Yoon Beri Perintah Tentara untuk Tangkap Anggota Parlemen saat Darurat Militer Korsel
Hargai keputusan parlemen, Yoon mencabut keputusan darurat militer. (foto: youtube/KBS)
MerahPutih.com - Mantan Komandan Pertahanan Ibu Kota Lee Jin-woo bersaksi kepada jaksa bahwa Presiden Yoon Suk Yeol memberikan metode dan instruksi khusus untuk menangkap anggota parlemen selama upaya penerapan darurat militer pada 3 Desember.
"Empat tentara harus masuk dan membawa satu orang keluar masing-masing," kata Lee, yang menyiratkan bahwa tujuannya adalah untuk menghentikan fungsi parlemen, seperti dikutip dari The Korea Times, Jumat (20/12).
Menurut sumber yang mengetahui masalah tersebut, jaksa dari Markas Besar Investigasi Khusus Darurat Militer, yang dipimpin oleh jaksa Park Se-hyun, menginterogasi Lee dan menemukan bahwa perintah Yoon dikeluarkan setelah ia mengumumkan darurat militer pada pukul 10.27 malam tanggal 3 Desember.
Lee memobilisasi lebih dari 200 personel, termasuk Batalyon Misi Khusus ke-35 dan polisi militer, ke Majelis Nasional.
Baca juga:
MK Korsel Siapkan Bukti untuk Sidang Pemakzulan Yoon Suk-yeol
Lee bersaksi kepada jaksa penuntut bahwa ia menerima beberapa panggilan telepon dari Yoon saat bertugas di Majelis Nasional, termasuk dua panggilan telepon yang berisi perintah presiden kepadanya untuk "masuk dan menyeret mereka keluar.
Di antara 200 pasukan Komando Pertahanan Ibu Kota yang dikerahkan, sekitar 40 orang memasuki halaman Majelis Nasional, tetapi tidak seorang pun berhasil memasuki gedung utama, sehingga perintah Yoon tidak terpenuhi.
Lee menjelaskan bahwa setelah Majelis Nasional memberikan suara untuk mencabut darurat militer, dia secara sukarela menarik pasukan sebelum Yoon secara resmi mengumumkan penghentian tersebut.
Dalam percakapan dengan anggota parlemen Kim Byung-joo dan Park Sun-won dari oposisi utama Partai Demokratik Korea, Lee menyampaikan bahwa mantan Menteri Pertahanan Kim Yong-hyun juga telah menyatakan kekhawatiran tentang pergerakan pasukan.
Baca juga:
MK Korsel Siapkan Bukti untuk Sidang Pemakzulan Yoon Suk-yeol
Ia mengaku telah menginstruksikan para prajurit untuk bertindak tanpa senjata, dengan mengutamakan keselamatan sipil. (ikh)
Bagikan
Berita Terkait
Duet Drum PM Jepang dan Presiden Korea Selatan, Diplomasi K-Pop untuk Hubungan Rumit
Mantan Presiden Korea Selatan Yoon Suk-yeol Dituntut Hukuman Mati, Sidang Putusan Dijadwalkan 19 Februari
Mantan Presiden Korea Selatan Yoon Suk-yeol Dituntut Hukuman Mati, Dituduh Makar dan Antinegara
Aksi Kemanusiaan Nelayan Indramayu Sugianto di Korea Selatan Diganjar Penghargaan dari Presiden Lee Jae-myung
Film Pendek Natal Shin Woo Seok Resmi Rilis, Lagu 'The Christmas Song' yang Byeon Woo Seok Jadi Sorotan
Chef Paik Jong-won Balik ke TV, Diam-Diam Hapus Video Pengumuman Hiatus
JF3 Fashion Festival Bawa Industri Mode Indonesia ke Kancah Global, akan Tampil di Busan Fashion Week 2025
Prabowo Akui Belajar soal Etos Kerja dari Orang Korea, Natal dan Idul Fitri Tetap Latihan
Bukan Oppa K-Pop! Ternyata Inilah Idola Utama Presiden Prabowo Subianto dari Korea Selatan
Penyelundupan hingga Narkotika Bikin Prabowo ‘Ngeri’, Dianggap Jadi Bahaya Nyata bagi Masa Depan Perekonomian