbelah usai Kecelakaan di Sukoharjo
Indonesia
Polri Gencarkan Perburuan Bandar Narkoba di Kalteng Usai 3 Anggota Gugur saat Penggerebekan
Polri menggencarkan perburuan bandar narkoba di Katingan, Kalimantan Tengah, setelah tiga anggota gugur saat operasi penggerebekan. Bareskrim meminta dukungan masyarakat.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 06 Juli 2026
Polri Gencarkan Perburuan Bandar Narkoba di Kalteng Usai 3 Anggota Gugur saat Penggerebekan
Indonesia
Polresta Solo Tangkap 3 Pelaku Teror Pocong, Minta Maaf Telah Bikin Gaduh
Sebelumnya, viral video teror pocong berdurasi 30 detik gegerkan warga Solo.
Dwi Astarini - Selasa, 09 Juni 2026
Polresta Solo Tangkap 3 Pelaku Teror Pocong, Minta Maaf Telah Bikin Gaduh
Indonesia
Begal Marak di Jakarta, Pemprov DKI Harus Ikut Bertindak
Masalah begal ini menyangkut banyak hal, mulai dari keamanan masyarakat sampai dengan citra Jakarta yang berambisi menjadi kota global.
Dwi Astarini - Senin, 18 Mei 2026
Begal Marak di Jakarta, Pemprov DKI Harus Ikut Bertindak
Bagikan