Xi Jinping dan Putin Bakal Bertemu Saat Rayakan Kemenangan Uni Soviet dalam Perang Dunia II

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Selasa, 06 Mei 2025
Xi Jinping dan Putin Bakal Bertemu Saat Rayakan Kemenangan Uni Soviet dalam Perang Dunia II

Presiden China Xi Jinping dan Presiden Rusia Vladimir Putin bertemu secara virtual pada Selasa (21/1/2025) (ANTARA/HO-Kementerian Luar Negeri China)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Presiden China Xi Jinping akan melakukan kunjungan resmi ke Moskow untuk bertemu dengan Presiden Rusia Vladimir Putin.

Kunjungan ini disebut guna membahas isu bilateral kedua negara dan juga masalah internasional.

"Presiden Xi Jinping akan melakukan kunjungan kenegaraan ke Rusia mulai 7 hingga 10 Mei dan menghadiri peringatan 80 tahun Kemenangan Perang Patriotik Raya di Moskow," kata Juru Bicara Kemenerian Luar Negeri China.

"Selama kunjungan kenegaraannya ke Rusia, Presiden Xi akan melakukan komunikasi strategis dengan Presiden Putin mengenai hubungan China-Rusia dalam situasi baru maupun serangkaian isu internasional dan regional," tambah juru bicara.

Baca juga:

Nekat Tetap Hadiri Parade Rusia, Presiden Serbia Siap Terima Sanksi Uni Eropa

Kunjungan itu disebut akan meningkatkan pemahaman kedua pemimpin negara sehingga dapat memperdalam rasa saling percaya, meningkatkan koordinasi strategis, mendorong kerja sama praktis di berbagai bidang, memberikan lebih banyak manfaat bagi kedua rakyat serta stabilitas bagi masyarakat internasional.

Khususnya saat dunia mengalami perubahan yang belum pernah terjadi sebelumnya dan tatanan internasional harus menyesuaikan dengan perubahan tersebut, pertemuan Presiden Xi dan Presiden Putin diharapkan dapat mengarahkan hubungan China-Rusia agar tetap menjaga hubungan bertetangga yang baik dan persahabatan yang saling menguntungkan.

Selain itu, karena tahun 2025 juga menandai peringatan 80 tahun kemenangan rakyat China terhadap agresi Jepang, Perang Patriotik Raya Uni Soviet dan Perang Anti-Fasis Dunia, China dan Rusia disebut telah mengorbankan banyak hal dalam perang tersebut.

"Presiden Xi dan Presiden Putin sepakat bahwa keduanya akan bersama-sama mengingat sejarah, menghormati para pahlawan, menumbuhkan pandangan yang benar tentang sejarah Perang Dunia II dan mempertahankan tatanan internasional yang merupakan hasil dari perang demi menegakkan keadilan internasional," katanya.

Hari Kemenangan atau juga disebut sebagai Kemenangan Perang Patriotik Raya diperingati setiap tanggal 9 Mei di Rusia untuk merayakan kemenangan Uni Soviet dalam Perang Dunia II atas Jerman (1941-1945).

#Rusia #China #Xi Jinping
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Dunia
Putin Tambah 15.500 Personel Militer Rusia, Zelensky Klaim Rencana Korut Kirim 10.000 Tentara
Presiden Rusia Vladimir Putin menandatangani dekret yang menambah 15.500 personel ke dalam struktur resmi Angkatan Bersenjata Rusia.
Yusuf Abdillah - Selasa, 29 September 2026
Putin Tambah 15.500 Personel Militer Rusia, Zelensky Klaim Rencana Korut Kirim 10.000 Tentara
Dunia
15 Pulau Anyar Muncul Kawasan Arktik Akibat Pemanasan Global
Pemanasan global menyebabkan bagian depan gletser, yang dikenal sebagai gletser outlet, mengalami penyusutan
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 29 September 2026
15 Pulau Anyar Muncul Kawasan Arktik Akibat Pemanasan Global
Indonesia
China dan Indonesia Bakal Lakukan Kerja Sama Keamanan Maritim
Pada 21 Agustus 2026 lalu, Menhan Sjafrie Sjamsoeddin dan Menhan China Laksamana Dong Jun bertemu di Jakarta dalam Mekanisme Dialog 2+2 antara menteri luar negeri dan menteri pertahanan Indonesia dan China.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 25 September 2026
China dan Indonesia Bakal Lakukan Kerja Sama Keamanan Maritim
Indonesia
Luncurkan 16 Satelit Setiap Tahun, Rusia Inggin Gandeng Indonesia
AI menjadi bagian dari agenda transformasi digital yang dibahas dalam pertemuan, termasuk pemanfaatannya untuk pendidikan dan penguatan literasi digital masyarakat.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 25 September 2026
Luncurkan 16 Satelit Setiap Tahun, Rusia Inggin Gandeng Indonesia
Dunia
Baru Jabatan Maret 2023, Jenderal Orang Kedua Setelah Xi Jinping dan Kepala Staf Gabungan Dipecat Karena Korupsi
Zhang menjabat sebagai orang kedua setelah Presiden Xi Jinping dengan posisi wakil ketua Komisi Militer Pusat (CMC)
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 24 September 2026
Baru Jabatan Maret 2023, Jenderal Orang Kedua Setelah Xi Jinping dan Kepala Staf Gabungan Dipecat Karena Korupsi
Dunia
Pertemuan Xi Jinping dan Trump Bakal Bahas Usulan Pengendalian AI
Xi Jinping dijadwalkan tiba di Washington pada 24 September. Trump sebelumnya telah mengunjungi Beijing pada Mei didampingi oleh delegasi perwakilan bisnis AS.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 22 September 2026
Pertemuan Xi Jinping dan Trump Bakal Bahas Usulan Pengendalian AI
Dunia
Pesawat Presiden Ukraina Nyaris Tertabrak Drone di Moldova, Memicu Kebakaran Dekat Bandara
Pesawat Zelenskyy nyaris terkena drone saat lepas landas dari Moldova dalam perjalanan menuju Oslo untuk menghadiri pemakaman Raja Harald V.
Dwi Astarini - Kamis, 10 September 2026
Pesawat Presiden Ukraina Nyaris Tertabrak Drone di Moldova, Memicu Kebakaran Dekat Bandara
Dunia
Korupsi Rp 388 Miliar! China Hukum Mati Mantan Gubernur Provinsi Shanxi Jin Xiangjun
Di China hukuman mati yang ditangguhkan biasanya diubah menjadi penjara seumur hidup jika tidak ada kejahatan baru yang dilakukan selama masa percobaan.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 09 September 2026
Korupsi Rp 388 Miliar! China Hukum Mati Mantan Gubernur Provinsi Shanxi Jin Xiangjun
Indonesia
8 Orang WNI Bergabung di Perang Ukraina-Rusia, Pemerintah Bakal Dengarkan Rusia
Dalam proses verifikasi itu, perlu mendengarkan keterangan dari pihak Rusia, pihak terkait, dan WNI yang bersangkutan.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 09 September 2026
8 Orang WNI Bergabung di Perang Ukraina-Rusia, Pemerintah Bakal Dengarkan Rusia
Indonesia
Kemenlu Dalami Klaim Ukraina soal 8 WNI Direkrut Jadi Militer Rusia
Kemenlu memiliki tugas memberikan pelindungan kepada WNI di luar negeri.
Dwi Astarini - Sabtu, 05 September 2026
Kemenlu Dalami Klaim Ukraina soal 8 WNI Direkrut Jadi Militer Rusia
Bagikan