Headline

Xenophobia Landa Italia, Seorang Pria Tembak Warga Kulit Hitam

Eddy FloEddy Flo - Senin, 05 Februari 2018
Xenophobia Landa Italia, Seorang Pria Tembak Warga Kulit Hitam

Ilustrasi Xenophobia (Foto: pulse.ng)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Xenophobia dan rasialisme mulai melanda Italia. Seorang pria Italia menembak mati seorang pria berkulit hitam dan melukai beberapa orang dalam serangan rasial.

Seorang pendatang asal Afrika ditembak di Kota Macerata akibat ketakutan yang berlebihan terhadap orang asing dari warga Italia. Pria bersenjata menyerang sekelompok imigran itu kemudian ditangkap polisi.

Penembakan tersebut terjadi hanya beberapa hari setelah seorang pendatang asal Nigeria ditangkap sehubungan dengan kematian seorang wanita Italia berusia 18 tahun, yang mayatnya ditemukan dalam dua koper di dekat Macerata.

Polisi Italia pada Sabtu (3/2) waktu setempat menyebutkan tersangka penembak itu bernama Luca Traini, 28, dan mengatakan bahwa dia membawa bendera Italia menutupi bahunya saat ditangkap di jalanan oleh polisi bersenjata. Saksi mengatakan bahwa dia melakukan hormat fasis sebelum diborgol.

"Dia berkeliling dengan mobilnya dan saat melihat orang kulit hitam, dia menembak mereka," kata Marcello Mancini, penduduk Macerata. Polisi mengatakan bahwa satu dari enam korban itu menderita luka parah dan perlu operasi, namun tidak memberikan rincian.

Sebagaimana dilansir Antara dari Reuters, Traini juga melepaskan tembakan ke kantor Partai Demokratik (PD) sayap kiri yang berkuasa di Macerata, namun tidak melukai siapa pun di sana. PD mengatakan dia telah berdiri sebagai kandidat Liga Utara sayap kanan pada pemilihan lokal tahun lalu, namun belum mendapat suara.

Liga tersebut mendukung kebijakan anti-imigran yang keras dan merupakan bagian dari aliansi utama sayap kanan mantan perdana meteri Silvio Berlusconi yang memimpin dalam jajak pendapat menjelang pemilihan nasional 4 Maret.

Pemimpin liga tersebut, Matteo Salvini, menjauhkan diri dari penembakan tersebut, namun menyalahkan imigrasi besar-besaran karena ketegangan tersebut.

"Saya tidak sabar untuk masuk ke pemerintahan demi memulihkan keamanan, keadilan sosial dan ketenangan ke Italia," katanya kepada wartawan.

Pemimpin PD Matteo Renzi meminta agar masyarakat tetap tenang.

"Orang yang menembakkan senapan, mengenai enam orang kulit hitam, adalah orang yang hina dan gila. Tapi negara ini lebih kuat dari dia," katanya di Facebook.

Perdana Menteri Paolo Gentiloni mengatakan bahwa Italia akan sangat tegas menindak pada siapa pun yang mempromosikan kekerasan.

"Kami akan menghentikan risiko ini. Kami akan segera menghentikannya. Kami akan menghentikannya bersama-sama," katanya

Ia kemudian melanjutkan, Xenophobia bukanlah karakter dan mental orang Italia yang selalu terbuka kepada siapa saja. Sebagaimana diketahui xenophobia adalah keadaan dimana seseorang begitu takut terhadap orang atau sekelompok orang asing.

"Kebencian dan kekerasan tidak akan bisa memecah-belah kita,"pungkasnya(*)

#Italia #Imigran Afrika #Silvio Berlusconi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Dunia
Takut Dijarah, Toko-Toko Mewah di Milan Kosongkan Etalase, Pemerintah Siapkan Tindakan Tegas Baru
Langkah itu diambil di tengah kekhawatiran gelombang kerusuhan baru.
Dwi Astarini - Selasa, 20 Oktober 2026
Takut Dijarah, Toko-Toko Mewah di Milan Kosongkan Etalase, Pemerintah Siapkan Tindakan Tegas Baru
Indonesia
Italia Kerahkan Tentara Atasi Kerusuhan di Milan
Di kota di bagian utara Italia itu, lebih dari 300 orang ditahan polisi dan hampir 50 di antaranya ditangkap
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 20 Oktober 2026
Italia Kerahkan Tentara Atasi Kerusuhan di Milan
Dunia
Kebun Anggur Top Italia Dibobol Perampok, Anggur Senilai Lebih Rp 90 Miliar Raib
Anggur yang dicuri seluruhnya berasal dari 2023 dan mencakup beberapa label paling dicari dari kilang anggur tersebut
Dwi Astarini - Selasa, 20 Oktober 2026
Kebun Anggur Top Italia Dibobol Perampok, Anggur Senilai Lebih Rp 90 Miliar Raib
Olahraga
Prediksi AC Monza vs Cagliari, Eks Klub Keluarga Berlusconi Terancam Masuk Jurang Degradasi
Prediksi AC Monza vs Cagliari di Serie A 19 Oktober 2026. Monza terancam zona degradasi, Cagliari incat Top 4. Simak analisis & susunan pemain!
Wisnu Cipto - Senin, 19 Oktober 2026
Prediksi AC Monza vs Cagliari, Eks Klub Keluarga Berlusconi Terancam Masuk Jurang Degradasi
Dunia
Milan Dilanda Kerusuhan Protes Tingginya Biaya Hidup, Toko Dijarah
Seruan untuk berkumpul di Piazza del Duomo kembali beredar di media sosial sejak Minggu (18/10) pagi.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 19 Oktober 2026
Milan Dilanda Kerusuhan Protes Tingginya Biaya Hidup, Toko Dijarah
Olahraga
Pesta Gol AC Milan di RB Salzburg, Alphadjo Cisse Pecahkan Rekor Italia di Eropa!
Alphadjo Cisse cetak hat-trick saat AC Milan bantai RB Salzburg 4-0. Simak rekor pemain Italia termuda di kancah Eropa!
Wisnu Cipto - Jumat, 16 Oktober 2026
Pesta Gol AC Milan di RB Salzburg, Alphadjo Cisse Pecahkan Rekor Italia di Eropa!
Berita
Perdana Menteri Italia Ajukan Trademark atas Suaranya, Lawan Ancaman AI
Giorgia Meloni pernah jadi korban konten pornografi hasil rekayasa deepfake.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Perdana Menteri Italia Ajukan Trademark atas Suaranya, Lawan Ancaman AI
Olahraga
Prediksi Turki vs Italia: Misi Bangkit Setelah Kalah di Laga Pembuka
Prediksi Turki vs Italia di UEFA Nations League 29 September 2026 pukul 01.45 WIB. Simak kondisi tim, susunan pemain, dan prediksi skor.
ImanK - Minggu, 27 September 2026
Prediksi Turki vs Italia: Misi Bangkit Setelah Kalah di Laga Pembuka
Olahraga
Era Baru Italia di Bawah Roberto Mancini: Taktik dan Formasi Fleksibel
Roberto Mancini belum menentukan formasi utama yang akan digunakan timnas Italia.
Yusuf Abdillah - Selasa, 22 September 2026
Era Baru Italia di Bawah Roberto Mancini: Taktik dan Formasi Fleksibel
Dunia
Italia Akan Larang Penggunaan Burka atau Hijab di Lingkungan Sekolah dan Wajibkan Siswa Asing Berhasa Italia
Orang tua dari siswa asing yang kesulitan beradaptasi dengan sistem sekolah akan diwajibkan untuk mempelajari bahasa Italia
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 21 September 2026
Italia Akan Larang Penggunaan Burka atau Hijab di Lingkungan Sekolah dan Wajibkan Siswa Asing Berhasa Italia
Bagikan