Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Yandere dan Sadodere pada Anime, Suka Kekerasan namun Berbeda

P Suryo RP Suryo R - Kamis, 26 Januari 2023
Yandere dan Sadodere pada Anime, Suka Kekerasan namun Berbeda

Dua sifat karakter anime yang sekilas memiliki kesamaan. (Myanimelist)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KARAKTER anime layaknya sifat manusia dalam kehidupan nyata. Ada beberapa tipe yang sangat mirip, padahal memiliki sifat karakter berbeda. Seperti sulit untuk menentukan apakah suatu karakter adalah sadodere atau yandere.

Sifat karakter sadodere dan yandere memiliki banyak kesamaan. Keduanya kejam, obsesif, dan menyeramkan. Dua karakter ini tidak memiliki keraguan melakukan pertumpahan darah, baik itu melawan orang yang mereka cintai atau orang lain. Keduanya sangat posesif terhadap kekasih mereka, tetapi cara kerja batin mereka sama sekali berbeda.

Dari laman Wikipedia Yandere adalah istilah yang ada di Jepang yang menggambarkan orang yang awalnya sangat mengasihi dan lemah lembut kepada seseorang. Kemudian sifatnya berkembang secara alamiah menjadi destruktif. Istilah tersebut berasal dari kata yanderu yang artinya sakit mental atau emosional, dan deredere yang artinya rasa kasih sayang.

Sementara sadodere memiliki kesamaan berdasarkan cinta. Kalau yendere lebih memproteksi orang yang dicintai dan melukai orang lain. Sadodere justru kebalikannya cenderung melukai orang yang dicintainya. Ada karakter sadomasokis pada sadodere. Sesuai dengan istilahnya sado adalah sadomasokis, kemudian deredere yakni kasih sayang.

Baca Juga:

Jangan Berikan Lato-Lato kepada Balita

anime
Yuno Gasai dari Future Diary yang bersifat yandere. (alphacoders)


Bahasa cinta


Menurut laman Fandom, yandere akan melakukan apa saja untuk orang mereka cintai, termasuk menculik atau membunuh seseorang yang dekat dengan orang yang mereka cintai. Yang ada di kepala mereka adalah, "jika aku tidak bisa memilikimu, maka juga yang lain.".

Yandere sangat mabuk cinta, disertai dengan kemarahan dan tak mau ada penolakan. Apa pun yang menghalangi mereka untuk bersama dengan orang yang dicintai, maka akan menghasilkan kemurkaan sekalipun orang yang mereka cintai meminta untuk berhenti. Contoh, karakter Misa dari Death Note, dia tidak peduli jika Light memperlakukannya seperti kotoran. Dia akan membunuh siapa saja yang menghalangi jalannya. Yuno Gasai dari Future Diary juga serupa, tetapi jauh lebih kejam, menciptakan meme wajah yandere paling terkenal.

Sementara Sadodere, sifatnya obsesif, kejam, dan manipulatif. Namun, mereka menikmatinya dengan sengaja menyakiti, menggoda, dan mempermainkan perasaan kekasihnya. Meskipun mereka tidak selalu ekstrim seperti karakter yandere namun mereka yang termasuk tipe dere ini dapat bersikap kasar dan tidak berperasaan terhadap orang yang mereka cintai.

Seperti karakter yandere, sadodere ingin menjadi satu-satunya yang dicintai oleh kekasihnya atau orang yang mereka sayangi. Salah satu contoh dari karakter sadodere adalah Yosano dari Bungou Stray Dog, yang memiliki kemampuan menyembuhkan seseorang walaupun diambang kematian. Karena itulah dia sangat bersemangat membantai orang yang dicintainya hampir mati kemudian dia bisa sembuhkan.

Baca Juga:

'Rage Applying', Tren Baru setelah 'Quiet Quitting' di Kalangan Gen Z

anime
Yosana yang memiliki sifat sadodere. (redbubble)

Dasar berbeda

Karakter Sadodere dan Yandere obsesif dan menyukai kekerasan namun memiliki dasar yang berbeda. Meskipun cukup membingungkan, ada perbedaan yang jelas antara karakter yandere dan sadodere. Memang sama-sama menyukai kekerasan dan dikenal haus darah, tetapi perbedaan terletak pada bahasa cinta. Kemudian memiliki motivasi cinta yang tak sama di antara keduanya.

Karakter yandere lebih cenderung membunuh untuk orang yang mereka cintai daripada menyakiti orang yang dicintai. Bisa jadi secara emosional melukai dengan cara mengisolasi dan menculik, tetapi mereka melakukan itu untuk perlindungan. Yandere percaya bahwa kekasihnya hanya membutuhkan dia, bukan orang lain.

Sebaliknya, karakter sadodere lebih sadis dan senang melihat orang yang mereka sukai menderita. Beberapa karakter sadodere tidak ingin menyiksa orang yang mereka cintai sampai mati, mungkin hanya menyekapnya di tempat yang dekat dengan rumah. Sadodere percaya bahwa bentuk cinta yang paling tinggi adalah menyiksa dan membunuh kekasihnya. (ahs)

Baca Juga:

Cari Tahu Penyebab Mudah Lupa, Segera Atasi

#Anime #Kesehatan #Kesehatan Mental #Film
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

P Suryo R

Stay stoned on your love
Show More

Berita Terkait

ShowBiz
Andrew Garfield Berubah Jadi Pemimpin Revolusi dalam Film 'The Uprising', Trailer Perdana Resmi Dirilis
Andrew Garfield tampil sebagai pemimpin pemberontakan rakyat Inggris dalam The Uprising. Film garapan Paul Greengrass hadirkan latar Inggris abad pertengahan.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 18 Juli 2026
Andrew Garfield Berubah Jadi Pemimpin Revolusi dalam Film 'The Uprising', Trailer Perdana Resmi Dirilis
ShowBiz
Jenna Ortega dan Rose Byrne Dipastikan Bintangi Film Drama Olahraga 'Nasty'
Jenna Ortega dan Rose Byrne akan beradu akting dalam film Nasty, drama olahraga terbaru produksi label independen Warner Bros., Clockwork.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 18 Juli 2026
Jenna Ortega dan Rose Byrne Dipastikan Bintangi Film Drama Olahraga 'Nasty'
ShowBiz
Arsip Langka Film 'Dune' David Lynch Dijual Rp 602 Juta, Berisi Materi Produksi Eksklusif
Warisan kreatif David Lynch kembali menjadi sorotan. Arsip langka produksi Dune (1984) yang berisi foto eksklusif dan karya seni konsep kini dijual degan harga fantastis.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 18 Juli 2026
Arsip Langka Film 'Dune' David Lynch Dijual Rp 602 Juta, Berisi Materi Produksi Eksklusif
ShowBiz
'Fortnite' Hadirkan Karakter Odysseus, Terinspirasi Matt Damon dari Film 'The Odyssey' Christopher Nolan
Fortnite menghadirkan karakter Odysseus yang terinspirasi Matt Damon dari film The Odyssey karya Christopher Nolan.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 18 Juli 2026
'Fortnite' Hadirkan Karakter Odysseus, Terinspirasi Matt Damon dari Film 'The Odyssey' Christopher Nolan
ShowBiz
'Superman' dan 'The Boys' Pimpin Nominasi Critics Choice Super Awards
'Superman' menjadi film dengan nominasi terbanyak, termasuk kategori Film Superhero Terbaik.
Dwi Astarini - Kamis, 16 Juli 2026
'Superman' dan 'The Boys' Pimpin Nominasi Critics Choice Super Awards
ShowBiz
'The Batman Part II' Rilis Teaser Perdana, Robert Pattinson Kembali Jadi Ksatria Kegelapan Februari 2028
Warner Bros merilis teaser perdana The Batman Part II dan mengumumkan jadwal tayang 18 Februari 2028. Robert Pattinson kembali sebagai Bruce Wayne.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 16 Juli 2026
'The Batman Part II' Rilis Teaser Perdana, Robert Pattinson Kembali Jadi Ksatria Kegelapan Februari 2028
ShowBiz
Paramount Siapkan Film Animasi Horor-Komedi 'Freddy the 13th', Tayang pada 2028
'Freddy the 13th' menggabungkan unsur ketakutan dengan komedi keluarga.
Dwi Astarini - Kamis, 16 Juli 2026
Paramount Siapkan Film Animasi Horor-Komedi 'Freddy the 13th', Tayang pada 2028
ShowBiz
Serial Prekuel 'Friday the 13th', 'Crystal Lake', Tayang Oktober 2026, Ungkap Asal-usul Pamela Voorhees
Serial ini akan mengungkap kisah sebelum tragedi berdarah yang terjadi dalam film 'Friday the 13th' (1980).
Dwi Astarini - Rabu, 15 Juli 2026
Serial Prekuel 'Friday the 13th', 'Crystal Lake', Tayang Oktober 2026, Ungkap Asal-usul Pamela Voorhees
ShowBiz
Dari Ritual Nyepi hingga Kuil Terkutuk, 3 Film Horor Korea Ini Siap Bikin Merinding
Mulai dari Salmokji: Whispering Water, Taboo: The Silent Day (Nyepi), hingga The Shrine, berikut rekomendasi film horor Korea Selatan terbaru.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 15 Juli 2026
Dari Ritual Nyepi hingga Kuil Terkutuk, 3 Film Horor Korea Ini Siap Bikin Merinding
ShowBiz
Film 'Para Perasuk' Jadi Pembuka Asian American International Film Festival 2026 di New York
Film Para Perasuk karya Wregas Bhanuteja terpilih sebagai Official Selection sekaligus Opening Night Film di Asian American International Film Festival (AAIFF) 2026 di New York.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 15 Juli 2026
Film 'Para Perasuk' Jadi Pembuka Asian American International Film Festival 2026 di New York
Bagikan