Media Sosial

YouTube Uji Coba Fitur 'Mirip' TikTok

Raden Yusuf NayamenggalaRaden Yusuf Nayamenggala - Senin, 29 Juni 2020
YouTube Uji Coba Fitur 'Mirip' TikTok

YouTube dikabarkan tengah uji coba fitur mirip TikTok (Foto: pixabay/xymonozymblewski)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

PADA awal April 2020 lalu terbesit kabar YouTube akan menghadirkan pesaing TikTok. Rupanya kabar itu bukan sekadar isapan jempol belaka, karena baru-baru ini YouTube tengah uji coba fitur baru untuk perangkat mobil, yang memungkinkan penggunanya mereka video 15 detik.

Seperti yang dilansir dari laman TechCrunch, para pengguna yang dilibatkan dalam uji coba tersebut, bisa melihat opsi create a video di aplikasi YouTube mereka.

Baca Juga:

Twitter Berantas Penyebar Teori Konspirasi 5G Virus Corona

Seperti halnya pada aplikasi TikTok, pengguna dapat tap and hold tombol record untuk membuat video. Proses itu diulang beberapa kali hingga pengguna mendapatkan video 15 detik yang dirasa keren.

YouTube uji coba fitur baru pada beberapa pengguna terpilih (Foto: pixabay/kreatikar)

Selanjutnya YouTube akan menyatukan seluruh clip yang telah diambil dan membuatnya jadi sebuah video utuh berdurasi 15 detik, saat pengguna selesai merekam.

Seperti informasi pada fitur tersebut, itu berarti pengguna yang ingin merekam konten video mobile lebih dari 15 detik, tak bisa merekamnya di apliksa YouTube.

Jadi untuk kamu yang ingin merekam video berdurasi lebih panjang, kamu harus merekamnya di ponsel, lalu mengunggahnya dari galeri ponselmu untuk diposting ke YouTube.

Namun sayangnya YouTube tak memberikan detail lainnya tentang pengujian fitur tersebut. Bisa jadi, nantinya akan terdapat fitur filter, efek, musik, hingga Augmented Reality (AR).

Baca Juga:

Facebook Akan Tindak Tegas Unggahan dari Poltisi yang Langgar Aturan

YouTube belum mengumumkan secara resmi apakah akan merilis fitur baru 'mirip' TikTok (Foto: pixabay/stocksnap)

Selain itu, belum ada informasi resmi juga apakah YouTube akan merilis fitur tersebut untuk YouTube di perangkat mobile. Tapi, berdasarkan uji coba tersebut, YouTube tertarik mengikuti format serta fitur aplikasi video seperti yang dipopulerkan oleh TikTok, aplikasi video yang cukup viral.

Meniru fitur yang tengah populer di aplikasi lain, bukan pertama kalinya dilakukan oleh YouTube. Karena pada 2017 lalu, YouTube sudah merilis fitur mirip Instagram Stories, dengan tampilan serupa.

"Kami selalu bereksperimen dengan cara membantu orang lebih mudah menonton, menemukan, berbagi dan berinteraksi dengan video yang paling berarti bagi mereka. Kami tengah menguji beberapa tool berbeda bagi pengguna, untuk menemukan serta membuat video pendek," ucap Juru Bicara YouTube.

Juru bicara YouTube pun menambahkan, ini merupakan salah satu dari banyak eksperimen yang selama ini telah dilakukan oleh YouTube, dan pihak YouTube akan mempertimbangkan fitur secara lebih luas berdasarkan masukan dari eksperimen ini. (Ryn)

Baca Juga:

Tiongkok Siap Hadirkan Sistem Navigasi Pesaing GPS

#YouTube #TikTok #Aplikasi TikTok
Bagikan
Ditulis Oleh

Raden Yusuf Nayamenggala

I'm not perfect but special

Berita Terkait

Lifestyle
Lirik Lagu 'Call Me Maybe' yang Mendadak Viral Lagi dan Menjajah FYP TikTok
Bagian hook yang mudah diingat serta nuansa lagu yang unik membuat trek berdurasi tiga menit itu semakin melekat di benak pendengar
Angga Yudha Pratama - Minggu, 31 Mei 2026
Lirik Lagu 'Call Me Maybe' yang Mendadak Viral Lagi dan Menjajah FYP TikTok
ShowBiz
'EVERYTHING HALLELUJAH' Viral di TikTok, Bentuk Refleksi Diri Justin Bieber
Lagu “EVERYTHING HALLELUJAH” banyak dipakai sebagai latar video karena memiliki nuansa emosional yang kuat sekaligus mudah melekat di telinga pendengar.
Frengky Aruan - Jumat, 29 Mei 2026
'EVERYTHING HALLELUJAH' Viral di TikTok, Bentuk Refleksi Diri Justin Bieber
Fun
1 dari 3 Pengguna TikTok di Indonesia Suka Museum, 51% Suka Sejarah
Lebih dari 1 dari 3 pengguna TikTok di Indonesia tertarik pada museum.
Wisnu Cipto - Jumat, 22 Mei 2026
1 dari 3 Pengguna TikTok di Indonesia Suka Museum, 51% Suka Sejarah
Indonesia
Raup Rp 50 Juta Sebulan, NS Belajar Bikin Kosmetik Bermerkuri dari YouTube Dijual di 3 Akun TikTok Ini!
Tersangka NS mempelajari cara membuat kosmetik ilegal melalui video di YouTube dan memasarkan produknya melalui akun TikTok Lavia Skincare, Fiana Store, dan Hetty Skincare.
Wisnu Cipto - Rabu, 20 Mei 2026
Raup Rp 50 Juta Sebulan, NS Belajar Bikin Kosmetik Bermerkuri dari YouTube Dijual di 3 Akun TikTok Ini!
Indonesia
Hati-Hati Beli Kosmetik di TikTok dari Cirebon, 5 Akun Jual Krim Bermerkuri Laku Rp 70 Juta Sebulan
Jaringan produsen kosmetik ilegal mengandung merkuri yang dijual melalui sejumlah akun TikTok digerebek Bareskrim di Cirebon, Jawa Barat. Empat orang diamankan, termasuk pemilik akun TikTok.
Wisnu Cipto - Rabu, 20 Mei 2026
Hati-Hati Beli Kosmetik di TikTok dari Cirebon, 5 Akun Jual Krim Bermerkuri Laku Rp 70 Juta Sebulan
Indonesia
Kemkomdigi Ultimatum Flatform Digital Pada Juni 2026 Laporkan Hapus Akun di Bawah 16 Tahun
Kemkomdig) menegaskan, 6 Juni 2026 menjadi batas akhir bagi penyelenggara sistem elektronik (PSE) untuk melaporkan evaluasi mandiri atau self-assesment risiko
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 29 April 2026
Kemkomdigi Ultimatum Flatform Digital Pada Juni 2026 Laporkan Hapus Akun di Bawah 16 Tahun
Indonesia
TikTok Tutup 1,7 Juta Akun Anak, Jadi Pertama Penuhi Kewajiban PP Tunas
Selain menyampaikan angka deaktivasi akun anak di bawah usia 16 tahun, Meutya mengatakan bahwa TikTok juga telah menyampaikan rencana aksi kepatuhan yang lebih rinci dan terukur di masa mendatang.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 29 April 2026
TikTok Tutup 1,7 Juta Akun Anak, Jadi Pertama Penuhi Kewajiban PP Tunas
Indonesia
Australia Bikin Aturan Pajak Baru, Paksa Raksasa Teknologi Beli Konten dari Media Lokal
Meta, Google, dan TikTok akan diberi kesempatan untuk menjalin kesepakatan konten dengan penerbit berita lokal.
Dwi Astarini - Rabu, 29 April 2026
  Australia Bikin Aturan Pajak Baru, Paksa Raksasa Teknologi Beli Konten dari Media Lokal
Indonesia
Komdigi: YouTube Setuju Batasi Usia 16 Tahun dan Hapus Iklan untuk Anak
YouTube Indonesia resmi patuhi aturan pemerintah dengan batas usia minimum 16 tahun dan penghapusan iklan untuk anak dan remaja.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 April 2026
Komdigi: YouTube Setuju Batasi Usia 16 Tahun dan Hapus Iklan untuk Anak
Indonesia
Akhirnya, YouTube Patuhi Aturan Batasan Usia Pengguna 16 Tahun di Indonesia
Kini halaman Bantuan YouTube di Indonesia, tertulis pernyataan resmi: “Jika Anda berusia di bawah 16 tahun di Indonesia, akses ke akun Anda di YouTube mungkin akan dinonaktifkan.”
Wisnu Cipto - Rabu, 22 April 2026
Akhirnya, YouTube Patuhi Aturan Batasan Usia Pengguna 16 Tahun di Indonesia
Bagikan